Sabtu, 17 Desember 2016

Masjid Sabilil Muttaqin Tugu Jaya

Megah di tengah tengah desa Tugu Jaya, Masjid Sabilil Muttaqin tampil cantik dengan beragam ornamen menara menara kecil di atap masjid.

Tugu Jaya adalah salah satu desa di dalam wilayah kecamatan Lempuing, Kabupaten Ogan Komering Ilir, Sumatera Selatan. Lokasinya berada di jalan lintas timur sumatera yang menghubungkan provinsi Lampung dan Sumatera Selatan. Desa Tugu Jaya adalah salah satu desa yang dibangun dan berkembang dengan program Transmigrasi sejak era pemerintahan presiden RI ke-dua, Pak Harto. Tidak mengherankan bila penduduk di desa ini sehari hari bertutur dalam Bahasa Jawa, bukan berbahasa komering Ilir ataupun berbahasa Pelembang.

Pun begitu saat kami singgah ke masjid ini untuk sholat magrib, beberapa Jemaah yang sempat berkomunikasi dengan kami memang terdengar lebih fasih berbahasa Indonesia daripada Bahasa Palembang yang dipakai sebagai Bahasa pengantar antar suku masyakarat Sumatera Selatan. Beberapa anak anak kecil yang asik bermain bakda sholat magrib pun terdengar berdialog dalam Bahasa jawa yang medhok. Desa Tugu Jaya memang cukup jauh dari kota Kayu Agung selaku ibukota kabupaten OKI, dan lebih jauh lagi dari kota Palembang yang merupakan ibukota provinsi.

Masjid Sabilil Muttaqin
Jl. Lintas Timur, Desa Tugu Jaya Kp. 1 RT.01
Kecamatan Lempuing, Kabupaten Ogan Komering Ilir 30657
Sumatera Selatan, Indonesia



Di tengah desa Tugu Jaya berdiri sebuah masjid Jami yang cukup megah dan refresentatif karena memang berada di tepian jalur lintas timur sumatera yang terkenal itu. Karena lokasinya itu masjid ini menjadi salah satu persinggahan para pemudik yang melintas. ditambah lagi dengan halaman parkirnya yang cukup lega dan lokasinya yang berada ditengah tengah kampung, cukup nyaman untuk mampir dan istirahat.

Masjid Jami Sabilal Muttaqin dibangun berlantai dua dan belum selesai 100% terutama pada bagian lantai dua masjid. Kubah besar di atap masjid ini terlihat dari kejauhan dengan penggunaan bahan enamel warna hijau biru dan kuning. Ada dua bentuk Menara bundar mengapit kubah utama di sisi kiri dan kanannya di atas atap masjid ditambah dengan beberapa ornamen bentuk Menara Menara berukuran kecil di atap masjid dan di area luar lantai dua masjid yang masing masing ditempatkan segaris dengan pilar yang berada dibawahnya, membuatnya seakan sekan bagian pilar masjid yang menembus ke atas.

Ruang dalam Masjid Sabilil Muttaqin

Seluruh pekarangan masjid ini sudah di semen rapi, selain lega untuk parkir kendaraan, bebas dari becek dan juga tentu saja merupakan area tambahan yang cukup luas untuk sewaktu waktu digunakan sebagai area sholat tambahan di Idul Fitri, Idul Adha ataupun untuk acara acara lainnya. teras masjid di sisi kiri, kanan dan depan masjid di pagar dengan besi sebagai garis batas area suci. Area wudhu dan toilet ditempatkan di bagian belakang bangunan. sedangkan disisi kiri masjid ada sederetan bangunan sepertinya adalah ruang kelas untuk madrasah.

Ruang Sholat utama di lantai dasar masjid ini cukup lega, lantainya di lapis dengan keramik warna terang. sisi kiri ruangan di sekat dengan kain sebagai ruang sholat untuk Jemaah wanita. Bagian dalam masjid ini dibuat minimalis, seolah sepi dari beragam ornamen hias. Satu mimbar dari kayu berukir indah ditempatkan di area mihrab.***

Exterior Masjid Sabilal Muttaqin

Dari arah jalan raya lintas timur sumatera, menjelang magrib.
Kubah dan lafazd Allah
Gedung Sekolah di halaman masjid
Prtugas Jum'at
Laporan Keuangan, terbuka untuk umum

Interior Masjid Sabilil Muttaqin

Area untuk jemaah wanita dibalik partisi kain hijau
Pintu timur
Mimbar Masjid Sabilil Muttaqin
Empat sokoguru
Refleksi cahaya senja