 |
| Masjid Jabal Arafah dari jendela kamar tempatku menginap. |
Urusan pekerjaan kali ini
membawaku cukup jauh ke pulau Batam setelah lebih dua puluh tahun meninggalkan
pulau ini. Singgahkemasjid ini untuk sholat magrib, lokasinya tak telalu jauh
dari hotel tempat menginap.
Masjid Jabal Arafah Batam, salah
satu masjid yang cukup populer dan nyohor karena lukasinya yang berada dipusat bisnis
kota Batam dan tak terlalu sulit untuk ditemukan dan dicapai oleh para tamu hotel
hotel disekitarnya.
Masjid Jabal Arafah
Jl. Imam Bonjol, Lubuk Baja Kota,
Kec. Lubuk Baja, Kota Batam, Kepulauan Riau 29444
https://maps.app.goo.gl/bRWYke6FBiEzPQzN8
Untuk menuju ke masjid ini dapat
dicapai dari ruas jalan Imam Bonjor lalu berbelok ke utara ke jalan Jabal
Arafah disamping gedung Bank Mandiri, atau dari ruas jalan Teuku Umar lalu
berbelok ke selatan ke ruas jalan Jabal Arafah disamping gedung I hotel. Jaraknya
memang lebih dekat bila dari ruas jalan Imam Bonjol.
Dari kejauhan papan nama Masjid
Jabal Arafah sudah telihat terlbih dimalam hari saat lampunya menyala. Bangunan
utama masjid dan menaranya tersembunyi dibalik rindang pepohonan. Lahan parkir
kendaraannya tak terlalu luas berada disisi timur masjid, yang elevasinya
sejajar dengan lantai masjid. Dan ada juga lahan parkir lainnya di sisi utara
bangunan masjid disisi jalan Jabal Arafah.
 |
Yang pertama kita jumpai bila dari arah Jalan Imam Bonjol.
|
Bangunan masjid ini dibangun
diatas sebuah bukit kecil dikawasan Nagoya Business Center. Secara administrasi
masuk dalam wilayah kelurahan Lubuk Baja Kota, Kecamatan Lubuk Baja, Kota
Batam. Lokasinya diapit oleh kawasan bisnis Nagoya Hill dan Thamrin Nagoya,
menara dan kubah masjid ini dapat dilihat dari kedua kawasan itu.
Sebagaimana bangunan yang
dibangun dilahan yang tidak rata, rancangan masjid ini pun disesuaikan dengan
kontur tanahnya. Saya berjalan kaki dari arah jalan Imam Bonjol melalui jalan
yang cukup menanjak dan ketika sampai ke pelataran masjid ini langsung berjumpa
dengan jejeran anak tangga yang cukup tinggi menjuju ke bangunan utama masjid.
 |
bagian atas menara Masjid Jabal Arafah yang dinamai MJA Tower atau Menara MJA juga berfungsi sebagai menara pandang dilengkapi dengan teropong binocular, memungkinkan pengunjung melihat pemandangan kota Batam hingga ke pemandangan langit Singapura.
|
Ada beberapa kedai di pelataran
itu, cukup ramai jemaah yang sedang duduk duduk menanti azan magrib,
diantaranya ada ibu ibu yang sedang menemani anak anaknya bermain di area itu. Rehat
sejenak disana, azan pun berkumandang lalu lanjut menaiiki anak tangga menuju
area tempat wudhu, darisana naik tangga lagi ke ruang sholat.
Jemaah sholat magribnya cukup
ramai, ruang sholat diberi partisi untuk pembatas jemaah wanita disisi belakang
ruangan. hanya sempat meluangkan waktu sejenak setelah sholat magrib untuk
mengambil beberapa foto kenang kenangan, tak sempat untuk ekplore lebih jauh, lalu
bergegas kembali ke hotel untuk melanjutkan aktivitas sesuai jadwal yang cukup
padat.***
Beberapa foto Masjid Jabal Arafah
 |
Dari perempatan lampu lalu lintas jalan Imam Bonjol
|
 |
| Masjid Jabal Arafah tampak menyembul dibalik pertokoan Thamrin. |
 |
| Ornamen bintang dan bulan sabit di puncak kubah. |
 |
| Tangga Masjid Jabal Arafah dari dan ke Pelataran. |
 |
| Sebelah kiri, Menara MJA atau MJA Tower tampak dari pelataran. |
 |
Menara Masjid Jabal Arafah yang mirip sekali dengan menara ATC di bandara dilihat dari arah jalan Imam Bonjol.
|
 |
| Dibalik gedung pertokoan. |
------------------------------------------------------------------
------------------------------------------------------------------
Baca Juga
Masjid
Nurul Islam Muka Kuning – Batam