Selasa, 02 April 2013

Masjid Jamie Syeh Quro - Karawang

Masjid Jamie Sheikh Quro, berada di dalam komplek Makam Sheikh Quro d Pulo Bata, Karawang.  Bila diperhatikan, gerbang menuju masjid ini memang cukup unik.

Masjid Jamie Sheikh Quro atau Syeh Quro berada di dalam komplek makam Sheikh Quro di kampung Pulo Bata, Desa Pulo Kelapa, Kecamatan Lemah Abang, Kabupaten Karawang, Jawa Barat. Lokasinya berada sekitar 23 kilometer dari pusat kota Karawang ke arah utara. komplek makam yang senantiasa ramai peziarah dari berbagai pelosok tanah air.

Lokasi Masjid Jamie Syeh Quro

            Kampung Pulo Bata, Desa Pulo Kelapa, Kecamatan Lemah Abang
Kabupaten Karawang 41383, Provinsi Jawa Barat
            Titik Koordinat :  6°15'4.73"S 107°28'54.34"E

            Satuan Jarak :
3.14 km dari pertigaan jalan Sheikh Quro
21 km dari jalan lingkar luar karawang
22.83 km dari jalan Tuvarev, Perempatan Pasar Johar


View Masjid Jamie Sheikh Quro in a larger map

Ukuran masjid nya memang tidak terlalu besar, namun menjadi istimewa karena lokasinya yang berada di dalam komplek salah satu makam ulama besar tanah Jawa. Ditinjau dari sudut arsitektural maupun sejarah-pun masjid ini biasa biasa saja. Dalam sejarahnya peran Sheikh Quro tak bisa lepas dari keberadaan Masjid Agung Karawang yang pada awalnya merupakan mushola kecil yang dibangun oleh beliau sebagai tempat mengajarkan Al-Qur’an di tengah pesantren yang dibangunnya.

Gerbang. Ada dua gerbang utama di komplek makam ini. salah satunya adalah gerbang menuju ke masjid seperti foto di atas. di kiri kanan gerbang ini penuh dengan jejeran warung warung pedagang.
Mushola kecil tersebut yang dikemudian hari menjadi titik pangkal penyebaran Islam di Karawang dan sekitarnya. Kisah tutur menyebutkan bahwa salah satu murid Sheikh Quro (versi lain menyebut sebagai putrinya) bernama putri Subang Larang atau Nyi Subang Karancang dipersunting oleh Raden Pamanah Rasa yang tak lain adalah putera Mahkota Pajajaran yang dikemudian hari naik tahta bergelar Sri Baduga atau Prabu Siliwangi, Kakek dari Syarif Hidayatullah atau Sunan Gunung Jati dari Ibunya yang bernama putri Rara Santang, putri tertua Prabu Siliwangi.

Diantara warung warung. sisi depan komplek Makam Sheikh Quro ini dipenuhi oleh warung warung para pedagang. tidak saja di areal parkir hingga menutupi pagar makam seperti foto di atas tapi juga hingga ke dalam komplek makam.
Namun, bangunan masjid Jamie Syeh Quro di Pulo Bata ini memang sangat jauh berbeda bila dibandingkan dengan Masjid agung Karawang. Meski ukurannya tak terlalu besar namun masjid ini berfungsi sebagai masjid Jami’ yang digunakan untuk sholat Jum’at bagi para peziarah, pedagang, pengurus komplek makam dan warga sekitar.

Atap Limas bersusun tiga. seperti kebanyakan masjid masjid Indonesia lainnya, masjid Jamie Sheikh Quro ini juga menggunakan atap limas bersusun tiga.
Bangunan utamanya berbentuk segi empat dengan atap tumpang bersusun tiga. Bangunan utamanya di cat hijau dengan atap genteng merah bata. Lantai nya menggunakan keramik lantai warna putih. ada tiga pintu akses masing masing pintu selatan menghadap ke gerbang utama, pintu utara menghadap ke salah satu makam di komplek tersebut sedangkan pintu timur mengarah ke Makam Sheikh Quro.

Sunda Arabian. Nama Masjid yang sedikit terpengaruh oleh dialek Setempat.
Pintu dan jendelanya dibuat dari kayu dengan rancangan sederhana. Kusen pintu dan jendelanya di beri lubang angin sebagai ventilasi dibagian atasnya. Interior masjidnya sepi dari ornamen, termasuk mimbar sederhananya. Pasokan air berlimpah di masjid ini, meski jangan kaget bila sedang berkumur karena memang air wudhu yang mengucur dari keran di masjid ini rasanya asin seperti air laut.

berjejer dengan penginapan. bangunan disebelah kiri foto adalah penginapan sederhana yang disediakan oleh pengelola untuk para peziarah yang hendak menginap disana. Hampir semua sisi komplek ini terdapat warung tenda darurat para pedagang.
Komplek makam Sheikh Quro sendiri memang berada cukup jauh dari pusat kota Karawang menjadikan masjid ini sebagai tempat yang cocok untuk menyepi dari keramaian. Tak ada bising kendaraan dan kesibukan yang akan mengganggu. Ditambah lagi lingkungannya yang asri dengan pepohonan rindang sedikit mengurangi panasnya cuaca Karawang.

Bangunan Masjid terlihat dari arah Makam.
Tak usah khawatir dengan akomodasi dan konsumsi. Di komplek ini tersedia penginapan sederhana bagi yang ingin menginap dan para pedagang segala macam keperluan bertebaran dari halaman parkir hingga ke dalam komplek makam. Selain berdekatan dengan Makam Sheikh Quro, Masjid ini juga tak terlalu jauh dari Masjid Agung Darul Ghoumun Pulo Masigit di komplek keramat Pulo Masigit Makam Sheikh Darugen/Bentong***

Baca Juga