Tampilkan postingan dengan label Jatireja. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Jatireja. Tampilkan semua postingan

Minggu, 19 Agustus 2012

Masjid Riyadussholihin – Graha Asri, Cikarang Baru

Masjid Riyadussholihin Graha Asri, Cikarang Baru (Kota Jababeka) kabupaten Bekasi. Bangunan aslinya dibangun oleh Islamic Relief.org Saudi Arabia. DKM berencana memperluas masjid ini. Proses awal telah dilaksanakan dengan pemasangan tiang beton di sisi belakang masjid.

Masjid Riyadussholihin berada di dalam komplek perumahan Sektor Graha Asri, Cikarang Baru (Kota Jababeka) kabupaten Bekasi. Bangunan masjid ini dibangun sejak tahun 2005 lalu dengan dana dari Islamicrelief.org Saudi Arabia.

Lokasi dan Alamat Masjid Riyadussholihin

Masjid Riyadussholihin
Blok R3 Graha Asri, Cikarang Baru (Kota Jababeka)
Desa Jatireja, Kecamatan Cikarang Timur
Kabupaten Bekasi, Propinsi Jawa Barat
Indonesia.


Proses pembangunan masjid ini terbilang cukup cepat sejak dari gagasan awal hingga berdirinya bangunan Masjid. Berawal dari keinginan warga Graha Asri yang tinggal di blok Q, R dan S di tahun 2005, kemudian urun rembuk dilakukan beberapa kali antara perwakilan warga dan tokoh masayarakat setempat dipimpin oleh Ust. Mursalin dan Bp. Agus Martono selaku ketua RW 01 ketika itu menelurkan gagasan untuk segera membangun masjid.

Proses awal dimulai dengan pembentukan panitia pembangunan masjid, lalu mendata warga muslim di masing masing RT, pengumpulan fotokopi KTP dan tanda tangan jemaah dilanjutkan dengan pengajuan izin penggunaan lahan Fasos/Fasum ke pengembang dan dilanjutkan dengan penggalangan dana swadaya jemaah.

Masjid Riyadussholihin Graha Asri :: Foto atas adalah suasana Idul Fitri 1433H, foto bawah adalah suasana Sholat Tarawih di malam Ramadhan 
Seperti kata pepatah melayu “Pucuk dicinta ulam pun”, seorang pengawas lapangan pembangunan Masjid dari Islamic Relief menginformasikan bahwa sudah tersedia dana bagi pembangunan masjid di lokasi yang lain namun kemudian dibatalkan karena masalah teknis, dan dana tersebut dapat dialihkan ke proyek pembangunan masjid yang sedang direncanakan di Blok R3 Graha Asri.

Serangkaian proposal termasuk rancangan masjid harus segera disiapkan. Adalah Ust. Ahmad Dumeri Ibnu Kurdi (imam masjid Al-Muhajirin Jalan Kancil – Cikarang Baru) yang berkenan meminjamkan dokumen pembangunan masjid tersebut untuk dijiplak dan ditiru demi kelancaran rencana pembangunan masjid Riyadussholihin ini.

Masjid Riyadussholihin bakda sholat Idul Fitri dan Tarawih di Malam Ramadhan
Tak berselang lama, Islamic Relief memberikan approval pendanaan dengan pola penyiapan seluruh material bangunan tanpa mengucurkan dana tunai. Proses pembangunan pun dimulai, tukang beneran dibantu gotong royong warga setempat membuat proses pembangunan terlaksana lebih cepat.

Terkait tentang pemilihan nama masjid ini, yang dipilih oleh Ust. Mursalin sesuai keinginan warga yang mengharapkan nama masjid nya tidak dengan nama berwalan AL yang sudah sangat umum. Tercetuslah kemudian nama Riyadhussholihin sebagai nama masjid ini.

Begini ramainya tarawih di masjid ini, satu ruas jalan terpaksa ditutup untuk menampung jema'ah.
Hal menarik lainnya adalah selama proses pembangunan masjid ini yang dilaksanakan secara bergotong royong, turut ambil bagian seorang warga non muslim yang rumahnya berhadap hadapan langsung dengan masjid.

Lima tahun berlalu kini DKM Masjid Riyadussholihin berencana untuk melakukan ekpansi besar besaran terhadap masjid ini. ukurannya saat ini memang tidak sanggup untuk menampung jemaah sejak pertama masjid ini selesai dibangun terutama di sholat Jum’at dan dua hari raya. Apalagi selama bulan suci Ramadhan, mau tidak mau sebagian besar jemaah sholat di luar masjid hingga harus menutup satu ruas jalan di depan masjid.

Di dalam masjid ::: Jemaah yang menyesaki masjid di hari Idul Fitri 1433H, Ust. Taufikurrahman sedang menyampaikan khutbahnya, dan mari bersalam salaman.
Satu bagian di sisi timur masjid sudah terpancang tiang beton dari rencana perluasan masjid, namun karena keterbatasan dana proses pembangunan belum dapat dilanjutkan. Sebagai gantinya di lokasi tersebut dipasang tenda permanen oleh pengurus DKM sebagai area tambahan bagi jemaah.

Sesuai dengan paparan dari Ust. Mursalin (Ketua DKM) saat ini baru tersedia dana jemaah sekitar Rp. 130 jutaan dari rencana anggaran sebesar Rp. 700 juta lebih dari keseluruhan dana yang diperlukan untuk proses ekspansi bangunan masjid ini, masih membutuhkan dana yang cukup besar untuk menutup seluruh kebutuhan tersebut. Namun demikian DKM telah berencana untuk memulai lagi proses pembangunan di ahir tahun ini. Insya Allah.*** 

--------------------------------

Baca juga Artikel Masjid Masjid Jababeka dan Cikarang Baru Lain-nya


Minggu, 03 April 2011

Masjid Jami' Nurul Jannah, Masjid Merah Muda di Kampung Pamahan

Masjid Jami Nurul Jannah, Kampung Pamahan, CIkarang Timur

Di tengah tengah kampung Pamahan, desa Jatireja, kecamatan Cikarang Timur, Kabupaten Bekasi, diantara rumah rumah penduduk di dalam gang kecil, masjid berwarna merah muda ini berdiri kokoh dengan anggun, lengkap dengan kubah besar di atap beton nya.

Lokasi dan Alamat Masjid Jami’ Nurul Jannah

Kampung Pamahan RT. 13/06
Desa Jatireja, Kecamatan Cikarang Timur
Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.
Koordinat Geografi :  6°17'14.82"S 107°10'44.56"E



Kampung Pamahan dapat dicapai dari pertigaan Bapelkes Lemah Abang, melewati jalan simpangan ke arah Kali Malang. Berada dalam gang kecil dan tak terlihat dari jalan raya. Kubah besar nya itu justru bisa terlihat sayup sayup dari kejauhan dari arah jalan yang membentang di depan gedung sekolah Al-Azhar Cikarang Baru. Bisa juga dilhat kubah nya itu dari arah lokasi pencucian mobil tak jauh dari muara gang menuju ke masjid ini.

Papan Nama Masjid ini dipasang di muara gang menjadi satu satunya penunjuk arah keberadaan masjid ini. Bangunannya kokoh dengan serangkaian pilar pilar beton pipih di ketiga sisinya.

Eksterior Masjid Nurul Jannah Pamahan ::: foto kanan atas adalah foto masjid Nurul Jannah dari arah pencucian mobil dipinggir jalan Pamahan dari arah Bapelkes, sementara foto kanan bawah foto masjid Nurul Jannah dari arah Sekolah Al-Azhar Cikarang Baru.
Sengaja mampir ke masjid ini pagi sabtu minggu lalu sempat berkenalan dan bual bual mesra dengan Kang Suhendi salah satu warga setempat yang kediamannya hanya berjarak beberpa meter dari masji ini.

Menurut penurutan beliau masjid ini memang dibangun dari dana yang dihimpun dari warga sekitar dan sokongan dana dari berbagai pihak, maklumlah bila harus membangun sendiri dengan dana warga, sudah pasti akan sangat berat untuk membangun masjid sebesar dan semegah itu.

Ekterior Masjid Nurul Jannah Pamahan ::: Papan nama pada foto kanan bawah adalah satu satunya penanda lokasi masjid dalam gang ini, mengingat masjid ini memang sama sekali tak terlihat dari jalan raya simpangan, karena letaknya yang tersembunyi dalam gang terhalang oleh rumah rumah penduduk.
Inilah salah satu keindahan negeri ini, kemanapun pergi melangkahkan kaki, disana masjid dapat ditemui. Disana pula dapat dijumpai orang orang yang ramah menyapa meski belum saling kenal satu sama lain. Tak ada alasan tak mampu membangun masjid, meski kemampuan terbatas, meski pembangunan berjalan lamban, meski hambatan tak sedikit.

Masjid masjid kampung di negeri kita ini benar benar masjid jemaah, milik bersama, tak tergantung pada satu intitusi atau lembaga lembaga tertentu untuk menjalankan operasionalnya. Tak tergantung pada ada atau tidak imam berkompetensi tinggi, lulusan lembaga pendidikan ternama untuk membuatnya tetap menjalankan fungsinya.

Interior Masjid Nurul Jannah Pamahan ::: langit langit masjid ini masih butuh sentuhan ahir untuk memolesnya agar tampak lebih apik dan indah. empat sokoguru berdiri kokoh ditengah masjid menyanggah struktur atap betonnya.
Bandingkan dengan Negara Negara Eropa timur yang diesbut oleh beberapa media, lebih memilih menutup masjid dari layanan kepada jemaah hanya karena ketiadaan imam tetap. Sampai dititik tersebut, cukup membanggakan menjadi bagian dari negeri yang senantiasa menjunjung azas gotong royong ini. Kata yang nyaris tak terdengar lagi tapi masih menjadi ruh dalam pembangunan masjid atau mushola di kampung kampung belahan manapun dari bumi pertiwi ini.

Masjid Jami’ Nurul Nurul Jannah masih butuh sedikit polesan ahir untuk membuatnya lebih indah dan tentu saja butuh dana untuk itu. Silahkan bila ingin turut ambil bagian menorehkan nama di masjid ini. Bingung untuk mencapai lokasi ini ? atau lokasi masjid manapun yang pernah saya tulis artikelnya di blog ini ?. Sudahlah tak usah bingung bingun deh, hubungi saya kapan saja,  Insya Alloh saya pandu anda kesana free of charge. Wassalam.

Detil Interior Masjid Nurul Jannah - Pamahan 
--------------------------------

Baca juga Artikel Masjid Masjid Cikarang Timur Lain-nya


Minggu, 06 Maret 2011

Masjid Nurus Sa’adah Graha Asri

# Masjid di Kabupaten Bekasi

Tampak Depan Masjid Nuurus Sa'adah Graha Asri

Alamat Masjid Nurus Sa’adah

Perum Cikarang Baru, Sektor Graha Asri
Jl. Cipaganti 10, Desa Jatireja, Cikarang Timur
Kabupaten Bekasi
Koordinat : -6.28502, 107.18226



6 Maret 2011, Lokasi masjid ini belum eksis dipeta-nya google maps. Bahkan sector Graha Asri perumahan Cikarang Baru pun belum menampakkan diri di Google Maps dan Google Earth. Dikedua aplikasi itu yang terlihat masih berupa areal pesawahan. di Bulan Oktober 2013 kawasan ini baru muncul secara detil di google map beserta google street viewnya.

Menara Masjid Nuurus Sa'adah Graha Asri

Masjid ini dibangun di lapangan Fasos/Fasum warga jalan Cipaganti dengan dana bantuan dari Lembaga “international Islamic Relief Organization, Kingdom of Saudi Arabia”. Menjadikan masjid ini sebagai salah satu dari beberapa masjid di Perumahan Cikarang Baru yang dibangun dengan dana bantuan dari lembaga Negara Negara di Timur Tengah.

Di sektor Graha Asri sendiri ada beberapa masjid yang dibangun dengan dana bantuan dari Timur Tengah. Setidaknya sudah ada empat bangunan masjid yang dibangun berkat bantuan dari negara negara Timur Tengah. Insya Alloh akan diposting di lain kesempatan.

Plakat Pembangunan Masjid Nuurus Sa'adah Graha Asri

Masjid Nurus Sa’adah ini dibangun lengkap dengan menara yang dibangun terpisah daru bangunan masjid. Cukup kokoh dengan atap cor beton. Dibangun dengan dana dari negara Arab tak berarti bangunan masjidnya juga harus bergaya Arabia. Masjid Nurus Sa’adah dibangun dengan arsitektur Indonesia, dengan ciri kubah berbentuk limas di tengah atap masjid. meski kubah bundar tetap di gunakan di puncak menara.

Seperti kebanyakan masjid dalam komplek perumahan, masjid Nurus Sa’adah ini juga tak pernah sepi dari kegiatan jemaah. Pengajian Ibu ibu rutin diselenggarakan. Termasuk pendidikan alqur’an untuk anak anak.

Letaknya yang berada di lahan Fasos/Fasos ditengah tengah komplek perumahan membuatnya begitu strategis bagi para jemaah untuk mencapainya. Dan sudah pasti jauh dari kebisingan lalu lintas.

Foto Foto Masjid Nurus Sa’adah

Alamat Masjid
DI dalam Masjid
Dari sisi selatan.

-----------------------ooOOOoo-----------------------

Baca Juga Artikel Masjid Masjid Di Cikarang Lain nya



Selasa, 01 Februari 2011

Masjid Darul Khidmah Sidogiri (DKS) – Cikarang


Masjid Darul Khidmah Sidogiri di Cikarang, Kampung Pamahan, Cikarang Timur.


Alamat dan Lokasi Masjid

Masjid Darul Khidmah Sidogiri (DKS)
Kampung Pamahan
Desa Jatireja, Kecamatan Cikarang Timur
Kabupaten Bekasi 17550, Jawa Barat
Koordinat Geografi :  6°17'31.77" S 107°10'47.48" E

Masjid DKS ini berada di kampung Pamahan, Cikarang Timur. Lebih dekat diakses dari simpang Bapelkes Lemah Abang, melewati jalan simpangan menuju ke Kali Malang. Ada angkot (angkutan kota) yang rutin melewati rute tersebut dan melewati masjid ini.

Bagi anda yang tinggal di perumahan Cikarang Baru Sektor Graha Asri, masjid ini dapat di capai sekitar lima menit berkendara dari gerbang Graha Asri  ke arah pamahan/kali malang. Di Google maps dan Google Earth masjid ini masih belum eksis.




Masjid ini merupakan bagian dari program Darul Khidmah Sidogiri (DKS) di kawasan Cikarang. Sidogiri adalah pondok pesantren yang berpusat di Pasuruan, propinsi Jawa Timur. Alumni nya yang tersebar di wilayah Jabotabek kemudian sering melakukan silaturrahim antar sesama alumni pondok sampai kemudian berkeinginan membangun tempat permanen sebagai tempat pertemuan sekaligus sebagai bentuk bakti kepada masyarakat melalui jalur pendidikan agama gratis.

Ada tiga tempat yang semula menjadi alternatif pendirian DKS ini. Cikarang (pamahan), Karawang dan satu tempat lainnya. Sampai kemudian para sepuh ponpes Sidogiri memilih kampung Pamahan untuk pembangunan Darul Khidmah Sidogiri ini.

Nuansa Arsitektural Maroko sangat kental di masjid ini, dengan menara tinggi berdenah segi empat, ditambah dengan kubah besar di atap masjid serta lengkungan lengkungan jendela dan pintu. Pertama kali melihat masjid ini sempat mengira bahwa masjid ini dibangun oleh pemerintah Maroko, namun ternyata saya salah, karena ternyata dibangun oleh para alumni ponpes Sidogiri.
Tahun 2008 lalu pembangunan masjid di mulai di kampung Pamahan, dengan tujuan utama adalah memberikan pendidikan agama Islam bagi anak anak muslim warga sekitar secara gratis. Hasilnya kini 300-an anak anak hingga remaja setiap sore berkumpul di masjid ini mulai dari belajar mengaji hingga belajar tauhid.

Tak sebatas anak anak, kini ibu ibu sekitar masjid pun menikmati manfaatnya melalui pengajian khusus untuk ibu ibu di masjid ini yang diselenggarakan secara rutin tiap hari Sabtu, Ahad dan senin. Setidaknya 34 ibu ibu sudah bergabung dalam pengajian rutin ini.

Nuansa Maroko di kampung Pamahan ::: para santri ponpes sedang asik bercengkrama di teras masjid di sore hari sembari menunggu beduk magrib tiba.
Menurut Ustadz Faturrahman yang mengelola DKS Cikarang bersama 3 Ustadz muda lain nya. Masjid DKS ini juga akan dilengkapi dengan bangunan madrasah yang sedang dalam tahap konstruksi. Konstruksi baja untuk gedung madrasah sudah berdiri kokoh di sebelah timur masjid.  Di lokasi yang sama juga sudah dilengkapi dengan tempat tinggal untuk 4 Ustadz Muda pengelola DKS Cikarang ini.

Arsitektur Masjid

Ketika pertama kali melihat bangunan masjid ini sempat terbesit dugaan bahwa masjid ini dibangun dari sumbangan pemerintah atau donatur dari Maroko. Mengingat arsitekturalnya yang sangat kental dengan nuansa Maroko. Mulai dari menara segi empat ber ornamen, hingga kerawang diatas jendela dan pintu.

Interior Masjid dan suasana bakda Magrib
Tapi dugaan itu ternyata salah ketika berbincang dengan Ustadz Faturahamn di teras masjid bakda sholat Isya’, karena ternyata masjid ini dibangun dari dana yang dihimpun dari para alumni pondok pesantren Sidogiri.

Ukuran masjid ini memang tak terlalu luas. Empat sokoguru menjadi tiang penyanggah kubah utama. Bagian dalam kubah dilukis dengan nuansa langit biru lengkap dengan awan putihnya. Sementara sokogurunya di lukis dengan gaya retakan batu pualam. Lantai majid ditinggikan sekitar satu meter dari permukaan tanah disekitarnya.

para calon pemimpin ummat di masa depan ::: Inya Allah.
Sisi timur masjid dilengkapi dengan tangga lebar menuju masjid. Di sore hari menjelang magrib anak anak sanntri yang masih belia bercengkrama di tangga masjid ini sambil menunggu beduk magrib tiba. Suasana yang tentunya dirindukan oleh setiap orang tua muslim terhadap anak anak mereka, anak anak yang mencintai masjid, agama dan rosulnya, insya Alloh juga akan mencintai orang tua, saudara, bangsa dan negaranya. [update map 24-02-2020].

Sukses selalu untuk Ponpes Sidogiri.

--------------------------------

Baca juga Artikel Masjid Masjid Cikarang Timur Lain-nya


Rabu, 12 Januari 2011

Masjid di kantor desa Jatireja

Masjid Jami Al-Hidayah Jatireja.
Masjid yang cukup unik ini terletak di komplek kantor Kepala Desa Jatireja, Kecamatan Cikarang Timur, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. Beberapa kali ke Kantor Kades ini belum sempat bincang bincang mengenai masjid ini. foto ini di abadikan sore hari bakda asyar, ketika sedang melintas disana. Sore, di hari libur tak ada aktivitas disana, dan tak ada siapa siapa untuk diajak ngobrol buat dikorek informasi menyangkut masjid unik ini. 

Kusebut unik karena memang design nya yang tak biasa. Tidak saja dilengkapi dengan satu kubah limas bersusun tiga, tapi lima kubah bersusun sekaligus. Kubah limas bersusun tiga yang paling besar menjadi atap bangunan utama, ditambah dengan empat kubah bersusun tiga lain nya di ke empat penjuru. empat kubah ini merupakan kubah yang menjadi bagian dari atap selasar bangunan.



Lokasi masjid ini berada di ruas jalan Citarik yang membentang dari jalan lama Karawang di Citarik hingga ke jembatan Delta Mas di Tegal Danas, Kali Malang, Cikarang. ketika berhenti untuk mengabadikan nya, aku sempat berusaha menemukan papan nama masjid ini tapi sepertinya memang tidak ada papan nama yang terpasang di masjid tersebut.

------------------------------------------------------------------
Follow & Like akun Instagram kami di @masjidinfo dan @masjidinfo.id
🌎 gudang informasi masjid di Nusantara dan mancanegara.
------------------------------------------------------------------

Sabtu, 11 Desember 2010

Masjid Jami' Baiturrahman Permata Cikarang Timur

Masjid Jami' Baiturrahman komplek perumahan Permata Cikaran Timur.
Masjid ini masih gres alias masih baru sekali, minggu lalu saat mampir kesana karena tertarik dengan masjid yang baru ini ketika melintas disana, masih tersisa sedikit bau cat di bagian dalam. Siapa gerangan yang membangun masjid ini ?. Tak ada jemaah disana yang bisa di ajak ngobrol karena memang bukan waktu sholat.

Beruntung kesana disana ada seorang bapak yang sedang sibuk membenahi tanaman yang baru ditanam disekitar masjid, menurut beliau masjid memang belum ada namanya, makanya belum ada papan namanya, beliau juga menjelaskan bahwa masjid baru ini dibangun oleh pengembang kawasan perumahan tersebut untuk warga muslim yang tinggal disana dan warga sekitar tentunya.

Masjid Jami' Baiturrahman Komplek Perumahan Permata Cikarang Timur
Warga muslim perumahan ini benar benar warga yang beruntung, di beberapa perumahan yang lain jangankan untuk dibangunkan sebuah masjid, untuk mengurus ijin penggunaan lahan fasos/fasum saja butuh waktu begitu lama dengan birokrasi yang berbelit belit.

Pengalaman penulis sendiri ketika tinggal di salah satu perumahan di Cikarang ini beberapa tahun lalu, panitia pembangunan masjid bahkan butuh waktu sampai tiga tahun untuk sekedar mendapatkan ijin pendirian masjid, yang awalnya tentu saja adalah mendapatkan surat izin penggunaan lahan fasos/fasum dari pihak pihak terkit. Sementara di perumahan ini warga tinggal menikmati bangunan masjid yang cukup megah dan besar di lapangan fasos/fasum yang juga begitu luas,

Lokasi Masjid Perum Permata Cikarang Timur

Lokasi masjid ini berada di tengah tengah perumahan Permata Cikarang Timur, di dalam wilayah kecamatan CIkarang Timur. Perum Permata Cikarang Timur sendiri dapat di akses dari ruas jalan Citarik yang membentang dari Citarik hingga ke jembatan Delta Mas di Tegal Danas, Kali Malang Cikarang, dan sebaliknya. bila ingin menggunakan angkutan umum dapat menggunakan Angkot bernomor K52 dari terminal Cikarang. Sekedar catatan : Sampai saat artikel ini dimuat) di Google Maps dan Google Earth perumahan ini masih belum eksis termasuk masjid nya sendiri, Map ditambahkan kemudian.





Semoga saja masjid besar nan megah ini benar benar makmur oleh jemaah dan syiar Islam, dan memberikan maslahat yang maksimal bagi warga setempat dan barokah bari pengembang. Amin. (last updated : 20-02-2020).

Foto foto Masjid Jami' Baiturrahman Perumahan Permata Cikarang Timur


Atap limas bersusun khas Indonesia.
Pepohonan yang baru ditanam.
Di jalan Kristal.
Diantara atap atap rumah di komplek perumahan yang juga masih tampak baru.
Dari teras masjid.
Dari kejauhan.

------------------------------------------------------------------
Follow & Like akun Instagram kami di @masjidinfo dan @masjidinfo.id
🌎 gudang informasi masjid di Nusantara dan mancanegara.
------------------------------------------------------------------

Baca juga Artikel Masjid Masjid Cikarang Timur Lain-nya