Sabtu, 21 Oktober 2017

Masjid Agung Manonjaya Tertua di Tasikmalaya

Masjid Agung Manonjaya dengan atapnya yang khas.

Masjid Agung Manonjaya dibangun pada tahun 1837 M, ada pula yang menyebutkan dibangun pada tahun 1832 M, menjadikan masjid ini sebagai masjid tertua di Tasikmalaya. Masjid kebanggaan warga Tasikmalaya, Jawa Barat, ini terletak di Dusun Kaum Tengah, Desa Manonjaya, Kecamatan Manonjaya, Tasikmalaya. Lokasi masjid ini berbatasan dengan jalan Tangsi disebelah utara, sebelah selatan berbatasan dengan jalan Kauman dan Markas Komando Militer 0612 Manonjaya, sebelah timur Sekolah Dasar Negeri 11 Manonjaya dan alun-alun.

Masjid Bersejarah

Pemerintah Republik Indonesia menetapkan Masjid Manonjaya menjadi kawasan cagar budaya (purbakala) yang wajib dilindungi dan dilestarikan, berdasarkan UU Kepurbakalaan pada 1 September 1975 bersama sama dengan Masjid Agung Sumedang. Keputusan ini diperkuat lagi melalui Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 5 Tahun 1992 yang menyatakan bahwa Masjid Agung Manonjaya sebagai bangunan cagar budaya yang harus terus dilestarikan.

Masjid Agung Manonjaya
Jl. RTA Prawira Adiningrat, Manonjaya
Manonjaya, Tasikmalaya, Jawa Barat 46197



Keberadaan masjid tersebut tidak lepas dari sejarah Tasikmalaya. Adanya Masjid Manonjaya ini, karena Manonjaya pernah menjadi ibu kota Tasikmalaya. Pembangunan Masjid Agung Manonjaya terkait erat dengan perpindahan Ibukota Kabupaten Tasikmalaya (saat itu masih bernama kabupaten Sukapura) dari Sukaraja (dahulu bernama pasir panjang) ke Manonjaya (saat itu masih bernama Harjawinangun) pada tahun 1832. Pada masa itu Sukpura dibawah pemerintahan Bupati Wiradana VIII selaku bupati Sukapura ke VIII. Perencana dan penata bangunan Masjid Agung Manonjaya adalah Patih Raten Tumenggung Danuningrat.

Perubahan nama dari Harjawinangun menjadi Manonjaya ditetapkan dengan surat Keputusan Gubernur Jenderal Belanda (Besluit Gubernemen) Nomor 22 Tanggal 10 Januari 1839. Mulai saat itu, masyarakat Sukapura mulai membiasakan diri menyebut kawasan tersebut menjadi Manonjaya. Terdapat beberapa variasi angka tahun pembangunan masjid ini, kemungkinan besar karena tahun 1832 merupakan tahun perpindahan ibukota Kabupaten dan dimulainya pembangunan masjid dan tahun 1837 merupakan tahun selesainya pembangunan masjid Agung Manonjaya.

Masjid Agung Manonjaya sesaat setelah sholat jum'at

Hal tersebut sejalan dengan plakat pembangunan yang ada di masjid ini. Dari plakat yang dibuat oleh Depdikbud Kanwil Prop. Jabar disebutkan bahwa; pembangunan masjid Agung Manonjaya dilaksanakan pada tahun 1837 oleh RT. Danuningrat. Kemudian pada tahun 1889 didirikan bangunan tambahan oleh RTA Wiraadiningrat. Sedangkan perbaikan masjid pertama kali dilakukan tahun 1974 dengan dana swadaya masyarakat dan bantuan dari Bapak H. Amir Mavhmud. 

Perbaikan berikutnya dilakukan tahun 1977 dan tahun 1991 dengan dana swadaya masyarakat. Perbaikan dengan dana APBN dari depdikbud dilakukan tahun 1991-1992. Dan diresmikan tanggal 18 Februari 1992 oleh Kepala bidang Muskala Depdikbud Prop Jabar, Drs H. Arsim Nalan N.

Pembangunan yang dilakukan oleh RTA Wiraadiningrat tahun 1889 adalah menambahkan bangunan pendopo di depan bangunan utama, beranda dengan pilar pilar beton bergaya Eropa di sisi depan bangunan dan penambahan dua bangunan menara kembar disisi kiri dan kanannya. Pengaruh Eropa terlihat kental pada sisi beranda masjid ini.

------------------------------------------------------------------
Follow & Like akun Instagram kami di @masjidinfo
🌎 gudang informasi masjid di Nusantara dan mancanegara.
🌎 informasi dunia Islam.

------------------------------------------------------------------

Masjid Agung Manonjaya dari Alun Alun Manonjaya
Masjid Agung Manonjaya
Masjid Agung Manonjaya

Minggu, 15 Oktober 2017

Masjid Jami' Baitul Muttaqien Petarukan Pemalang

Masjid Jami' Baitul Muttaqien

Masjid Jami’ Baitul Muttaqien yang satu ini berada di jalur Pantura pulau Jawa tepatnya di Jalan Perintis Kemerdekaan desa Kalirandu, kecamatan Petarukan, kabupaten Pemalang, provinsi Jawa Tengah.

Singgah ke masjid ini di waktu subuh hari Sabtu, 30 September 2017 yang lalu cukup tercengang dengan Jemaah sholat subuhnya yang begitu ramai sampai memenuhi ruang sholat utama masjid ini, ruang utama masjid disekat dengan partisi dari kayu sebagian untuk Jemaah wanita. Alhamdulillah ternyata Jemaah sholat subuh disini luar biasa.

Masjid Jami' Baitul Muttaqien
Jl. Perintis Kemerdekaan, Kalirandu, Petarukan
Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah 52362



Kami menjadi bagian dari begitu ramai para pesinggah yang mampir ke masjid ini untuk sholat subuh berjamaah gelombang kedua. Menambah ramai suasana. tidak saja kendaraan pribadi namun juga beberapa bis antar kota yang sengaja berhenti dengan tujuan yang sama.

Banyaknya pengunjung yang mampir membuat antrian ke kamar mandi pun cukup panjang. sebenarnya kamar mandi di masjid ini sudah sangat memadai dan sudah dipisahkan kamar mandi dan area berwudhu untuk Jemaah pria dan wanita.

Masjid Jami' Baitul Muttaqien ba'da subuh

Hanya saja, Jemaah yang mampir yang cukup banyak dalam waktu bersamaan dan kamar mandi masjid ini tidak menyediakan urinoir untuk Jemaah pria yang akan buang air kecil, pada ahirnya semua yang ingin buang hajat harus antri di depan pintu toilet.

Masjid yang cukup megah, dua lantai dan sedang dalam proses perawatan, sepertinya sedang dalam proses pengecatan ulang, melihat ada rangkaian bambu yang disusun di bagian atas bangunan.

Meski lahan parkir masjid ini terbilang sempit sekali, hanya ada di sisi jalan raya untuk beberapa kendaraan, namun ada petugas parkir yang mengarahkan kendaraan untuk parkir di sisi ruas jalan disamping masjid.

Interior Masjid Jami' Baitul Muttaqien

Masjidnya terawat dengan baik, bersih dan pengurusnya juga ramah. salah satu pengurusnya sempat menghampiri saya setelah sholat subuh, rupanya beliau menemukan jam tangan salah satu Jemaah yang tertinggal di kamar mandi.

Sesaat kemudian beliau menyusul ke arah rombongan penumpang bis yang kebetulan masih berada di area masjid, sambil berteriak memberitahukan ada jam tangan yang tertinggal di kamar mandi.

------------------------------------------------------------------
Follow & Like akun Instagram kami di @masjidinfo
🌎 gudang informasi masjid di Nusantara dan mancanegara.
🌎 informasi dunia Islam.
------------------------------------------------------------------

Baca Juga


Sabtu, 14 Oktober 2017

[FOTO] Pembangunan Masjid Jami' Nurussa'adah Tegal Gede

Masjid Jami' Nurussa'adah pada saat dalam tahap finsihing (27 Januari 2013)

Melanjutkan posting sebelumnya tentang Masjid Jami' Nurussa'adah Tegal Gede yang diresmikan pada tanggal 23 Februari 2014. Berikut ini adalah foto foto rekaman semasa pembangunan masjid tersebut tengah berlangsung.

Masjid Jami’ Nurussa’adah yang satu ini lokasinya bersebelahan dengan rumah makan kartini di seberang SPBU Tegal Gede, di ruas jalan antara jembatan kali malang dengan jembatang layang Tol Cikarang Barat.

Finishing Masjid Nurussa'adah 27 Januari 2013
Pembangunan Masjid Jami Nurussa'adah 28 Desember 2010 
Pembangunan Masjid Jami Nurussa'adah 28 Desember 2010 
Pembangunan Masjid Jami Nurussa'adah 28 Desember 2010 
Pembangunan Masjid Jami Nurussa'adah 28 Desember 2010 
Pembangunan Masjid Jami Nurussa'adah 28 Desember 2010 

====================================
Follow & Like akun Instagram kami di @masjidinfo
🌎 gudang informasi masjid di Nusantara dan mancanegara.
🌎 informasi dunia Islam
====================================

Baca Juga




Minggu, 08 Oktober 2017

Masjid Jami’ Nurussa’adah Tegal Gede

Masjid Jami' Nurussa'adah

Masjid Jami’ Nurussa’adah yang satu ini lokasinya bersebelahan dengan rumah makan kartini di seberang SPBU Tegal Gede, di ruas jalan antara jembatan kali malang dengan jembatang layang Tol Cikarang Barat.

Dari arah toll cikarang barat masjid ini ada disebelah kanan jalan, sehingga untuk mampir kesana anda mau tidak mau harus berputar balik menjelang jembatan kali malang. Dari arah jalan raya masjid ini tampak tak memiliki lahan parkir yang memadai selain sedikit ruang kosong di depan bangunannya di sisi jalan raya.

Masjid Jami' Nurus Sa'adah
Jalan Raya Industri Tegal Gede, Desa Pasirsari
Kec. Cikarang Selatan, Kab. Bekasi
Jawa Barat 17530



Areal parkirnya disediakan di samping masjid, anda harus masuk ke halaman disamping masjid melalui ruas jalan yang cukup menurun karena lahan tempat masjid ini berdiri jauh lebih rendah dari jalan raya tegal gede.

Bangunan masjid ini dibangun berlantai tiga, lantai paling bawahnya sejajar dengan area parkir. Banyak dipakai untuk Jemaah wanita dan area belajar mengaji untuk anak anak serta aktivitas lainnya.

Ruang sholat utamanya ada di lantai tiga, ruangan yang cukup megah dan tinggi dan dilengkapi dengan lantai ketiga (area mezanin) di kiri dan kanan ruang utama. hamparan karpet hijau mendominasi ruangan utamanya.

Interior Masjid Jami' Nurussa'adaha

Ada banyak anak anak belajar mengaji setiap ba’da sholat magrib di masjid ini hingga datang waktu isya. sedangkan aktivitas pengajiannya terjadwal sesuai dengan jadwal yang dipampang di papan pengumuman di area depan masjid setelah tangga besar bila masuk dari arah jalan raya.

Rancangan masjid ini menjadi unik karena memang letaknya yang berada di sisi timur jalan raya sehingga sisi kiblatnya menghadap ke jalan raya, begitupun dengan mihrab dan mimbarnya. Dengan demikian perancang masjid ini mau tidak mau harus menyiasati pintu depan masjid ini yang menghadap ke jalan raya tidak langsung menuju ke ruang sholat utama.

Masjid Jami' Nurussa'adah dari kejauhan kampung pasir konci.

Dari tangga depan masjid, masuk ke area lobi kecil Jemaah akan disambut anak anak tangga menuju ke ruang sholat utama di lantai atas dan menuju ke lantai dasar untuk berwudhu. Di area ini juga kantor pengelola masjid ditempatkan.

Masjid Jami’ Nurussa’adah ini pada mulanya adalah bangunan masjid berbentuk bangunan tradisional Indonesia dengan atap limas dan berukuran tidak terlalu luas. Bangunan tersebut kemudian dirobohkan dan dibangun masjid yang kini berdiri diresmikan pada tanggal 23 Februari 2014 oleh Al-Habib Alwi Bin Abdullah Alaydrus, seorang tokoh agama dari Yaman.***

Masjid Nurussa'adah dari arah kali malang
Masjid Nurussa'adah dari jalan raya tegalgede.
Peringatan pembangunan masjid Nurussa'adah
.
====================================
Follow & Like akun Instagram kami di @masjidinfo
🌎 gudang informasi masjid di Nusantara dan mancanegara.
🌎 informasi dunia Islam
====================================

Baca Juga




Sabtu, 07 Oktober 2017

[FOTO] Sholat Idul Adha 1438H di Masjid Al-Hidayah Bukit Cimanggu Villa, Bogor

Khatib, Ust. Dr. Taufik Hulaimi saat menyampaikan khutbah Idul Adha 1438H

Masjid Al Hidayah terletak didalam kompleks perumahan Bukit Cimanggu City, berjarak sekitar 7 km dari pusat kota Bogor, arah utara. Lokasi persisnya di Blok Q1. Masjid dibangun tahun 2000 diatas lahan seluas 1.000 m2, dengan luas bangunan 500 m2.

Arsitektur bergaya tradisional Indonesia  dengan atap tumpang bersusun tiga tanpa menara. Denah bangunan bujur sangkar dan di bagian dalam dilengkapi dengan mezanin yang berada di tengah tengah ruang utama.

Sholat Idul Adha 1438H di masjid ini dilaksanakan di lapangan samping (sisi selatan) masjid yang memang cukup luas. Bertindak sebagai khatib dan imam adalah Ust. Dr. Taufik Hulaimi. Muslim di BCV dan sekitarnya hadir memadati lapangan masjid ini. Pemotongan Hewan Qurban dilaksanakan setelah pelaksanaan sholat Jum’at.****

Spanduk undangan
Jemaah memadati halaman samping Masjid Al-Hidayah
Jemaah memadati halaman samping Masjid Al-Hidayah
Jemaah memadati halaman samping Masjid Al-Hidayah
Jemaah memadati halaman samping Masjid Al-Hidayah
Ba'da Sholat Idul Adha
Documentation crew
Khatib, Ust. Dr. Taufik Hulaimi saat menyampaikan khutbah Idul Adha 1438H

====================================
Follow & Like akun Instagram kami di @masjidinfo
🌎 gudang informasi masjid di Nusantara dan mancanegara.
🌎 informasi dunia Islam
====================================

Baca Juga

Minggu, 01 Oktober 2017

Masjid Al-Hidayah Bukit Cimanggu Villa Kota Bogor

Masjid Al-Hidayah Bukit Cimanggu Villa, Bogor

Masjid Al Hidayah terletak didalam kompleks perumahan Bukit Cimanggu City, berjarak sekitar 7 km dari pusat kota Bogor, arah utara. Lokasi persisnya di Blok Q1. Masjid dibangun tahun 2000 diatas lahan seluas 1.000 m2, dengan luas bangunan 500 m2.

Arsitektur bergaya tradisional Indonesia  dengan atap tumpang bersusun tiga tanpa menara. Denah bangunan bujur sangkar dan di bagian dalam dilengkapi dengan mezanin yang berada di tengah tengah ruang utama.

Ruang ibadah seluas kurang lebih 250 m2, ditambah teras didepan dan kiri-kanan seluas 250 m2, total seluas 500 m2, dan mampun menampung sekitar 1.000 jama’ah. Tak banyak mozaik dan ornamen di dalam masjid ini selain mozaik lapafzd ALLAH yang  terlihat begitu menyolok karena cahaya matahari pada sisi kiblat di ruang mihrab.

Masjid Al-Hidayah BCC
Jl. Bukit Cimanggu City Raya Blok Q1
Bukit Cimanggu Villa, Tanah Sereal
Kota Bogor, Jawa Barat 16168



Mihrab masjid ini berupa cerukan berbentuk kotak dengan lebar 3 meter dan kedalaman 2, 5 meter. Didalamnya terdapat jam almari, sajadah untuk sholat Imam, gantungan baju berisi gamis dan mimbar. Mimbar terbuat dari kayu tanpa ukiran.

Sebagaimana tertulis di prasasti yang dipasang di tembok sebeleah luar sebelah timur masjid di sisi jalan samping masjid, Masjid Al-Hidayah ini diresmikan pada tanggal 23 Agustus 1997 bertepatan dengan tanggal 19 Rabiul Ahir 1418H oleh Walikota Daerah Tingkat II Bogor (saat itu) Drs. H. Eddy Gunardi.

Pengelolaan Masjid Al-Hidayah BCV

Pengelolaan Masjid Al-Hidayah Bukit Cimanggu Villa ditangani oleh Yayasan Al-Hidayah BCV yang dilembagakan dengan SK Menkum dan HAM No. AHU.2-AH,01.01-4410. Yayasan Al-Hidayah BCV ini mengelola unit unit pelaksana kegiatan yang terdiri dari:

(a). Badan Pengurus Masjid Al-Hidayah BCV
(b). Unit Pendirikan
(c). Unit Sosial Kemasyarakatan
(d). Unit Baitul Maal (BM)
(e). Unit Pelayanan Musibah Kematian (PMK)
(f). Unit Pengelola Aset dan Gedung
(g). Unit Usaha

Peringatan peresmian Masjid Al-Hidayah

Arsitektur Masjid Al-Hidayah BCV

Masjid Al-Hidayah BCV berdenah segi empat dilengkapi dengan teras di tiga sisinya. Akses ke masjid ini disediakan di sisi timur dan utara. Gerbang utama masjid ini berada di sisi utara menghadap ke jalan raya utama, sedangkan gerbang kedua dihubungkan dengan koridior panjang berada di sisi timur menghadap ke jalan lingkungan perumahan.

Dua bangunan pendopo berukuran kecil di depan masjid ini di sisi utara merupakan tempat wudhu untuk pria yang dibangun di luar ruang. Tempat wudhu lainnya ditempatkan berjejer di sisi kiri dan kanan koridor di sisi utara.

Interior Masjid Al-Hidayah 

Bangunan utamanya dibangun berarsitektur asli Indonesia dengan atap limas bersusun dan empat pilar di ruang utamanya menopang struktur atap masjid ini. Ruangan dalam masjid terasa lega dengan ketiadaan plafon menjadikan ruang dalam masjid ini terasa lebih lega.

Bagian paling menarik dari arsitektur masjid ini adalah adanya satu mezanin berukuran kecil di atas ruangan tengah masjid ini bertumpu pada empat pilar tengah nya yang berukuran besar. Satu tangga kayu melingkar berukuran satu orang ditempatkan di salah satu tiangnya. Mezanin ini digunakan untuk pengajian kecil. Mezanin seperti ini biasanya hanya dapat kita temui di beberapa masjid masjid tua di pulau jawa, bangunan baru yang memasang mezanin seperti ini baru kami temui di masjid ini.****

Mihrab dan mimbar Masjid Al-Hidayah
Matahari pagi di Masjid Al-Hidayah
Masjid Al-Hidayah dari arah lapangan samping
Atap Limas Masjid Al-Hidayah
Koridor menuju pintu utama masjid di sisi timur
Ornamen di ruang mihrab
Interior Masjid Al-Hidayah
 
====================================
Follow & Like akun Instagram kami di @masjidinfo
🌎 gudang informasi masjid di Nusantara dan mancanegara.
🌎 informasi dunia Islam
====================================

Baca Juga



Sabtu, 30 September 2017

Masjid Al-Muslimin Kayu Agung

Masjid Al-Muslimin Kayu Agung, sesaat setelah sholat subuh.

Masjid Al-Muslimin adalah salah satu masjid di kota Kayu Agung, lokasinya berada di tepian ruas jalan lintas timur Sumatera. Bila dari arah kota Pelembang / Indralaya lokasi masjid ini berada di sebelah kiri jalan sebelum gudang Bulog, sekitar lima menit menjelang taman segitiga, tugu selamat datang di kota Kayu Agung.

Karena lokasinya yang berada dipinggir jalan masjid ini dengan mudah terlihat dari jalan raya, ada halaman parkir di depan masjid ini meskipun tidak terlalu luas. di sebelah masjid ada ruas jalan menuju ke pemukiman penduduk. Tidak ada petugas parkir, dan pengurus masjid ini telah memasang himbauan untuk tidak meninggalkan kendaraan di tempat parkir tanpa penjagaan.

Masjid Al-Muslimin
Jl. Lintas Timur Sumatera, Tj. Rancing, Kota Kayu Agung, Kabupaten Ogan Komering Ilir, Sumatera Selatan 30867



Kami sempat singgah ke masjid ini untuk sholat subuh saat dalam perjalanan dan melintas di depan masjid ini ketika azan subuh berkumandang. Jemaah subuhnya lumayan ramai, dan ba’da subuh dilanjutkan dengan pengajian ba’da subuh.

Di papan pengumuman yang terpasang di teras masjid di sisi utara, ada dua masjid Ta’lim di masjid ini yakni Majelis Ta’lim Al-Muslimin sesuai dengan nama masjidnya, dan Majelis Ta’lim Maratus Shalihah yang sudah disyahkan dengan akta notaris nomor 15 tanggal 7 April 2010.

Interior Masjid Al-Muslimin

====================================
Follow & Like akun Instagram kami di @masjidinfo
🌎 gudang informasi masjid di Nusantara dan mancanegara.
🌎 informasi dunia Islam
====================================

Baca Juga


Minggu, 24 September 2017

Masjid Jami’ Al-Hikmah Gang Asem

Masjid Jami' Al-Hikmah Gang Asem, Gunung Putri

Masjid Jami’ Al-Hikmah Gang Asem
Gang Asem, Jl. Raya Gunung Putri
Bogor, Jawa Barat 16961
koordinat: -6.457271, 106.899822



Sabtu, 23 September 2017

Masjid Jamie Nurul Falah Cimanggung

Masjid Jamie Nurul Falah Kampung Cimanggung

Masjid Jamie Nurul Falah
Jl. Raya Cimanggung, Kp. Cimanggung RT.01/02
Desa Klapanunggal, Kec. Klp. Nunggal
Kab. Bogor, Jawa Barat 16710




Masjid Jamie Nurul Falah Kampung Cimanggung
Masjid Jamie Nurul Falah Kampung Cimanggung

Kamis, 21 September 2017

Masjid Jamie Al Hikmah Klapanunggal

Masjid Jamiw Al-Hikmah klapanunggal diantara jejeran kios kios di sepanjang jalan raya narogong.

Masjid Jamie Al Hikmah
Jl. Raya Narogong, Desa Klapanunggal
Kecamatan Klapa Nunggal, Kabupaten Bogor
Jawa Barat 16710



Minggu, 17 September 2017

Masjid Jami’ Riyadhul Jannah Tlajung Udik

Masjid Jami' Riyadul Jannah 

Masjid Jami’ Riyadul Jannah yang satu ini berada di ruas jalan Tlajung Udik, Desa Tlajung Udik Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor, Provinsi Jawa Barat. Lokasinya bersebelahan dengan komplek Sekolah Dasar Negeri 01 Gunung Putri, Bogor.

Masjid Jami’ Riyadhul Jannah
Tlajung Udik, Gn. Putri, Bogor, Jawa Barat 16962





Sabtu, 16 September 2017

Masjid Al – Ghorib Cileungsi

Masjid Al-Ghorib Dayeuh, Cileungsi.

Masjid Al-Ghorib berada di desa Dayeuh kecamatan Cileungsi, kabupaten Bogor. Lokasi masjid ini berdiri hanya beberapa meter menjelang gerbang perumahan Mutiara Venezia Residence 1. Berdasarkan citra satelit di google street view pada bulan Oktober tahun 2013, Masjid ini masih dalam proses pembangunan, sudah dalam tahap finishing.

Masjid Al - Ghorib
Jalan Desa Dayeuh, Desa Dayeuh
Kecamatan Cileungsi, Kab. Bogor
Jawa Barat 16820





Minggu, 10 September 2017

Masjid Al-Ikhlas Kejari Palembang

Masjid Al-Ikhlas komplek Kejaksaan Negeri Palembang

Masjid Al-Ikhlas ini merupakan masjid yang berada di dalam komplek kantor Kejaksaan Negeri Palembang di ruas jalan Gubernur Haji Bastari kelurahan 8 Ulu, Kecamatan Sebarang Ulu I, Kota Palembang, Sumatera Selatan. Dibangun sebagai fasiltias peribadatan di komplek perkantoran tersebut dan bagi masyarakat umum disekitarnya.

Kawasan tempat kantor ini berdiri merupakan bagian dari kawasan Jakabaring yang terkenal dengan Stadion Gelora Sriwijaya, dan hampir seluruh kawasan ini dulunya merupakan kawasan rawa rawa yang cukup dalam dan kemudian di reklamasi sebagai bagian dari pengembangan kawasan kota Palembang dan kini beberapa kantor pemerintah kota mulai dipindahkan atau dibangun di kawasan ini termasuk kantor Kejari ini.

Masjid Al Ikhlas
Komplek Kejaksaan negeri Palembang
Jalan Gubernur Haji Bastari, 8 Ulu, Seberang Ulu I,
Kota Palembang, Sumatera Selatan 30257, Indonesia



Masjid Al-Ikhlas tampak di sebelah kiri jalan raya menuju ke stadion Jakabaring, sementara struktur beton yang berdiri di sisi kanan (median jalan) merupakan tiang tiang penyanggah proyek LRT kota Palembang yang tengah dalam tahap pembangunan.