Senin, 29 Agustus 2011

Masjid Jami' Nurul Islam – Pilar, Cikarang Utara

Masjid Nurul Islam dipandang dari arah selatan (pertigaan jalur pantura -
ruas Cikarang - Karawang)

Jalan Ki Hajar Dewantara di kawasan Pilar, CIkarang Utara merupakan kawasan pendidikan di kawasan Cikarang Utara. Di kawasan ini bertebaran institusi pendidikan negeri dan swasta dari tingkatan Taman Kanak Kanak, Sekolah Dasar, SMP, Madrasah Aliyah dan SMA. Tak mengherankan bila pada jam jam masuk dan bubaran sekolah ruas jalan ini padat merayap bahkan kadang kala macet total. Ruas jalan yang sempit, dua arah dengan beban pengguna jalan yang melonjak sepanjang waktu, beberapa komplek perumahan pun mulai tumbuh dan berkembang beberapa tahun belakangan ini menjadikan ruas jalan ini menjadi salah satu titik kemacetan lalu lintas pada jam jam sibuk.

Lokasi Masjid Nurul Islam 

Tak jauh dari pertigaan jalan pilar,  hanya beberapa meter dari ruas jalan raya Jalur Utara Jawa yang menghubungkan ruas Cikarang – Karawang berdiri Masjid Nurul Islam disi kiri jalan menuju arah Sukatani.  Masjid ini nyaris tak punya pekarangan. Hanya tersisa lahan kurang dari dua meter di depan masjid.  Pengemudi angkutan umum yang tidak disiplin seringkali mangkal di depan masjid ini menunggu penumpang, memberikan kontribusi negativ pada kemacetan lalu lintas di ruas jalan tersebut.


View Masjid Nurul Islam in a larger map

Arsitektural Masjid Nurul Islam

Sejatinya masjid Nurul Islam ini merupakan masjid dengan arsitektural asli Indonesia. Masjid dengan atap joglo, Namun sokoguru masjid ini hanya ada satu ditempatkan ditengah tengah bangunan masjid menopang struktur atap dan kubah. Bentuk asli tersebut kini hanya bisa dilihat dari sisi utara atau dari arah sukatani, sedangkan dari sisi selatan sudah terhalang oleh bangunan yang lebih tinggi. Namun bagian tertinggi atap joglo dilengkapi dengan kubah dari bahan seng di ujung atap nya. Di sisi muka masjid dibangun bangunan tambahan teras dengan façade berkerawang dilengkapi dengan enam pilar besar yang masing masing terhubung dengan lengkungan berpola geometris.

Masjid Nurul Islam dari arah utara (arah sukatani)
Façade seperti ini mengingatkan kita pada bentuk façade pada bangunan masjid agung Bandung sebelum dibangun kembali dengan bangunan baru semewah dan semoderen saat ini. bangunan yang serupa masih dapat ditemui di Masjid Jami’ Al-Mutaqin di Buni Asih, bahkan bentuk façade di masjid Al-Muttaqin benar benar hampir serupa dengan Masjid ini, CIkarang. Fungsi bangunan ini selain memperindah bentuk banguan masjid, juga menjadi peredam kebisingan lalu lintas di dalam masjid.

Bila di pandang dari ruas jalan Cikarang – Karawang, terlihat kubah kecil menyembul di atas bangunan façade. Sepertinya dulu merupakan sebuah bangunan menara kecil sebelum kemudian tertutup oleh bangunan façade. Sebuah papan nama kecil dipasang di sisi kanan masjid. Sedangkan nama dengan ukuran lebih besar dipasang pada tembok disisi utara masjid menghadap ke selatan. Tempat wudhu ditempatkan di sisi utara masjid. Terhubung langsung dengan ruang sholat utama.

Facade depan masjid Nurul Islam
Keterbatasan lahan parkir sedikit menyulitkan jemaah yang membawa kendaraan bermotor. Pada acara peringatan hari hari besar Islam di masjid ini, terkadang pengurus masjid membangun tenda sementara yang memakan lebih dari setengah ruas jalan, pada hari hari libur nasional, bukan pada jam sibuk saat sedang sepi arus lalu lintas.

Arsitektural Masjid Nurul Islam

Kami belum memiliki informasi terkait sejarah pembangunan masjid ini. di dalam masjid tak ditemui piagam pembangunan masjid dari Kantor Urusan Agama ataupun plakat pembangunan masjid. Namun melihat dari bentuk bangunan dan arsitekturnya sepertinya masjid ini dibangun pada era yang tak berjauhan dengan Masjid Al-Mutaqin di Buni Asih.  Silahkan menghubungi kami bila ada yang memiliki informasi terkait masjid Nurul Islam ini.

Arsitektural Masjid Nurul Islam

Mihrab dan Mimbar Masjid Nurul Islam
Interior Masjid Nurul Islam, satu sokoguru berdiri ditengah masjid.
Ruang di sisi selatan Masjid Nurul Islam
Pintu Utama Masjid Nurul Islam
Masjid Nurul Islam diantara kemacetan lalu lintas pagi hari