Jumat, 08 April 2011

Masjid Jami Al-Istiqomatul Munawwaroh, Kampung Leweung Malang

Masjid Jami' Al-Istiqomatul Munawaroh. Menjelang magrib.

Lokasi Masjid Jami Al-Istiqomatul Munawwaroh

Masjid ini berada di kampung yang sama dengan masjid Jami’ Sirojul Huda yang sudah di posting sebelumnya di blog ini. Namun berbeda dengan masjid Sirojul Huda yang terletak di tepian jalan utama, masjid Al-Istiqomatul Munawwaroh sedikit masuk ke dalam gang, berada di tusuk sate gang masjid, sehingga bangunan masjid ini dapat dilihat dari jalan raya di muara gang masjid.



Secara administratif masjid ini masuk dalam wilayah kampung Leweung Malang, Desa Sukaresmi, Kecamatan Cikarang Selatan, kabupaten Bekasi, propinsi Jawa Barat. Bila dari arah pintu tol cikarang barat / lemah abang,belok ke kanan ke arah Lippo Cikarang. Beberapa meter melewati perempatan Lippo Cikarang ke arah Cibarusah masjid ini berada dalam gang pertama setelah perempatan di sebelah kanan jalan, muara gang ini berada persis di posisi U-turn, jalan raya Cibarusah.

Masjid Jami' Al-Istiqomatul Munawwaroh
Jl. Raya Cikarang Cibarusah No.16, Sukaresmi
Cikarang Selatan, Kab. Bekasi, Jawa Barat 17530



Leweung, dalam bahasa Sunda bermakna hutan, dan Malang berarti Melintang. Leweung Malang secara harpiah berarti Hutan yang melintang. Namun jangan berpikir bahwa masjid ini berada di tengah hutan. Leweung malang yang menjadi nama kampung ini tinggallah sebuah nama belaka.

Bahkan kata kampung sendiri sudah tak lagi cocok dengan kawasan yang sudah menjadi kawasan konsentrasi pemukiman penduduk diantara dua kawasan Industri besar di Cikarang Selatan ini. Tak ada sepotong hutanpun lagi di kampung ini.

Ketika waktu magrib tiba di Masjid Al-Istiqomatul Munawwaroh
Satu hal yang sangat menyenangkan singgah sholat di masjid ini. Jemaah sholatnya begitu ramai. Ukuran masjid ini lumayan besar. Di dua sholat wajib ; magrib dan isya jemaah (laki laki) nya memenuhi hingga ¾ dari ruangan utama masjid. jemaah nya pun dari berbagai usia mulai dari anak anak hingga jemaah yang sudah punya anak dan cucu cucu.

Arsitektural Masjid

Ruangan utama masjid keseluruhannya ditutup dengan karpet. Ke tiga sisi masjid dilengkapi dengan masing dua pintu. Jadi secara keseluruhan masjid ini memiliki enam pintu utama. Sejatinya bangunan utama masjid ini merupakan masjid berarsitektur asli Indonesia dengan atap limas bersusun. Namun kemudian ditambahkan bangunan tambahan di tiga sisi masjid.

Jejeran pilar beton di teras depan Masjid yang merupakan area tambahan bagi jemaah

Bangunan tambahan teras di sisi depan (timur) dan sisi kiri (selatan) masjid ini cukup luas.  Teras depan masjid ditopang oleh dua deretan pilar beton. Sementara bangunan sisi kiri (selatan) sebagian kecilnya diberi partisi sebagai tempat sholat khusus jemaah wanita.

Tempat wudhu dan toilet juga terletak di sisi kiri (selatan) masjid bagian belakang. Tempat wudhu bagi jemaah pria dan wanita ditempatkan terpisah. Tidak ada penanda tentang tahun pembangunan masjid ini. Namun dari fisiknya sepertinya masjid ini sudah cukup tua.

Jendela dan Pintu masjid ini menggunakan bentuk sederhana dengan kaca nako yang populer di era 70-80an
Pintu dan jendela masjid ini tidak terlalu tinggi. Sepertinya memang dibangun sesuai dengan gaya arsitektur ketika masjid dibangun, dibuat dalam ukuran normal pintu pintu rumah penduduk disekitar masjid. satu hal yang cukup menarik perhatian adalah dinding depan masjid (sisi mihrab), dinding dibagian ini telihat dua kali lebih tebal dibandingkan dengan tembok disisi yang lain.

Letaknya yang sedikit masuk ke dalam gang membuat suasana cukup tenang, jauh dari hingar bingar lalu lintas kendaraan. Sekeliling tembok bagian dalam sebelah atas di hias dengan kaligrafi sederhana 99 nama nama Alloh. Sedangkan di tembok bagian bawah di beri kaligrafi sederhana dari kayu tulisah shap dalam hurup arab sebagai penanda gari shap jemaah. Meski penanda ini tinggal hiasan saja karena keseluruhan lantai masjid sudah di lengkapi dengan karpet sajadah.

Interior Masjid. dalam suasana setelah sholat magrib
Empat tiang utama masjid ini berbentuk segi empat berdiri kokoh di bagian tengah masjid menyanggah struktur atap. Namun bentuk atap limas nya tidak terlihat dari dalam karena plafon masjid memang tidak dipasang mengikuti kontur atap. Dibagian bawah atap limas tertinggi dipasang jendela jendela kaca berukuran kecil sebagai jalan masuk sinar matahari di siang hari.

Aktivitas Masjid

Masjid yang cukup besar ditambah lagi dengan terasnya yang lega ini terasa sempit bila hari jum’at tiba. Jemaah yang membludak tidak saja memenuhi halaman masjid tapi bahkan meluber hingga ke satu satunya jalan akses ke masjid ini. Sebagian jemaah bahkan sholat di teras teras rumah penduduk di sekitar masjid.

ruang mihrab masjid ini begitu kokoh dengan dua lapis tembok.
Sudah tradisi di masjid ini, disetiap malam Jum’at bakda magrib di adakan acara yasinan dan zikir berjamaah dipimpin oleh imam masjid. acara ini digelar hingga waktu sholat Isya tiba. Tak hanya itu masjid ini juga rajin mengadakan acara santunan bagi anak anak yatim warga sekitar, foto foto aktivitas tersebut dipajang di tembok depan masjid. berjejer dengan dispenser air minum yang memang disediakan gratis bagi jemaah.

Selain ini itu di sisi utara bangunan masjid berdiri gedung Madrasah diniyah yang juga dikelola oleh masjid jami’ ini. Pengelolaan keuangan masjid yang kepengurusannya kini dibawah komando Ustadz Mazduki beserta jajarannya, juga begitu transaparan. Laporan neraca keuangan dipajang di papan pengumuman di dekat tembok depan masjid, tak hanya itu, potokopi buku tabungan masjid pun turut dipasang disana.

Jejeran pilar depan dilihat dari depan masjid.
Transparansi seperti ini mungkin terlihat kecil tapi sangat berarti dan bermanfaat. Selain sebagai catatan dan arsip pengelola masjid tapi juga turut memacu semangat jemaah untuk berkontribusi memakmurkan masjid tanpa harus bertanya tanya atau bahkan bersu’uzon atas donasi yang mereka berikan. (Cikarang, 07 April 2011).


Foto foto Masjid Jami' Al-Istiqomatul Munawwaroh


Meski beratap limas bersusun, masjid ini juga dilengkapi dengan
kubah bentuk bawang dari bahan alumunium.
salah satu dari dua akses ke dalam masjid di bagian depan

Papan pengumuman masjid, dan disebelahnya adalah rangkaian foto foto kegiatan masjid.
ini adalah salah satu dari dua pintu depan masjid. pintu yang ada dalam foto ini ada pintu yang terletak di sebelah kanan.
Masjid Al-Istiqomatul Munawwaroh dilihat adari arah jalan raya cikarang-cibarusah.

Updated : 10-Des-2015


--------------------------------

Data Base Artikel Masjid Masjid Cikarang Selatan




Tidak ada komentar:

Posting Komentar

hindari komentar yang berbau SARA