Rabu, 18 November 2015

Masjid Jamie Nurul Islam Kampung Jati

Kampung Jati tempat masjid baru ini berdiri dulunya berada jauh dari jalan raya pasir gombong - Pasar Cikarang, alias ada di ujung kampung di tepian sawah yang hijau membentang. Tapi kini seluruh areal sawah itu sudah berubah menjadi kawasan industri. 

Kampung Jati berada di dalam wilayah desa Pasir Gombong, Kecamatan Cikarang Utara Kabupaten Bekasi. Letaknya persis bersebelahan dengan kawasan industri jababeka III meskipun memang tidak ada jalan hubung resmi dari kawasan industri Jababeka (yang mengarah ke Bekasi Power) dari dan ke kampung ini. Akan tetapi untuk menuju ke Masjid Nurul Islam ini lebih dekat bila mengambil rute dari ruas jalan yang mengarah ke Bekasi Power lalu belok kekiri melintasi jalan tanah.

17 Nopember 2015, singgah ke masjid ini saat sholat magrib. Jemaah sholat magribnya cukup ramai memenuhi lantai utama masjid. Jemaahnya dari segala usia. Menjelang waktu magrib tiba suasana nya ramai oleh anak anak yang sebagian dari anak anak perempuan sudah siap dengan mukenanya asik bermain di teras masjid. Dan bila dilihat dari tanggal peresmiannya, bangunan masjid ini memang masih gress alias masih baru.



Dibangun berlantai dua, ukurannya tidak terlalu besar dan nyaris tidak ada  halaman atau lahan yang tersisa, selain sedikit ruang diantara pagar dengan tembok depan cukup untuk parkir sekitar empat sepeda motor saja. bila menghadap ke masjid, tangga menuju ke lantai dua ada di sisi kanan dan tempat wudhu berikut toiletnya di sebelah kiri. Tempat wudhu dan toiletnya bersih, pasokan airnya baik.

Lantai dua nya sepertinya tidak dipakai setiap hari, mengingat lantai dasar yang menjadi area utamanya masih cukup untuk menampung jemaah. Mungkin disiapkan untuk sholat Jum’at dan hari hari besar Islam. Termasuk untuk sholat Tarawih. Plakat peresmian masjid dipasang rapi di pojok kanan depan masjid, dijelaskan bahwa Masjid Jamie Nurul Islam diresmikan pada tanggal 29 Oktober 2015 / 16 Muharam 1437H oleh Kepala Desa Pasir Gombong, Bp. Janin Bin Hasan, bersama sama dengan KH. Abdurrahman Al-Madinah selaku tokoh agama dan H. Karman selaku tokoh masyarakat.***

Foto Ekterior Masjid Jamie Nurul Islam

Di Kejauhan. Bila anda sedang berada di ruas jalan Jababeka III dari arah Pasir Gombong, sebelum sampai ke jembatan,  Tengoklah ke sebelah kiri di seberang tanah kosong yang baru di urug. Kubah masjid ini dan menara menara kecilnya terlihat menyembul dari atap atap rumah penduduk.
Lebih dekat
Megah di jalan yang sempit. menggunakan sepeda motor memang relatif lebih mudah untuk berkunjung ke masjid ini dibandingkan dengan menggunakan kendaraan roda empat.
Indah. ada empat menara kecil kecil di atap masjid ini. ditambah satu yang paling tinggi. dan satu kubah utama.
Masjid Jamie Nurul Islam Kampung Jati RT01 RW01 Desa Pasir Gombong Kecamatan Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi. Diresmikan bersama sama oleh Kepala Desa Pasir Gombong, Bp. Janin Bin Nasan, KH. Abdurrahman Al Madina dan H. Karman.
Jelang magrib, ramai oleh anak anak yang siap siap untuk sholat berjamaah. Alhamdulillah.
Fasad depan masjid Nurul Islam

Interior Masjid Jamie Nurul Islam


Tangga penghubung ke lantai dua
Pintu Masjid di profil dengan indah
Jendela kaca, indah dengan perpaduan warna kaca patri dan profil stako
Sepi. di lantai dua sepi dari jemaah, Bisanya lantai dua sebuah masjid baru akan ramai di hari jum'at atau di momen momen tertentu saja.
Lantai dua lebih luas. Bila dibandingkan dengan area lantai satu. Lantai dua ini sedikit lebih luas. karena bagian atas teras juga menjadi bagian dari ruang sholat di lantai dua ini. 
Kamar Kontrakan dari jendela lantai dua. Seperti halnya kampung kampung lain yang berdekatan dengan kawasan industri. di Kampung Jati inipun ada begitu banyak kamar kontrakan. Diantaranya persis berada di seberang masjid ini, bangunan kamar kontrakan berlantai dua. Foto bagian depan masjid ini juga saya ambil dari tangga kontrakan itu.
Ba'da sholat magrib. sebagian jemaah sudah beranjak pulang.

--------------------------------

Baca juga Artikel Masjid Masjid Cikarang Utara Lain nya




Kamis, 27 Agustus 2015

Mushola di Candi Jiwa - Karawang



Musholla / Masjelis Ta'lim AL-Huda - Batujaya, Karawang

Mushola satu ini bernama Musholla / Masjelis Ta'lim AL-Huda, lokasinya persis di pertigaan jalan setapak menuju Candi Jiwa di Batujaya Karawang.

Candi Jiwa adalah salah satu Candi yang berada di komplek pecandian Batujaya Kabupaten Karawang. Selain Candi Jiwa di lokasi ini juga sudah ditemukan beberapa situs bersejarah lainnya. Tak Jauh dari Candi Jiwa berdiri bangunan candi yang lebih besar bernama candi Blandongan.


Musholla / Masjelis Ta'lim AL-Huda - Batujaya, Karawang

Komplek situs pecandian Batujaya ini cukup mudah untuk dijangkau, terlebih lagi bila anda sedang dalam perjalanan menuju ke Pantai Wisata Pakis di Utara Karawang anda akan melewati komplek situs pecandiannya.

lokasinya berada di sisi kanan jalan raya di desa Batujaya, ada gerbang besar lengkap nama situsnya disana. untuk menuju ke komplek pecandian ini kita akan melewati pemukiman warga setempat, sebelum kemudian kita akan bertemu dengan pos retribusi untuk bayar tiket masuk ke lokasi candi. 

Selamat berwisata & jangan lupa sholat.

Musholla / Masjelis Ta'lim AL-Huda - Batujaya, Karawang
Musholla / Masjelis Ta'lim AL-Huda - Batujaya, Karawang
Musholla / Masjelis Ta'lim AL-Huda - Batujaya, Karawang
Berikut peta lokasi Mushola Al-Huda - Batujaya



------------------------------------------------------------------
Follow & Like akun Instagram kami di @masjidinfo dan @masjidinfo.id
🌎 gudang informasi masjid di Nusantara dan mancanegara
------------------------------------------------------------------

Baca juga artikel masjid di Karawang lainnya :



Rabu, 26 Agustus 2015

Mushola di Pangkal Perjuangan

Mushola Al-Akso Bersebelahan dengan Tugu Kebupatan Tekad, Rengas Dengklok, di Kabupaten Karawang. Tak jauh dari tempat ini terdapat rumah tempat Bung Karno "disandera" oleh para pemuda yang menginginkan segera di kumandangkannya proklamasi kemerdekaan Republik Indonesia. 

Di sebelah Tugu Kebulatan Tekad, Rengas Dengglok, Kabupaten Karawang, berdiri sebuah Mushola kecil dengan nama Mushola Al-Akso. Mushola kecil itu terlihat jelas dari dalam area Tugu Kebulatan Tekad. di halaman samping Mushola itu ada dua makam. Tugu Kebulatan Tekad dibangun untuk mengenang satu peristiwa yang cukup menentukan sejarah Bangsa Indonesia.

Rengas Dengklok, nama tempat yang begitu lekat dengan sejarah proklamasi kemerdekaan Republik Indonesia. Di tempat ini sampai sekarang masih berdiri rumah yang dulu ditempati walau hanya sebentar oleh Bung Karno dan Bung Hatta yang menjadi "korban penculikan" oleh para pemuda yang menginginkan segera dikumandangkan proklamasi kemerdekaan. Rumah tersebut kini masih ada dan terawat dengan baik. 

Untuk menuju ke rumah tersebut, dari arah pintu gerbang Tugu Kebulatan Tekad ada jalan kecil di sebelah utara, masuk ke jalan tersebut hanya beberapa meter ada belokan pertama ke kanan, masuk ke dalam gang tersebut tidak terlalu jauh, rumah yang dimaksud ada disebelah kiri jalan dengan bentuk gerbang yang sama dengan bentuk gerbang di depan gang.

Mushola Al-Akso
Dusun Bojong Tugu II, Desa Rengas Dengklok Selatan
Kecamatan Rengas Dengklok, Kabupaten Karawang
Jawa Barat - Indonesia



Di Rengas Dengkok dikemudian hari dibangun Monumen Kebulatan Tekad untuk mengenang peristiwa yang teramat penting tersebut. Berseberangan dengan monumen yang lama kini juga telah berdiri lapangan luas dengan bangunan monumen yang lebih besar, bersebelahan dengan alun alun kecamatan Rengas Dengklok. Tempat yang ramai di sore hari setiap ahir pekan, ada beberapa kelompok anak anak remaja putri yang latihan menarikan tarian daerah di salah satu sudut lapangan besar itu.

Bila sedang berkunjung ke monumen ini dan bertepatan dengan waktu sholat, anda bisa mampir ke Mushola kecil yang lokasinya tepat bersebelahan dengan area Monumen Kebulatan Tekad. namanya Mushola Al-Akso. Meski tak terlalu besar, tapi cukup nyaman bersih dan terawat. Pasokan air sangat memadai meski kamar kecilnya hanya bisa digunakan untuk mandi dan buang air kecil. Lobang kloset di dua kamar mandinya sengaja ditutup dengan semen, mungkin memang sudah mampet dan belum sempat diperbaiki.(last updated 3 Jan 2017).***

Diwaktu subuh, foto dari kamera hape dengan resolusi rendah
Mushola Al-Akso menjelang magrib
Tugu Kebulaten Tekad jelang magrib dengan bangunan Musholla Al-Akso terlihat jelas di bagian belakangnya.
Suasana Monumen Kebulatan Tekad diwaktu subuh, tidak terlalu sunyi seperti di fotonya. tak jauh dari pintu masuk ke monumen ini setidaknya ada dua warung makan yang selalu buka, menyediakan nasi uduk, mie instan rebus dan tentu saja kopi panas. 
Musholla Al-Aqso Rengas Dengklok di tahun 2011, sebelum di renovasi

------------------------------------------------------------------
Follow & Like akun Instagram kami di @masjidinfo dan @masjidinfo.id
🌎 gudang informasi masjid di Nusantara dan mancanegara
------------------------------------------------------------------

Baca juga artikel masjid di Karawang lainnya :


Senin, 29 Juni 2015

Masjid Sempu Al-Karomah, Cikarang Utara

Masjid Sempu Al-Karomah

Masjid Sempu Al-Karomah
Kp. Sempu Kramat RT01/04
Desa Pasirgombong, Kecamatan Cikarang Utara
Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Indonesia

Kampung Sempu adalah salah satu kampung yang sudah terkepung dan terjepit dalam artian sebenarnya di tengah tengah industrialisasi kabupaten Bekasi di Cikarang. Kampung Sempu terdiri dari Sempu Kramat dan Sempu Gardu, dua duanya kini berada ditengah tengah Kawasan Industri Jababeka I. 


Sebagai Kampung yang kini benar benar berada di tengah tengah kawasan industri, mata pencaharian masyarakat setempat pun bergeser drastis dari dahulunya sebagai petani sawah, dan kini manakala hamparan sawah sudah berubah menjadi hamparan bangunan pabrik, sebagian masyarakat beralih usaha dengan menyediakan rumah sewaan ukuran kecil alias kontrakan bagi karyawan luar daerah yang merantau ke Cikarang.

Kampung Sempu adalah salah satu kampung kampung di Cikarang yang penuh sesak oleh bangunan rumah kontrakan, saking banyaknya bangunan rumah kontrakan di kampung ini. Masjid Al-Karomah ini salah satu masjid yang ada di Kampung Sempu. selayaknya masjid yang berada di kawasan Industri, masjid ini juga diramai kan oleh jemaah dari para karyawan pabrik pabrik yang ada disana.

PERESMIAN. Masjid Sempu Al-Karomah diresmikan oleh Gubernur Jawa Barat, KH. DR. Ahmad Heryawan. LC, pada tanggal 31 Maret 2013.

EXTERIOR BANGUNAN

megah dan berhalaman luas
belum ada papan nama
dari arah belakang bangunan
makam di belakang masjid

 INTERIOR BANGUNAN MASJID

 





PERNAK PERNIK












Selasa, 23 Juni 2015

Masjid Attaqwa Kp.II. Gelumbang

MASJID MASJID DI TANAH BELIDA

Masjid Attaqwa Kp.II. Kelurahan Gelumbang

Masjid Attaqwa 
Kampung II, Kelurahan Gelumbang 31171
Kabupaten Muara Enim, Propinsi Sumatera Selatan
Indonesia



Pada awalnya masjid ini adalah sebuah mushola atau dalam bahasa setempat disebut Langgar, yang kemudian diperluas dan dilengkapi dengan menara lalu ditingkatkan statusnya sebagai masjid yang juga difungsikan untuk tempat pelaksanaan sholat jum'at berjamaah. 

dua kubah alumunium
Masjid Attaqwa merupakan bangunan tempat ibadah kedua di lingkungan kampung II kelurahan Gelumbang. Sebelumnya telah berdiri bangunan Langgar Nurul Iman dengan ukuran yang lebih besar namun karena letaknya cukup jauh, sehingga warga yang bermukim di lingkungan ini kemudian membangun Langgar At-Taqwa ini dilingkungan mereka.

menara masjid Attaqwa Kp. II. Gelumbang
Lokasi-nya memang berada di dalam gang sempit dan akan menyulitkan untuk perluasan dikemudian hari, mengingat pemukiman di lingkungan ini sudah cukup padat. Sesungguhnya dari ukuran bangunan, masjid Attaqwa ini bangunan Langgar Nurul Iman. Hanya saja karena masyarakat lingkungan ini membutuhkan masjid untuk sholat jum'at, maka status Langgar Attaqwa ditingkatkan menjadi masjid. Sedangkan Status langgar Nurul Iman tetap sebagai Mushola.

dalam gang
Lokasi masjid ini sekitar 100 meter masuk ke dalam gang dari jalan utama di kampung II Gelumbang. namun demikian jalanan gang tersebut sudah di cor rapi. pasokan air dimasjid ini cukup baik meski dipasok dari sumur pompa. 

Senin, 22 Juni 2015

Masjid di Curug Cigentis - Karawang

bersebelahan dengan warung makan. Di warung itu tersedia saung saung yang cukup lapang untuk para pengunjung.

Curug Cigentis adalah objek wisata air terjun yang berada di kawasan Loji - Kabupaten Karawang, Propinsi Jawa Barat. untuk lebih jelas tentang air terjun ini anda dapat membacanya artikel mencerna legenda curug cigentis dan sanggabuana di blog catatan hendra jailani. Bangunan masjid dibangun dengan bahan kayu dan beratap genteng, berdinding papan. ukurannya tak terlalu besar dengan arsitektur masjid asli Indonesia. Bangunan Joglo dengan atap tumpang dilengkapi dengan kubah logam berukuran kecil di puncak atapnya. 

Masjid ini berada di dalam kawasan wisata curug Cigentis, lokasinya berada di sisi kanan jalan setapak menuju ke air terjun, dipertengahan perjalanan dari pos Perhutani ke air terjun. Ukurannya tak terlalu besar, namun cukup nyaman. tidak ada tempat khusus untuk berwudhu, anda bisa berwudhu langsung di sungai cigentis yang berada di sebelahnya atau numpang di warung disebelahnya. Masjid ini memang tak pernah ramai jamaah, penggunanya hanya para pelancong yang ingat masjid pada saat sedang berada disana bertepatan dengan waktu sholat. 


ditepian sungai cigentis, tak jauh dari air terjun cigentis
dari arah curug
hening di keheningan
Interiornya yang sederhana

-----------------------------------------------

Baca juga artikel masjid di Karawang lainnya :

Rabu, 17 Juni 2015

PROPASAL MASJID YANG TAK VALID ?

Sekilas tak ada yang salah dengan foto ini, yang diambil dari salah satu halaman proposal pembangunan masjid. Hanya saja bila lebih jeli maka akan ditemukan keganjilan.

Foto bangunan itu memang diambil dari blog bujanglanang.blogspot.com, namun demikian, sejatinya bangunan itu bukanlah gambar awal sebelum dibangun dari masjid Al-Ikhlas, Dusun Cacaban RT 03 RW 05, Desa Tanjungsari Kecamatan Rajadesa, Kabupaten Ciamis, seperti yang disebutkan disana.

Bangunan dalam foto itu sejatinya adalah Langgar Nurul Iman, di kampung II kelurahan Gelumbang, Kecamatan Gelumbang, Kabupaten Muara Enim, Propinsi Sumatera Selatan. Teramat jauh dari Ciamis, bahkan sudah berbeda pulau.

BEGINI CERITANYA

Seorang teman di dunia maya berkirim email menanyakan proposal masjid yang dia terima. Karena di salah satu halaman proposal itu ada selembar foto masjid berlabel “bujanglanang.blogspot.com” namun dia gagal menemukan alamat DKM seperti yang ditulis di kop surat proposal itu di bujanglanang.blogspot.com.

Saya pribadi sangat familiar dengan foto itu. bagaimana tidak, bangunan itu adalah Langgar (Surau / Mushola) dikampung halamanku yang dulunya merupakan rumah tinggal kakek buyut Ibu ku. Saya sendiri yang memotretnya sekian tahun lalu setelah renovasi.  kemudian saya unggah ke bujanglanang.blogspot.com. Antara alamat yang ada di kop surat dengan alamat sebenarnya dari foto yang dicantumkan terpisah teramat jauh, bahkan masing masing ada di dua pulau yang berbeda.

Entahlah apa sebenarnya yang terjadi. Nomor hape itu memang ada tapi tak menjawab saat ku sms dan saat di hubungi terdengar bingung dan malah di over ke orang lain, pulsa handphone-ku tak terlalu banyak untuk terlalu lama menunggu mereka berdiskusi.
Sebuah pelajaran berharga dari hal di atas adalah bahwasanya pada saat akan membuat proposal pembangunan masjid, gunakanlah data data yang valid. agar tidak mengundang kecurigaan dan berbagai pertanyaan.

bagi yang ingin berklarifikasi, silahkan berkirim email ke bujanglanang@gmail.com