Tampilkan postingan dengan label masjid di jalur pantura jawa. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label masjid di jalur pantura jawa. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 28 Oktober 2017

Masjid Al Ikhlas Jetayu Pekalongan

Masjid Al-Ikhlas Jetayu Pekalongan

Masjid Al-Ikhlas merupakan masjid terbesar dan termegah di kota Pekalongan bagian utara. Masjid ini berada di Kawasan Lapangan Jetayu, Panjang Wetan, Pekalongan Utara, Kota Pekalongan, Jawa Tengah 51141.

Masjid Al-Ikhlas Pekalongan
Kawasan Lapangan Jetayu, Panjang Wetan
Pekalongan Utara, Kota Pekalongan
Jawa Tengah 51141


.
Masjid Al-Ikhlas terletak pada jalur yang strategis karena berada di jalan transportasi utama Pekalongan, diapit oleh SMK Negeri 2 Pekalongan atau STM Pembangunan dan beberapa sarana vital yang lainnya. Sehingga pada siang hari lalu lintas di sini sangat padat. .
.
Masjid Al-Ikhlas ini baru direnovasi beberapa tahun yang lalu mengingat kondisi fisik masjid sangat tidak memadai dan menampung jumlah jama'ah yang semakin banyak. Masjid ini sudah berdiri dengan 2 lantai dan terlihat megah.  

------------------------------------------------------------------
Follow & Like akun Instagram kami di @masjidinfo
🌎 gudang informasi masjid di Nusantara dan mancanegara.
🌎 informasi dunia Islam.
------------------------------------------------------------------

Baca Juga


Minggu, 15 Oktober 2017

Masjid Jami' Baitul Muttaqien Petarukan Pemalang

Masjid Jami' Baitul Muttaqien

Masjid Jami’ Baitul Muttaqien yang satu ini berada di jalur Pantura pulau Jawa tepatnya di Jalan Perintis Kemerdekaan desa Kalirandu, kecamatan Petarukan, kabupaten Pemalang, provinsi Jawa Tengah.

Singgah ke masjid ini di waktu subuh hari Sabtu, 30 September 2017 yang lalu cukup tercengang dengan Jemaah sholat subuhnya yang begitu ramai sampai memenuhi ruang sholat utama masjid ini, ruang utama masjid disekat dengan partisi dari kayu sebagian untuk Jemaah wanita. Alhamdulillah ternyata Jemaah sholat subuh disini luar biasa.

Masjid Jami' Baitul Muttaqien
Jl. Perintis Kemerdekaan, Kalirandu, Petarukan
Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah 52362



Kami menjadi bagian dari begitu ramai para pesinggah yang mampir ke masjid ini untuk sholat subuh berjamaah gelombang kedua. Menambah ramai suasana. tidak saja kendaraan pribadi namun juga beberapa bis antar kota yang sengaja berhenti dengan tujuan yang sama.

Banyaknya pengunjung yang mampir membuat antrian ke kamar mandi pun cukup panjang. sebenarnya kamar mandi di masjid ini sudah sangat memadai dan sudah dipisahkan kamar mandi dan area berwudhu untuk Jemaah pria dan wanita.

Masjid Jami' Baitul Muttaqien ba'da subuh

Hanya saja, Jemaah yang mampir yang cukup banyak dalam waktu bersamaan dan kamar mandi masjid ini tidak menyediakan urinoir untuk Jemaah pria yang akan buang air kecil, pada ahirnya semua yang ingin buang hajat harus antri di depan pintu toilet.

Masjid yang cukup megah, dua lantai dan sedang dalam proses perawatan, sepertinya sedang dalam proses pengecatan ulang, melihat ada rangkaian bambu yang disusun di bagian atas bangunan.

Meski lahan parkir masjid ini terbilang sempit sekali, hanya ada di sisi jalan raya untuk beberapa kendaraan, namun ada petugas parkir yang mengarahkan kendaraan untuk parkir di sisi ruas jalan disamping masjid.

Interior Masjid Jami' Baitul Muttaqien

Masjidnya terawat dengan baik, bersih dan pengurusnya juga ramah. salah satu pengurusnya sempat menghampiri saya setelah sholat subuh, rupanya beliau menemukan jam tangan salah satu Jemaah yang tertinggal di kamar mandi.

Sesaat kemudian beliau menyusul ke arah rombongan penumpang bis yang kebetulan masih berada di area masjid, sambil berteriak memberitahukan ada jam tangan yang tertinggal di kamar mandi.

------------------------------------------------------------------
Follow & Like akun Instagram kami di @masjidinfo
🌎 gudang informasi masjid di Nusantara dan mancanegara.
🌎 informasi dunia Islam.
------------------------------------------------------------------

Baca Juga


Sabtu, 26 Agustus 2017

Masjid Jami Hikmatussa'adah Karangsambung

Masjid Hikmatussa'adah Desa Karangsambung kec, Kedungwaringin


Masjid Jami’ Hikmatussa’adah ini terdri dari dua bangunan yang disatukan ; bangunan masjid dan bangunan pendopo yang berada di sisi depan menghadap ke jalan raya. Pilar pilar segi empat mendominasi bagian teras masjid ini baik pada bangunan utama masjid maupun pada bagian pendoponya.

Masjid Jami Hikmatussaadah
Jl.Raya Rengasbandung RT.02/01 Desa Karangsambung
Kec. Kedungwaringin, Kab. Bekasi
Jawa Barat 17530, Indonesia
Koordinat : 6° 16' 8.30" S  107° 14' 0.49" E



------------------------------------------------------------------
Follow & Like akun Instagram kami di @masjidinfo dan @masjidinfo.id
🌎 gudang informasi masjid di Nusantara dan mancanegara
------------------------------------------------------------------

Artikel Terkait


Minggu, 20 Agustus 2017

Masjid At-Taqwa Karangsambung

Masjid Attaqwa Karangsambung

Masjid At-Taqwa yang ini berada di tepian ruas jalan pantura antara Stasiun Lemahabang di ciakrang dengan tanjungpura karawang. Bangunannya dua lantai, lantai atas untuk peribadatan sedangkan lantai bawahnya digunakan untuk keperluan lainnya, ada banyak batu nisan dan beton kuburan yang dijual di depan masjid ini.

Masjid Attaqwa
Jl. Raya Rengasbandung, Desa Karangsambung
Kec. Kedungwaringin. Kab. Bekasi, Jawa Barat 17540
Koordinat : 6° 16' 3.02" S  107° 13' 41.85" E



------------------------------------------------------------------
Follow & Like akun Instagram kami di @masjidinfo dan @masjidinfo.id
🌎 gudang informasi masjid di Nusantara dan mancanegara
------------------------------------------------------------------

Artikel Terkait


Senin, 05 September 2016

Masjid Jami’ Baitul Muttaqin Losarang Indramayu

Masjid Jami' Baitul Muttaqin Losarang

Masjid Jami’ Baitul Muttaqin berada di jalur pantai utara (pantura) pulau Jawa di desa Muntur, kecamatan Losarang, kabupaten Indramayu, provinsi Jawa Barat. Dengan lokasi-nya yang berada di tepian jalan raya, masjid ini cukup nyaman untuk dijadikan persinggahan selama perjalanan. halaman parkirnya cukup luas dengan rindangnya pepohonan mangga.

Masjid Jami’ Baitul Muttaqin
Desa Muntur, Kecamatan Losarang
Kabupaten Indramayu, Jawa Barat - Indonesia
koordinat : -6.390549, 108.148500



Lokasi masjid ini berdiri bersebelahan dengan sebuah mini market. sedangkan di sebelah kiri masjid (sebelah timur) ada ruas jalan kecil dan disisi jalan tersebut banyak penjual makanan yang kios kiosnya mepet ke pagar masjid, pedagang disana dengan senang hati melayani jemaah yang belanja dagangan mereka tanpa harus keluar pagar.

Merujuk kepada data simas kemenag RI, masjid Jami’ Baitul Muttaqin Losarang ini sudah terdapaftar dengan nomor ID 01.4.13.12.20.000007. Luas bangunannya 526m2 dan luas tanah 776m2 dengan status wakaf. masih menurut data yang sama, masjid Jami’ Baitul Muttaqin Losarang ini dibangun tahun 1991.***

Senin, 04 April 2016

Masjid Agung Brebes - Jawa Tengah

Megah di jalur Pantura - Masjid Agung Brebes

Masjid Agung Brebes merupakan salah satu bangunan masjid tertua di wilayah pantura, lokasinya berada di sisi barat alun alun Kota Brebes Kabupaten Brebes. Dengan lokasinya yang berada di jalur pantura, masjid ini menjadi salah satu persinggahan paforit bagi masyarakat yang melintas baik dari arah barat (Jakarta, Cirebon) maupun dari arah timur (Semarang, Surabaya). ditambah lagi dengan komitmen dari pengurus masjid yang mempertahankan layanan 24 jam bagi Jemaah.

Di tahun 2015 Masjid Agung Brebes Juara 1 Masjid Percontohan Nasional Tingkat Provinsi Jawa Tengah dan mewakili Provinsi Jateng sebagai Masjid Agung Percontohan Nasional 2015. Dengan nilai 295 sehingga menjadi juara 1 dari 35 Masjid Agung se Jawa Tengah. Juara 2 diraih Masjid Agung Kabupaten Purbalingga (245) dan juara 3 Masjid Agung Kabupaten Semarang (197). Adapun keunggulan masjid agung brebes sebagai percontohan nasional diantaranya masih mempertahankan bangunan kuno dan pelayanan umat 24 jam non stop.


Masjid berlantai dua ini dilengkapi dengan menara setinggi 33 meter. Kamar mandi dan wudlu lengkap untuk putra dan putri. Juga di sediakan kantor sekretariat. Masjid sengaja tidak berpintu gerbang, untuk memberikan keleluasaan para jamaah dan area parkir. Tersedia juga ruang perpustakaan untuk menambah khasanah keislaman masyarakat pembaca.

Sejarah Masjid Agung Brebes

Masjid Agung Brebes didirikan tahun 1836 masa pemerintahan Bupati Raden Adipati Ariya Singasari Panatayuda I (Kyai Sura) yang bangunan aslinya berarsitek jawa kuno, dengan kubah berbentuk limas. Pada zaman pemerintahan Bupati Raden Adipati Ariya Sutirta Pringgahaditirta (Kanjeng Tirto) tahun 1932/ 1933, masjid ini diratakan dengan tanah dan dibangun kembali, dikarenakan sering tergenang banjir luapan kali / Sungai Pemali. Pembongkaran itu sesuai dengan prasasti yang terdapat di bangunan utama saat ini. Disebutkan, masjid itu dibangun kembali di atas tanah seluas 666 m2 dengan ditopang kayu jati pilihan dan fondasinya ditinggikan 1 meter.

Menara 33 Meter di Masjid Agung Brebes

Masjid Agung Brebes hingga kini sudah mengalami pemugaran tiga kali, yakni pada tahun 1933, tahun 1979 dan 2007. Namun, bagian bangunan asli masjid ini masih tetap dipertahankan untuk mengkonservasi sejarah dan sebagai bagian dari agar budaya.  Di bagian kubah limas bangunan ini  dari dulu hingga kini menjadi tempat penyimpanan benda-benda pusaka daerah. Di antaranya, keris, tombak dan senapan zaman VOC. 

Namun dalam perkembangannya, beberapa benda pusaka itu ada yang dipindahkan ke museum di Semarang demi alasan keamanan. Seperti halnya masjid masjid tua di tanah air lainnya, di sisi belakang (barat) masjid ini atau di belakang area mihrab terdapat komplek pemakaman. (foto oleh Teguh Santoso, narasi oleh Hadiwijaya).***

Di dalam masjid agung brebes
di dalam masjid agung brebes
Salah satu plakat pemugaran Masjid Agung Brebes

-------------------ZZZ-------------------

Baca Juga


Selasa, 15 Februari 2011

Masjid Jami’ Nurul Huda, Rengas Bandung

Kubah kuning Masjid Nurul Huda Rengas Bandung di ujung atap limasnya yang bertingkat tingkat 

Alamat dan Lokasi Masjid

Masjid Jami' Nurul Huda Rengas Bandung
Jl. H. Ali Jamri. Kampung Rengas Bandung RT 01/05
Desa Karang Sambung, Kecamatan Kedung Waringin
Kabupaten Bekasi, Jawa Barat


Meski namanya ada kata ‘Bandung’-nya, namun letak nya jauuh banget deh dari kota Bandung. Dari stasiun Kereta Api Lemah Abang (Cikarang Utara) kurang lebih 15~20 menit ke arah Karawang. Masjid nya agak masuk sedikit di dalam gang (Jl. H. Ali Jamri). Di depan gang dipasang gerbang dengan ornamen kubah masjid bertuliskan Yayasan Nurul Huda. Letaknya disebelah kiri jalan utama menuju Karawang tak lama setelah melewati gedung KPUD kabupaten Bekasi dan tak terlalu sulit untuk menemukan lokasi masjid ini. 

Gerbang di gang menuju masjid
Masjid Jami’ Nurul Huda Rengas Bandung ini berada di bawah pengelolaan Yayasan Nurul Huda, yang juga mengelola Majelis Ta’lim, Madrasah Ibtida’iyah dan Diniyah (SLTP Islam Nurul Huda) di lokasi yang sama. Gedung madrasah yang dikelola Yayasan Nurul Huda ini, persis berada berseberangan dengan Masjid Jami’ Nurul Huda.

Aksen khas Masjid Indonesia jelas terlihat di masjid ini dari bentuk atap bersusunnya.
Masjid Nurul Huda Rengas Bandung dibangun dengan arsitektur tradisonal khas Indonesia. Dengan atap berundak undak bersusun tiga ditopang empat sokoguru dibagian tengah masjid.  Dua susun atap limas di bagian atas dibuat jauh lebih kecil dari atap utama masjid menghadirkan nuansa bangunan seperti bangunan candi dengan struktur berundak undak.

Bangunan menaranya juga dibangun berundak undak seperti halnya bangunan atapnya. di ujung menara juga ditempatkan ornamen bulan sabit, di bagian bawah bangunan menara ini terdapat beduk berukuran cukup besar.
Di susunan atap paling atas dipasang kubah masjid berbentuk bawang dengan warna kuning emas, Di bagian puncak atap tertinggi dipasang asma Allah dan bulan sabit sekaligus. Kubah bawang warna kuning emas dengan ukuran lebih kecil juga dipasang di puncak menara. Menara masjid juga dibuat berundak undak, undakan terbawah dengan ukuran terbesar dan mengerucut hingga ke puncak. Dibagian bawah menara ini ditempatkan beduk atau tambur dalam bahasa Melayu, dengan ukuran cukup besar.  

Mimbar dan lampu gantung masjid Nurul Huda
Mimbar masjid dibuat dari kayu berukir. Sangat indah. Mimbar di masjid ini dilengkapi dengan podium, bukan jenis mimbar khatib yang hanya berbentuk tangga tanpa podium. Di sudut kanan depan masjid terdapat jam berukuran besar juga dari bahan kayu. Halaman masjid ini tidak terlalu besar dan sudah dipasang kanopi untuk menampung jemaah di hari jum’at. Ada sedikit ruang disamping kiri masjid (sisi selatan) yang dapat dipakai untuk tempat parkir. [re-freshed 28/4/2016].

Bangunan utama, kanopi, dan menara
Pintu utama masjid dan bagian dalam masjid
Madrasah Nurul Huda, lokasinya tepat diseberang Masjid Nurul Huda Rengas Bandung ini.
-----------------------

Artikel Terkait :