Senin, 24 Januari 2011

Masjid Jami Minhajul Istiqomah, Kampung Kukun

Masjid Jami Minhajul Istiqomah, Kukun, Ciantra

Alamat masjid

Kampung Kukun RT.11/06
Desa Ciantra, Kecamatan Cikarang Selatan
Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.

Urang Cikarang yang belum tahu dimana letak kampung kukun Ciantra, mungkin nama komplek perumahan Vila Mutiara dapat membantu anda. Melewati gerbang perum Vila Mutiara, setelah jejeran Ruko ada jalan kecil sudah di cor menuju kampung kukun di kiri dan dan kanan. untuk menuju masjid ini, ambil belokan ke kanan. Letak masjid ini tak jauh dari jalan akses utama perum Vila Mutiara itu.


View Masjid Jami Mishajul Istiqomah in a larger map

Konon nama Kukun sendiri memang diambil dari kata Kuntilanak yang jaman ketika daerah tersebut masih sunyi senyap tak berpenghuni sering ada penampakan mahluk halus tersebut. Tapi kini, perkembangan kawasan industri yang tak jauh dari kampung kukun memberikan berkah tersendiri bagi warga setempat. Perekonomian bergerak, mulai dari warung nasi, toko kelontong hingga bisnis kontrakan.

Ada satu hal yang saya suka dari masjid ini. Pengurus masjid nya yang masih muda, enejik dan gaul (dalam makna positif...ya). Beberapa kali mampir sholat di masjid ini, beliau dengan istiqomah (sesuai nama masjid nya) mengumumkan laporan keuangan masjid, termasuk kendala yang di hadapi.

Beliau begitu pintar menyemangati jemaah, terutama para tokoh masyarakat setempat untuk berlomba menyegerakan donasi demi penyelesaian dan segala keperluan masjid ini. Misalnya, pernah suatu Jum’at beliau menyampaikan “masjid kita ini tampaknya sudah harus di cat agar tampak lebih indah, tadi malam saya bertamu ke kediamannya Pak Haji Fulan, Alhamdulillah beliau siap membelikan sekian puluh kaleng cat berikut perlengkapannya”.

“Saya menghimbau para jemaah sekalian, para asatit, tokoh masyarakat, mamang haji, uwak haji, sadulur sadayana, siapa gerangan yang mau nabung untuk nyicil rumah di sorga nanti, kita butuh dana untuk bayar tukang cat nya neeh, dana kas kita sudah dipakai untuk bayar gaji tukang yang bulan kemaren”.........Cara yang cukup cerdik memancing jemaah yang berpunya untuk turut menyumbangkan sedikit harta mereka demi rumah Alloh tersebut.

Ukuran masjid ini cukup besar dan berlantai dua, keseluruhan lantai sudah di keramik. Lantai dasar di lapis dengan keramik bermotif merah maroon sementara lantai dua di lapis dengan keramik warna putih.  Di lantai dua bisa dilihat kokohnya struktur beton masjid yang di cat warna hijau. Ruang utama sudah dilengkapi dengan lampu gantung ukuran besar.

Struktur masjid ini menggunakan 4 sokuguru utama dibagian tengah masjid layaknya masjid masjid asli Indonesia. Beratap joglo dengan kubah besar dibagian tengah. Meski tanpa menara, suara azan dari pengeras suara masjid ini terdengar sampai jauh.

Sholat jum’at, masjid padat oleh jamaah, lahan parkir pun penuh sesak oleh kendaraan bermotor. Mayoritas jamaah yang datang menggunakan sepeda motor karena memang letaknya di jalan sempit, cukup susah untuk parkir kendaraan roda empat.

Sholat dilantai dua masjid ini cukup nyaman meski terasa sedikit gerah di tengah hari, mungkin karena semua jendela kecil di bawah kubah sengaja ditutup untuk menghindari kotoran dari banyaknya burung burung kecil terbang berseliweran atau bahkan sampai bersarang disana.

Sepertinya akan lebih nyaman kalau dipasang beberapa kipas angin besar di situ. Hayooo siapa mau nyumbang. Tata suara masjid ini juga beberapa kali terganggu, suara imam mendadak hilang saat sholat berjamaah sedang berlangsung maklumlah tata suara nya memang belum ditata dengan baik. Diantara pembaca ada yang mau membantu ?. 

Exterior Masjid Minhajul Istiqomah


Interior Masjid Minhajul Istiqomah