Jumat, 20 Mei 2016

Masjid Nurul Amin Mega Regency

#Masjid_Masjid_di_kabupaten_Bekasi

Serba Putih. Masjid Nurul Amin di Perum Mega Regency ini bewarna serba putih sejak saat diresmikan. 
Masjid Agung Nurul Amin ini berada di komplek perumahan Mega Regency, kecamatan Serang Baru, Kabupaten Bekasi, lokasinya berdiri sekitara 300 meter dari gerbang utama. berdiri megah di tengah komplek perumahan namun fungsinya tidak hanya sebagai masjid bagi warga disekitarnya tapi juga merupakan masjid Raya bagi Kecamatan Serang Baru. Letak mesjid yang berdekatan dengan kantor Kecamatan Serang Baru, akan memudahkan masyarakat Serang Baru untuk sholat rawatib maupun sholat Jum’at. Saat masyarakat mengurus keperluannya di Kantor Kecamatan.


Masjid Nurul Amin dibangun oleh H. Amin selaku pemilik PT. Sri Pertiwi yang mengelola Perumahan Mega Regency. Bangunan masjid ini kemudian di wakafkan oleh beliau kepada pondok pesantren Al-Amin yang diasuh oleh Dr. KH. Manarul Hidayat. Selanjutnya di komplek masjid ini akan dibangun komplek pondok pesantren Al-Amin Serang Baru.

Masjid Agung Nurul Amin
Perum Mega Regency Blok A
Kecamatan Serang Baru, kabupaten Bekasi


Masjid Nurul Amin diresmikan penggunaannya pada tanggal 22 Februari 2015 oleh Bupati Bekasi Dr. H. Neneng Hasanah Yasin, bersama sama dengan H. Amin selaku pemberi wakaf dan Dr. KH. Manarul Hidayat selaku pengasuh Ponpes Al-Amin sekaligus sebagai penerima wakaf. Peresmian masjid ini bersamaan dengan peringatan Maulid Nabi Muhammad s.a.w. dilanjutkan dengan upacara peletakan batu pertama pembangunan pondok pesantren Al-Amin.

Peresmian Masjid Nurul Amin oleh Bupati Bekasi, dr. Hj. Neneng Hasanah Yasin, kemudian di isi dengan ceramah agama oleh DR. KH. Manarul Hidayat. MA
Acara yang dihadiri oleh ribuan jama’ah tersebut di isi dengan ceramah agama yang disampaikan langsung oleh Dr. KH. Manarul Hidayat. Turut hadir dalam acara peresmian masjid Nurul Amin ini diantaranya adalah Kepala Bagian Administrasi Kesejahteraan Rakyat (Kabag. Adm. Kesra), H. Abdillah Madjid, SH, MM, Camat Serang Baru, Drs. Dodo Rosika, MM, Kapolsek dan Danramil Kecamatan Serang Baru serta perwakilan Anggota DPRD Kabupaten Bekasi.***


Rabu, 18 Mei 2016

Masjid Jami Al-Mujahidin Rawa Banteng, Cikarang Pusat

#Masjid_Masjid_di_kabupaten_Bekasi

MEGAH DAN MODERN dengan padanan kubah besar di atap masjid dan empat menara di ke empat sudut atapnya.

Majid Jami Al-Mujahidin Rawa Banteng ini berdiri di tepian ruas jalan yang menghubungkan Jembatan Tegal Danas Deltamas ke Citarik dan Pamahan. Lokasinya berada di Kampung Rawa Banteng Desa Jayamukti, Kecamatan Cikarang Pusat, Kabupaten Bekasi. Sekitar 500 meter dari jembatan deltamas, setelah melewati Masjid dan ponpes Al-Muhajirin disebelh kiri jalan, lalu melewati Pom Bensin satu satunya di daerah itu, tak jauh dari sana bangunan masjid dengan empat Menara ini sudah terlihat disebelah kiri jalan. Dibangun di penghujung tahun 2014 hingga awal 2015 yang lalu.

Meski bangunan ini serba permanen dan cukup megah, komplit dengan gerbang dan pagar keliling, namun proses pembangunannya berjalan cepat dan tanpa ada panitia pembangunan yang berdiri jalan untuk meminta donasi dari para pengguna jalan. Belum ada informasi tentang penyandang dana pembangunan masjid ini, di dalam dan di pekarangan masjid ini tidak ditemui adanya plakat atau prasasti penanda pembangunan masjid ini.

Bangunan utamanya berbentuk segi empat, simetris. sisi kiri dan kanannya dilengkapi dengan teras permanen, sisi depannya yang menghadap ke jalan raya dilengkapi dengan beranda. Letak masjid yang berada di sebelah barat jalan raya memang sangat ideal. Memungkinkan untuk menempatkan mihrab jauh dari jalan raya dan pintu utamanya berada di sisi timur, sehingga masuk ke masjid langsung menghadap kiblat.




Kubah besar bewarna hijau dengan ornamen bewarna kuning terang di apit empat bangunan Menara di atap masjid menjadi fitur utama tampilan luar masjid ini. Bangunan berandanya dilengkapi dengan lengkungan besar tempat dipasangnya nama masjid ini yang ditulis dengan hurup latin. Halaman depannya cukup luas dan sudah di cor dengan semen. beberapa batang pohon buah buahan ditanam agak ke tepian pagar. Di bagian belakang masjid ada lahan terbuka yang juga ditanami tanaman buah buahan. Ada satu kuburan disana tepat berada di belakang mihrab.

Lantai bagian dalam masjid ditutup sebagian dengan sajadah bewarna hijau pada sisi berdekatan dengan mihrab. Di mihrabnya terdapat satu mimbar berbentuk podium sederhana dari kayu, satu lemari tempat menyimpan kitab Suci dan lainnya dan satu jam berukuran besar di tempatkan di pojokan mihrab. Pintu akses ruang marbot ditempatkan di sisi kiri mihrab. di bagian atas lengkungan mihrab dipasang panel penunjuk waktu sholat lima waktu digital. Dinding bagian depan sisi kiblat di tutup dengan keramik warna hitam tanpa ornamen apapun, satu lampu gantung berukuran kecil menjuntai di bawah kubah menjadi satu satunya penghias interior masjid ini.***

Exterior Masjid

Pembuatan kubah masjid saat ini tak lagi se rumit di masa lalu. Sudah ada beberapa perusahaan yang bergerak dibidang pembuatan kubah masjid.  Kubah di buat di pabrik keping per keping kemudian di angkut ke lokasi pembangunan masjid dan tinggal pasang.  Bahan kubah pun sudah sangat variatif dari bahan allumunium hingga berbahan beton dengan lapis keramik ber-ornamen seperti kubah masjid Al-Mujahidin ini.
Rangkaian Foto bagian luar Masjid Al-Mujahidin 
Area Tempat Wudhu di Masjid Al-Mujahidin 

 Interior Masjid

Rangkaian Foto bagian luar Masjid Al-Mujahidin 

------------------------ooo000ooo----------------------

Masjid Masjid di Cikarang Pusat


Selasa, 17 Mei 2016

Wajah Baru Masjid Jami Nurul Hasanah, Puri Cikarang Hijau

#Masjid_Masjid_di_kabupaten_Bekasi

Bangunan bewarna hijau disebelah kanan foto adalah bangunan sekolah madrasah yang dikelola oleh masjid ini. 
Masjid Jami' Nurul Hasanah Puri Cikarang Hijau pertama kali di posting di blog ini pada bulan Agustus 2012 yang lalu, setelah empat tahun berlalu sudah begitu banyak perubahan pada masjid ini. Bangunan Menara bundar bewarna hijau kini tidak saja menjadi pelengkap bangunan masjid namun juga menjadi penanda komplek perumahan tempat masjid ini berada. Ujung menaranya yang semampai itu terlihat dari kejauhan menjulang diantara atap atap rumah penduduk. Di komplek masjid ini juga sudah berdiri sekolah Islam, yang ditahun 2012 yang lalu masih dalam proses pembangunan. Bangunan Utama masjidnya juga sudah mengalami penambahan disekelilingnya.


Masjid Jami Nurul Hasanah berada di dalam komplek perumahan Puri Cikarang Indah, Cikarang Utara. Gerbang masuk menuju perumahan ini hanya beberapa meter menjelang gerbang stadion mini, pilar, cikarang utara. Dibangun oleh pengembang kawasan perumahan Puri Cikarang Hijau di lahan fasos/fasum perumahan tersebut. Masjid Nurul Hidayah selesai dibangun dan diresmikan pada tanggal 10 Agustus 2008 oleh Wakil Bupati Bekasi, HM. Darip Mulyana S.Sos, Msi.

Masjid Jami Nurul Hasanah dari arah Perumahan Grand Cikarang City
Lebih Dekat
Masjid Jami Nurul Hasanah tahun 2012 dan tahun 2016
Masjid Jami Nurul Hasanah tahun 2012 dan tahun 2016
Ujung Gapura dan ujung menara
Menara, spanduk, Masjid dan odong odong
Dari bawah menara, hasil jepretan jagoanku yg baru 3 tahun

-----------ooo000ooo-----------

Baca juga Artikel Masjid Masjid Cikarang Utara Lain nya


Senin, 02 Mei 2016

Masjid Raya Baiturrahim Ciketing

Berdiri megah di ruas jalan raya Ciketing - Mustika Jaya, Masjid Raya Baiturrahim berada diantara lembaga lembaga pendidikan Negeri dan Swasta dan juga tidak jauh dari kantor camat Mustika Jaya.

Masjid Raya Baiturrahim berada di ruas jalan raya Ciketing – Mustikajaya di kampung Ciketing, Kelurahan dan Kecamatan Mustikajaya, Kota Bekasi. Bangunan masjid yang cukup besar dan megah, dibangun berlantai dua serta dilengkapi dengan Bangunan Pondok Yatim Baiturrahim yang berada persis halaman masjid ini.

Lokasi dan Alamat Masjid

Jl. Raya Ciketing - Mustikajaya
Kampung Ciketing RT.002 / RW 011
Kelurahan Mustika Jaya, Kec. Mustika Jaya
Kota Bekasi – Jawa Barat.



Masjid Raya Baiturrahim Kampung Ciketing ini berdiri diantara bebeberapa bangunan sekolah milik pemerintah di Ciketing yakni SMA & SMK Daya Utama bersebelahan dengan Sekolah Dasar Negeri 3 Mustika Jaya yang berada di sebelah selatan masjid dan memiliki pintu akses langsung ke masjid di belakang bangunan kios disebelah masjid. Di belakang bangunan masjid juga berdiri sekolah MTs Negeri dan disebelah utara masjid berdiri komplek SMA Negeri 9 Kota Bekasi.

Disebut masjid raya karena memang berada tidak jauh dari Kantor Kecamatan Mustika Jaya yang letaknya di sebelah selatan dari Bangunan SDN 3 Mustikajaya, Kantor Kecamatan Mustikajaya ini berseberangan dengan Lapangan Mustikajaya yang merupakan lapangan rumpur terbuka berpagar tembok keliling yang difungsikan sebagai lapangan serbaguna kecamatan Mustikajaya.

Pondok Yatim Baiturrahim di halaman Masjid Raya Baiturrahim - Ciketing
Masjid Raya Baiturrahman Ciketing ini memiliki area parkir yang cukup luas di sisi selatan masjid yang sudah di paving blok. Fasilitas kamar mandi dan tempat wudhunya dibangun di sebelah utara bangunan utama bersebelahan dengan bangunan Pondok Yatim, dihubungkan dengan koridor langsung ke bangunan utama.

Denah bangunannya dibuat simetris kiri dan kanan dengan tiga bangunan serambi hadap utara, selatan dan timur. Lantai dua tidak digunakan di hari hari biasa, hanya lantai dasar (ruang utama) yang digunakan untuk pelaksanaan sholat wajib lima waktu, termasuk untuk jema’ah akhwat yang dipisahkan dengan partisi dari kayu kira kira setinggi pinggang dan dapat dipindah pindahkan sesuai keperluan.

Interior Masjid Raya Baiturrahim. Bagian dalam masjid ini terang benderang disiang hari meski tanpa menyalakan lampu. Penempatan jendela jendela kecil mengelilingi bagian bawah kubah memberi ruang sinar matahari menyinari bagian dalam masjid ini.
Bangunan utamanya berkubah tunggal dari beton. sisi dalam kubah tidak terlalu dominan dengan dekorasi, Lampu gantung tunggal menggantung tepat dibawah kubah menambah keindahan bagian dalam masjid ini. Hanya sebagaian saya dari lantai utama masjid ini yang dipasang karpet sajarah panjang dengan hiasan yang juga minimalis. Dinding sisi kiblat bagian dalam ruangan sholat juga tanpa ornament hanya di tutup dengan lembaran keramik warna hitam dengan tujuan untuk menjaga ke khusu’an jema’ah. Bagian mihrabnya diberikan sedikit hiasan dekoratif membingkai ceruk mihrab yang juga digunakan sebagai tempat meletakkan satu mimbar berukir.

Mampir di masjid ini cukup nyaman dengan area parkirnya yang luas di dalam pagar masjid, dan juga ada seorang petugas parkir di gerbang masjidnya yang dibentuk cukup unik dan senada dengan bentuk ornamen yang menghias setiap tiang pagarnya. Ornamen di setiap tiang masjid ini juga sebagai tempat lampu taman. Kondisi bangunan dan fasilitasnya cukup teramat dengan apik.***

Exterior Masjid Raya Baiturrahim

Papan Nama masjid dibangun cukup unik di depan beranda masjid
Menara utara 
Koridor dari tempat wudhu menuju bangunan masjid
Megah dengan menara kembar dan Kubah tunggal berukuran besar.

Interior Masjid Raya Baiturrahim

Ukiran pintu
Bagian dalam kubah, tak terlalu ramai dengan ornamen
Dua lantai
Pintu utama sisi timur menghadap ke jalan raya
Lampu gantung 

-------------------ooo000ooo--------------------

Baca Juga

Minggu, 01 Mei 2016

Masjid Agung Darul Muttaqin Batang, Jateng

Bangunan masjid Darul Muttaqin Batang, berbentuk bangunan masjid tradisional Nusantara dengan atap limas, bukan dengan kubah besar seperti masjid masjid modern. Bentuk tradisional yang khas seperti ini semakin hari semakin tergusur diganti dengan bangunan masjid modern.

Batang, adalah nama kecamatan sekaligus Kabupaten di Provinsi Jawa Tengah. Wilayah Kabupaten Batang  berada di tepian pantai utara pulau Jawa, dilalui oleh jalur darat bersejarah “Anyer – Panarukan” yang dibangun dengan tenaga kerja paksa di jaman penjajahan Belanda saat Hindia Belanda dibawah kekuasaan Gubernur Jenderal Daendels (1808). Pusat pemerintahan Kabupaten Batang berada di kecamatan Batang lengkap dengan bangunan Masjid Agung nya yang bernama Masjid Agung Darul Muttaqin. 

Alamat Masjid Agung Darul Muttaqin

Jl. Ahmad Yani, Kelurahan Kauman, Kec. Batang
Kabupaten Batang, Jawa Tengah – Indonesia


Masjid Agung Darul Muttaqin Batang terletak di sisi barat alun alun, di jantung Kota Batang. Posisinya yang begitu strategis menjadi sebab selalu ramai nya masjid ini dikunjungi oleh jamaah baik yang berasal dari sekitar Kota Batang maupun juga para musafir luar kota. Sebelum menjadi Masjid Agung, dahulunya masjid ini bernama Masjid Jami’ Kota Batang, sebelum Batang menjadi kabupaten lagi, terpisah dari Kabupaten Pekalongan.

Arsitektur Masjid Agung Darul Muttaqin Batang

Bangunan masjid dengan perpaduan arsitektur modern di bagian serambi dan bangunan asli di bagian utama masjid ditambah dengan menara tunggal. Masjid ini sudah direnovasi menjadi bangunan berlantai dua, mampu menampung hinngga 2000-3000 jemaah sekaligus. Bangunan tambahan masjid hampir seluruhnya dibalut dengan keramik dan marmer.

Tiga atap limas di bangunan utama dan di dua menara lama nya
Menara tunggal di depan masjid setinggi 29 meter, konon angka dua-nya melambangkan Allah & Nabi Muhammad S.A.W sedangkan angka 9-nya melambangkan Wali Songo, penyebar Islam di tanah Jawa. Badan Menara berbentuk segi enam, melambangkan Rukun Iman. Ruangan dibagian bawah Menara dimanfaatkan untuk kantor pengurus masjid dan perpustakaan.

Bangunan asli Masjid ini berbentuk bangunan tradisional beratap limas bersusun, khas bangunan masjid asli Indonesia. Ruang utama masjid, telah mengalami renovasi, namun masih tetap nampak keasliannya. Sebagian besar ornament dalam ruangan dari kayu. Struktur atap bangunannya ditopang 12 tiang yang dipercantik dengan ukiran ukiran kayu, dan seluruh ornamen kayu di dalam ruangan ini di lapis plitur dan pernis. Serambi masjid telah mengalami perombakan menyeluruh sehingga terkesan lebih modern. Saat singgah  kesana, ruang utama masjid ini sedang dalam proses perbaikan.

@nite time (foto dari T-San T531F)
Tarikh pembangunan Masjid

Terkait dengan tarikh pembangunan masjid, pada mimbar kayu Masjid Agung Darul Muttaqin Batang terdapat ukiran angka 1242 H (1821 M), dan di ruang imam ada pula ukiran angka 1247 H (1826 M). Bisa jadi angka tahun tersebut adalah tahun renovasi atau perluasan masjid, mengingat bahwa kabupaten Batang sendiri sudah berdiri sejak abad ke 17 meski kemudian dilebur kedalam kabupaten Pekalongan tahun 1936 di masa kolonial Belanda dan di masa kemerdekaan kemudian dibentuk lagi sebagai kabupaten mandiri di tahun 1965.

Sejarah mencatat pada tahun 1850-an di Batang pernah hidup seorang ulama besar bernama KH. Ahmad Rifai yang merupakan pendiri gerakan Rifaiyyah yang terkenal menjadi penentang kolonialisme Belanda waktu itu. Dalam sejarahnya, KH. Ahmad Rifai pernah ‘diadili’ Belanda karena ajaran-ajarannya dianggap menentang pemerintah kolonial.

Di bagian belakang Masjid Agung Darul Muttaqin Batang terdapat sebuah makam orang yang menjadi muadzin di Masjid Agung Darul Muttaqin Batang. Muadzin tersebut tewas tertembak oleh peluru penjajah sehingga untuk menghormatinya jenazah dimakamkan di bagian belakang Masjid Agung Darul Muttaqin Batang.

Pendopo masjid di malam hari

Aktivitas Masjid Agung Darul Muttaqin Batang

Aktivitas pendidikan di Masjid Agung Batang ini telah mendirikan dan menjalankan tiga lembaga pendidikan yaitu RA/TK Al Karomah, TPQ Al Karomah, dan SMP Islam Batang. Selain tiga lembaga tersebut, di belakang Masjid Agung Darul Muttaqin Batang juga terdapat sebuah madrasah aliyah, madrasah ibtidiyyah, dan madrasah diniyyah yang menjadi keluarga besar" Masjid Agung Darul Muttaqin Batang meskipun dalam naungan lembaga/yayasan lain.

Ada istilah KABELMAS (Kampus Belakang Masjid) yang melekat dengan fasilitas pendidikan di Masjid Agung ini, karena di belakang Masjid Agung Darul Muttaqin Batang terdapat kompleks pendidikan mulai dari tingkat TK sampai SLTA. Pengajian rutin di masjid ini diselenggarakan setiap malam rabu dan sudah menjadi tradisi selama hampir 20 tahun. Ta’mir masjid juga mengelola lembaga keuangan BMT dan panti asuhan.

di dalam masjid @malam hari
Kegiatan remaja dan pemuda Islam di Masjid Agung Darul Muttaqin Batang terwadahi dalam organisasi Ikatan Pemuda dan Remaja Islam Masjid Agung Batang (IPRIMA). Beberapa kegiatan telah dilakukan oleh IPRIMA untuk menyemarakkan hari-hari besar Islam misalnya Gema Muharram yang diselenggarakan untuk menyambut Tahun Baru Hijriyah dan Festival Tong-Tong Prek untuk menyemarakkan bulan Ramadhan dan Idul Fitri.

Tradisi Masjid Agung Batang

Di Batang ada tradisi kliwonan, semacam pasar malam yang diadakan setiap malam Jumat Kliwon yang sudah mentradisi secara turun temurun. Di Masjid Agung Darul Muttaqin Batang ada sebuah sumur yang airnya dipercaya bisa menjadi media pengobatan penyakit dan tolak bala (atas izin Allah tentunya).  [foto @nite time by Teguh Santoso T531F].***

-------------------ooo000ooo ------------------

Baca Juga Masjid Masjid di Jateng Lainnya


Selasa, 26 April 2016

Masjid Nurul Anwar Blok M Plaza, Jakarta

Masjid Nurul Anwal di Lantai 5 Plaza Blok M
Belanja di Mall tidak berarti bingung mencari tempat sholat. Bangunan Mall di tanah air rata rata sudah dilengkapi dengan Masjid atau setidaknya ruang mushola sempit meski kadang kadang letaknya tersembunyi di ruang basement. Namun beberapa pusat perbelanjaan telah melengkapi diri dengan masjid seperti di pusat perbelajaan blok M di kebayoran baru Jakarta ini.

Lokasi Masjid Nurul Anwar
Blok M Plaza - Lt. 5, Jakarta, Jakarta, Indonesia


Masjid Nurul Anwar berada di lantai 5 blok M Plaza. Masjid yang cukup nyaman meski berada di pusat perbelanjaan. Kehadiran masjid ini memberikan kelengkapan fasiltas yang cukup nyaman bagi muslim yang sedang berkunjung ke sana tanpa harus bingung untuk mencari tempat untuk sholat.

di masjid ini juga dilaksanakan sholat jum’at berjama’ah. Terutama bagi para karyawan dan para tenant dan pengunjung yang kebetulan sedang berada disana di waktu sholat jum’at tiba. So tidak ada alasan tidak sholat saat berada disana karena tidak adanya tempat yang memadai. ***

Area untuk jemaah wanita
Mimbar Khatib
Bedug pun ada
Wudhu di lantai 5a, 

----------------
ZZZ----------------

Baca Juga


Minggu, 24 April 2016

Masjid Jami Nurul Iman Lebak Kantin - Kota Bogor

Bagian depan masjid yang unik
Jalan Lebak Kantin No.37
Kelurahan Sempur, Kecamatan Bogor Tengah
Kota Bogor, Jawa Barat
Koordinat : -6.590819, 106.798169


Fasad depan masjid ini mirip bangunan gereja atau seperti bangunan rumah biasa, mungkin dari dulunya seperti itu kemudian dibangun lebih mewah dengan menyisakan bagian depan ini yang difungsikan sebagai tempat tangga akses ke lantai dua, namun yang pasti masih tersisa utuh dari bangunan lamanya adalah menaranya yang masih berdiri sendirian dengan bentuk dan warna aslinya, mungkin memang sengaja di konservasi.

Bangunan menara disamping masjid, sisa dari bangunan lama.
Bangunan masjid ini masih gres alias masih baru, megah dan berlantai dua. masih ada proses pekerjaan merapikan pagar keliling bangunan diatas pagar lama. Sedangkan keseluruhan pembangunan fisik masjidnya sudah selesai keseluruhan. Masjid berlantai dua dengan area sholat utama di lantai dasar. Mimbar yang berdiri di dalam ruang mihrab masjid ini tidak terlihat baru bisa jadi merupakan salah satu peninggalan dari bangunan lamanya. [foto kontribusi dari M. Jabbar OV. T531F]***
Mihrab dan Mimbar
Mimbar khutbah, sepertinya peninggalan dari masjid yang lama sebelum renovasi

Dunding dan jendela

-------------------ooo000ooo-------------------

Baca Juga Masjid di Bogor Lain nya