Tampilkan postingan dengan label pulau batam. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label pulau batam. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 24 Mei 2025

Masjid Tanjak Kota Batam

Masjid Tanjak dilihat dari terminal kedatangan Bandara Hang Nadim Batam.
 
Nama resmi masjid ini adalah Masjid Tanwirun Naja atau dikenal dengan sebutan Majid Tanjak. Lokasinya persis diseberang gedung Bandar Udara Internasional Hang Nadim Kota Batam. Pembangunannya di inisiasi oleh Kepala BP Batam Muhammad Rudi.
 
Masjid Tanwirun Naja (Masjid Tanjak)
Patung Rajawali, komplek Bandara Hang Nadim, kelurahan Batu Besar, Kecamatan Nongsa, Kota Batam, Kepulauan Riau 29465
https://maps.app.goo.gl/NtXwnTrwRePjR81SA
 

 
Masjid Tanjak dibangun selama 2 tahun dan diresmikan pada tanggal 24 Juni 2022 oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto. Rancang bangun masjid ini mengusung konsep Tanjak Melayu (Tutup Kepala khas Melayu) yang melambangkan kewibawaan dan identitas di kalangan masyarakat Melayu.
 
Berdiri di lahan seluas sekitar 15.797 meter persegi, lantai 1 luas bangunan 2.094 meter persegi, lantai 2 (mezanin) luas bangunan 468 meter persegi. Dirancang untuk mampu menampung jemaah laki-laki di lantai 1 sebanyak 900 jemaah, dan 350 jamaah perempuan di lantai 2.
 
Masjid Tanjak di Bandara Hang Nadim Kota Batam.

Tinggi bangunan masjid mencapai 39,5 meter, tinggi menara masjid 45 meter dengan biaya pembangunan masjid mencapai Rp39.937.665.520 dengan sumber pembiayaan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP).
 
Kini Majid Tanjak menjadi salah satu destinasi wisata religi bagi masyarakat Kota Batam. Selama bulan suci Ramadan, masjid ini menjadi primadona dan dijadikan warga Kota Batam sebagai lokasi favorit untuk menunggu waktu berbuka atau Ngabuburit.

------------------------------------------------------------------
Follow & Like akun Instagram kami di @masjidinfo dan @masjidinfo.id
------------------------------------------------------------------
 
Baca Juga
 
Masjid Nurul Islam Muka Kuning – Batam

Minggu, 18 Mei 2025

Masjid Jabal Arafah Kota Batam

Masjid Jabal Arafah dari jendela kamar tempatku menginap.
 
Urusan pekerjaan kali ini membawaku cukup jauh ke pulau Batam setelah lebih dua puluh tahun meninggalkan pulau ini. Singgahkemasjid ini untuk sholat magrib, lokasinya tak telalu jauh dari hotel tempat menginap.
 
Masjid Jabal Arafah Batam, salah satu masjid yang cukup populer dan nyohor karena lukasinya yang berada dipusat bisnis kota Batam dan tak terlalu sulit untuk ditemukan dan dicapai oleh para tamu hotel hotel disekitarnya.
 
Masjid Jabal Arafah
Jl. Imam Bonjol, Lubuk Baja Kota, Kec. Lubuk Baja, Kota Batam, Kepulauan Riau 29444
https://maps.app.goo.gl/bRWYke6FBiEzPQzN8
 

 
Untuk menuju ke masjid ini dapat dicapai dari ruas jalan Imam Bonjor lalu berbelok ke utara ke jalan Jabal Arafah disamping gedung Bank Mandiri, atau dari ruas jalan Teuku Umar lalu berbelok ke selatan ke ruas jalan Jabal Arafah disamping gedung I hotel. Jaraknya memang lebih dekat bila dari ruas jalan Imam Bonjol.
 
Dari kejauhan papan nama Masjid Jabal Arafah sudah telihat terlbih dimalam hari saat lampunya menyala. Bangunan utama masjid dan menaranya tersembunyi dibalik rindang pepohonan. Lahan parkir kendaraannya tak terlalu luas berada disisi timur masjid, yang elevasinya sejajar dengan lantai masjid. Dan ada juga lahan parkir lainnya di sisi utara bangunan masjid disisi jalan Jabal Arafah.

Yang pertama kita jumpai bila dari arah Jalan Imam Bonjol.
 
Bangunan masjid ini dibangun diatas sebuah bukit kecil dikawasan Nagoya Business Center. Secara administrasi masuk dalam wilayah kelurahan Lubuk Baja Kota, Kecamatan Lubuk Baja, Kota Batam. Lokasinya diapit oleh kawasan bisnis Nagoya Hill dan Thamrin Nagoya, menara dan kubah masjid ini dapat dilihat dari kedua kawasan itu.
 
Sebagaimana bangunan yang dibangun dilahan yang tidak rata, rancangan masjid ini pun disesuaikan dengan kontur tanahnya. Saya berjalan kaki dari arah jalan Imam Bonjol melalui jalan yang cukup menanjak dan ketika sampai ke pelataran masjid ini langsung berjumpa dengan jejeran anak tangga yang cukup tinggi menjuju ke bangunan utama masjid.

bagian atas menara Masjid Jabal Arafah yang dinamai MJA Tower atau Menara MJA juga berfungsi sebagai menara pandang dilengkapi dengan teropong binocular, memungkinkan pengunjung melihat pemandangan kota Batam hingga ke pemandangan langit Singapura.

Ada beberapa kedai di pelataran itu, cukup ramai jemaah yang sedang duduk duduk menanti azan magrib, diantaranya ada ibu ibu yang sedang menemani anak anaknya bermain di area itu. Rehat sejenak disana, azan pun berkumandang lalu lanjut menaiiki anak tangga menuju area tempat wudhu, darisana naik tangga lagi ke ruang sholat.
 
Jemaah sholat magribnya cukup ramai, ruang sholat diberi partisi untuk pembatas jemaah wanita disisi belakang ruangan. hanya sempat meluangkan waktu sejenak setelah sholat magrib untuk mengambil beberapa foto kenang kenangan, tak sempat untuk ekplore lebih jauh, lalu bergegas kembali ke hotel untuk melanjutkan aktivitas sesuai jadwal yang cukup padat.***

Beberapa foto Masjid Jabal Arafah

Dari perempatan lampu lalu lintas jalan Imam Bonjol

Masjid Jabal Arafah tampak menyembul dibalik pertokoan Thamrin.

Ornamen bintang dan bulan sabit di puncak kubah.

Tangga Masjid Jabal Arafah dari dan ke Pelataran.

Sebelah kiri, Menara MJA atau MJA Tower tampak dari pelataran.
 
Menara Masjid Jabal Arafah yang mirip sekali dengan menara ATC di bandara dilihat dari arah jalan Imam Bonjol.

Dibalik gedung pertokoan.

------------------------------------------------------------------
Follow & Like akun Instagram kami di @masjidinfo dan @masjidinfo.id
------------------------------------------------------------------
 
Baca Juga
 
Masjid Nurul Islam Muka Kuning – Batam