Tampilkan postingan dengan label pamahan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label pamahan. Tampilkan semua postingan

Minggu, 03 April 2011

Masjid Jami' Nurul Jannah, Masjid Merah Muda di Kampung Pamahan

Masjid Jami Nurul Jannah, Kampung Pamahan, CIkarang Timur

Di tengah tengah kampung Pamahan, desa Jatireja, kecamatan Cikarang Timur, Kabupaten Bekasi, diantara rumah rumah penduduk di dalam gang kecil, masjid berwarna merah muda ini berdiri kokoh dengan anggun, lengkap dengan kubah besar di atap beton nya.

Lokasi dan Alamat Masjid Jami’ Nurul Jannah

Kampung Pamahan RT. 13/06
Desa Jatireja, Kecamatan Cikarang Timur
Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.
Koordinat Geografi :  6°17'14.82"S 107°10'44.56"E



Kampung Pamahan dapat dicapai dari pertigaan Bapelkes Lemah Abang, melewati jalan simpangan ke arah Kali Malang. Berada dalam gang kecil dan tak terlihat dari jalan raya. Kubah besar nya itu justru bisa terlihat sayup sayup dari kejauhan dari arah jalan yang membentang di depan gedung sekolah Al-Azhar Cikarang Baru. Bisa juga dilhat kubah nya itu dari arah lokasi pencucian mobil tak jauh dari muara gang menuju ke masjid ini.

Papan Nama Masjid ini dipasang di muara gang menjadi satu satunya penunjuk arah keberadaan masjid ini. Bangunannya kokoh dengan serangkaian pilar pilar beton pipih di ketiga sisinya.

Eksterior Masjid Nurul Jannah Pamahan ::: foto kanan atas adalah foto masjid Nurul Jannah dari arah pencucian mobil dipinggir jalan Pamahan dari arah Bapelkes, sementara foto kanan bawah foto masjid Nurul Jannah dari arah Sekolah Al-Azhar Cikarang Baru.
Sengaja mampir ke masjid ini pagi sabtu minggu lalu sempat berkenalan dan bual bual mesra dengan Kang Suhendi salah satu warga setempat yang kediamannya hanya berjarak beberpa meter dari masji ini.

Menurut penurutan beliau masjid ini memang dibangun dari dana yang dihimpun dari warga sekitar dan sokongan dana dari berbagai pihak, maklumlah bila harus membangun sendiri dengan dana warga, sudah pasti akan sangat berat untuk membangun masjid sebesar dan semegah itu.

Ekterior Masjid Nurul Jannah Pamahan ::: Papan nama pada foto kanan bawah adalah satu satunya penanda lokasi masjid dalam gang ini, mengingat masjid ini memang sama sekali tak terlihat dari jalan raya simpangan, karena letaknya yang tersembunyi dalam gang terhalang oleh rumah rumah penduduk.
Inilah salah satu keindahan negeri ini, kemanapun pergi melangkahkan kaki, disana masjid dapat ditemui. Disana pula dapat dijumpai orang orang yang ramah menyapa meski belum saling kenal satu sama lain. Tak ada alasan tak mampu membangun masjid, meski kemampuan terbatas, meski pembangunan berjalan lamban, meski hambatan tak sedikit.

Masjid masjid kampung di negeri kita ini benar benar masjid jemaah, milik bersama, tak tergantung pada satu intitusi atau lembaga lembaga tertentu untuk menjalankan operasionalnya. Tak tergantung pada ada atau tidak imam berkompetensi tinggi, lulusan lembaga pendidikan ternama untuk membuatnya tetap menjalankan fungsinya.

Interior Masjid Nurul Jannah Pamahan ::: langit langit masjid ini masih butuh sentuhan ahir untuk memolesnya agar tampak lebih apik dan indah. empat sokoguru berdiri kokoh ditengah masjid menyanggah struktur atap betonnya.
Bandingkan dengan Negara Negara Eropa timur yang diesbut oleh beberapa media, lebih memilih menutup masjid dari layanan kepada jemaah hanya karena ketiadaan imam tetap. Sampai dititik tersebut, cukup membanggakan menjadi bagian dari negeri yang senantiasa menjunjung azas gotong royong ini. Kata yang nyaris tak terdengar lagi tapi masih menjadi ruh dalam pembangunan masjid atau mushola di kampung kampung belahan manapun dari bumi pertiwi ini.

Masjid Jami’ Nurul Nurul Jannah masih butuh sedikit polesan ahir untuk membuatnya lebih indah dan tentu saja butuh dana untuk itu. Silahkan bila ingin turut ambil bagian menorehkan nama di masjid ini. Bingung untuk mencapai lokasi ini ? atau lokasi masjid manapun yang pernah saya tulis artikelnya di blog ini ?. Sudahlah tak usah bingung bingun deh, hubungi saya kapan saja,  Insya Alloh saya pandu anda kesana free of charge. Wassalam.

Detil Interior Masjid Nurul Jannah - Pamahan 
--------------------------------

Baca juga Artikel Masjid Masjid Cikarang Timur Lain-nya


Selasa, 01 Februari 2011

Masjid Darul Khidmah Sidogiri (DKS) – Cikarang


Masjid Darul Khidmah Sidogiri di Cikarang, Kampung Pamahan, Cikarang Timur.


Alamat dan Lokasi Masjid

Masjid Darul Khidmah Sidogiri (DKS)
Kampung Pamahan
Desa Jatireja, Kecamatan Cikarang Timur
Kabupaten Bekasi 17550, Jawa Barat
Koordinat Geografi :  6°17'31.77" S 107°10'47.48" E

Masjid DKS ini berada di kampung Pamahan, Cikarang Timur. Lebih dekat diakses dari simpang Bapelkes Lemah Abang, melewati jalan simpangan menuju ke Kali Malang. Ada angkot (angkutan kota) yang rutin melewati rute tersebut dan melewati masjid ini.

Bagi anda yang tinggal di perumahan Cikarang Baru Sektor Graha Asri, masjid ini dapat di capai sekitar lima menit berkendara dari gerbang Graha Asri  ke arah pamahan/kali malang. Di Google maps dan Google Earth masjid ini masih belum eksis.




Masjid ini merupakan bagian dari program Darul Khidmah Sidogiri (DKS) di kawasan Cikarang. Sidogiri adalah pondok pesantren yang berpusat di Pasuruan, propinsi Jawa Timur. Alumni nya yang tersebar di wilayah Jabotabek kemudian sering melakukan silaturrahim antar sesama alumni pondok sampai kemudian berkeinginan membangun tempat permanen sebagai tempat pertemuan sekaligus sebagai bentuk bakti kepada masyarakat melalui jalur pendidikan agama gratis.

Ada tiga tempat yang semula menjadi alternatif pendirian DKS ini. Cikarang (pamahan), Karawang dan satu tempat lainnya. Sampai kemudian para sepuh ponpes Sidogiri memilih kampung Pamahan untuk pembangunan Darul Khidmah Sidogiri ini.

Nuansa Arsitektural Maroko sangat kental di masjid ini, dengan menara tinggi berdenah segi empat, ditambah dengan kubah besar di atap masjid serta lengkungan lengkungan jendela dan pintu. Pertama kali melihat masjid ini sempat mengira bahwa masjid ini dibangun oleh pemerintah Maroko, namun ternyata saya salah, karena ternyata dibangun oleh para alumni ponpes Sidogiri.
Tahun 2008 lalu pembangunan masjid di mulai di kampung Pamahan, dengan tujuan utama adalah memberikan pendidikan agama Islam bagi anak anak muslim warga sekitar secara gratis. Hasilnya kini 300-an anak anak hingga remaja setiap sore berkumpul di masjid ini mulai dari belajar mengaji hingga belajar tauhid.

Tak sebatas anak anak, kini ibu ibu sekitar masjid pun menikmati manfaatnya melalui pengajian khusus untuk ibu ibu di masjid ini yang diselenggarakan secara rutin tiap hari Sabtu, Ahad dan senin. Setidaknya 34 ibu ibu sudah bergabung dalam pengajian rutin ini.

Nuansa Maroko di kampung Pamahan ::: para santri ponpes sedang asik bercengkrama di teras masjid di sore hari sembari menunggu beduk magrib tiba.
Menurut Ustadz Faturrahman yang mengelola DKS Cikarang bersama 3 Ustadz muda lain nya. Masjid DKS ini juga akan dilengkapi dengan bangunan madrasah yang sedang dalam tahap konstruksi. Konstruksi baja untuk gedung madrasah sudah berdiri kokoh di sebelah timur masjid.  Di lokasi yang sama juga sudah dilengkapi dengan tempat tinggal untuk 4 Ustadz Muda pengelola DKS Cikarang ini.

Arsitektur Masjid

Ketika pertama kali melihat bangunan masjid ini sempat terbesit dugaan bahwa masjid ini dibangun dari sumbangan pemerintah atau donatur dari Maroko. Mengingat arsitekturalnya yang sangat kental dengan nuansa Maroko. Mulai dari menara segi empat ber ornamen, hingga kerawang diatas jendela dan pintu.

Interior Masjid dan suasana bakda Magrib
Tapi dugaan itu ternyata salah ketika berbincang dengan Ustadz Faturahamn di teras masjid bakda sholat Isya’, karena ternyata masjid ini dibangun dari dana yang dihimpun dari para alumni pondok pesantren Sidogiri.

Ukuran masjid ini memang tak terlalu luas. Empat sokoguru menjadi tiang penyanggah kubah utama. Bagian dalam kubah dilukis dengan nuansa langit biru lengkap dengan awan putihnya. Sementara sokogurunya di lukis dengan gaya retakan batu pualam. Lantai majid ditinggikan sekitar satu meter dari permukaan tanah disekitarnya.

para calon pemimpin ummat di masa depan ::: Inya Allah.
Sisi timur masjid dilengkapi dengan tangga lebar menuju masjid. Di sore hari menjelang magrib anak anak sanntri yang masih belia bercengkrama di tangga masjid ini sambil menunggu beduk magrib tiba. Suasana yang tentunya dirindukan oleh setiap orang tua muslim terhadap anak anak mereka, anak anak yang mencintai masjid, agama dan rosulnya, insya Alloh juga akan mencintai orang tua, saudara, bangsa dan negaranya. [update map 24-02-2020].

Sukses selalu untuk Ponpes Sidogiri.

--------------------------------

Baca juga Artikel Masjid Masjid Cikarang Timur Lain-nya