Minggu, 30 Oktober 2016

Masjid Ghuzail Al Ajmal Barokah Timbangan

Cukup panjang nama masjid ini, Masjid Ghuzail Al-Ajmal Barokah.

Timbangan yang menjadi nama desa tempat masjid ini berada, memanglah berasal dari kata timbangan, yang merupakan alat untuk menimbang. Pada awalnya, departemen perhubungan (kini kementrian perhubungan) menempatkan alat timbangan untuk menimbang kendaraan berat yang melintasi jalan negara antara Palembang Prabumulih dan dari arah Kayu Agung – Palembang untuk memastikan berat kendaraan tersebut berikut muatannya tidak melebihi kapasitas jalan negara.

Tempat paling strategis untuk menempatkan alat tersebut adalah di pertigaan KM 32 dari kota Palembang, di dalam wilayah kecamatan Indralaya kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI). Dari pertigaan ini ke arah kiri menuju ke Indralaya, Tanjung Raja hingga Kayu Agung (jauh sebelum jalur lintas timur sumatera dibangun), sedangkan bila belok ke kanan akan menuju ke Gelumbang, Prabumulih, Tanjung Enim dan seterusnya. tempat ini semakin ramai seiring dengan pemindahan kampus Universitas Sriwijaya dari Kawasan Bukit Besar di Pusat kota Palembang ke Kecamatan Indralaya.


Di pertigaan KM 32 itu dibangun tugu perjuangan untuk mengenang jasa para syuhada kemerdekaan berupa sesosok pejuang laki laki berseragam tentara masa perjuangan yang sedang menghunus sebilah pedang, yang kemudian menjadi landmark tempat tersebut. kala itu orang orang menyebut tempat tersebut dengan nama Timbangan KM 32 atau salah satu dari kedua padanan kata itu.

Dikemudian hari Kabupaten Ogan Ilir terbentuk sebagai kabupaten baru pemekaran dari kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) dan daerah KM32 tersebut secara resmi menjadi desa dengan nama Desa Timbangan. Kabupaten Ogan Ilir yang baru dibentuk inii menempatkan Kecamatan Indralaya menjadikan kawasan ini semakin ramai dan semakin berkembang ditambah lagi dengan lokasinya yang tak jauh dari kampus Universitas Sriwijaya di Indralaya.

hanya ada satu masjid disepanjang ruas jalan Nusantara ini

Seiring dengan dibangunnya terminal Indralaya, semua kendaraan umum yang melintas harus melewati terminat tersebut, kendaraan pribadi baik motor maupun mobil memilih untuk melintas di ruas jalan penghubung atara lintar timur dan lintas barat yang teletak diantara terminal dan Kampus Unsri yang disebut Jalan Nusantara Kos Cemara, karena memang ada banyak rumah kos disana. Di sisi ruas jalan tersebut Masjid Ghuzail Al-Ajmal Barokah ini berdiri.

Bangunan masjid ini cukup besar dengan rancangan masjid masjid asli Nusantara dengan atap limas bersusun namun sudah dilengkapi dengan jejeran pilar pilar besar di dua sisi terasnya. Sejauh ini kami belum memiliki data tentang tahun pembangunan masjid ini dan data data pendukung lainnya.

Masjid Ghuzail Al Ajmal Barokah Timbangan
Desa Timbangan, Kecamatan Indralaya Utara
Kabupaten Ogan Ilir, provinsi Sumatera Selatan
titik koordinat : -3.209504, 104.652605



Dibalik pohon kelapa

Sabtu, 29 Oktober 2016

Masjid Fadhlullah Villa Mutiara 2 Cikarang

Masjid Fadhlullah di bulan Juni 2016
Spanduk rencana pembangunan Masjid Fadhlullah di bulan Maret tahun 2012

Masjid Fadhlullah ini berada di Blok C komplek perumahan Villa Mutiara Cikarang 2, di wilayah desa Sukasejati, Kecamatan Cikarang Selatan, Kabupaten Bekasi. rencana pembangunan masjid ini sudah bergulir sejak tahun 2012, dengan dibentuknya panitia pembangunan masjid Fadhlullah. dan kini masjid tersebut sudah berdiri megah di blok C Villa Mutiara Cikarang 2.

Jl. Villa Mutiara Cikarang 2 No.23
Desa Sukasejati, Kecamatan Cikarang Selatan
Kabupaten Bekasi, provinsi Jawa Barat 17530



------------------

Masjid di Villa Mutiara Lainnya

Minggu, 23 Oktober 2016

Masjid Agung Nur Arafah Prabumulih

Gapura Masjid Agung Nurul Arafah Kota Prabumulih

Masjid Agung Nurul Arafah adalah Masjid Agung di Kota Prabumulih provinsi Sumatera Selatan. Pada awalnya masjid ini merupakan salah satu dari 30 masjid yang dibangun oleh Yayasan Amal Bhakti Muslim Pancasila (YAMP) di wilayah provinsi Sumatera Selatan pada tahun 1997. 

Kemudian di tahun 2015 masjid ini direhabilitasi oleh pemerintah kota Prabumulih atas perintah dari Walikota Ir H Ridho Yahya MM, bersamaan dengan rehabilitasi terhadap gedung MUI Kota Prabumulih dan Baznas Prabumulih yang berada di komplek masjid ini. Sejak itu status masjid ini ditingkatkan menjadi Masjid Agung bagi kota Prabumulih.



Masjid ini merupakan masjid terbesar kedua di Kota Prabumulih setelah masjid di Komplek Islamic Center di Jalan Lingkar. namun berbeda dengan Islamic Center yang berada jauh dari pemukiman penduduk, Masjid Agung Nurul Arofah ini justru berada di Jalan Jendral Sudirman di pusat kota Prabumulih, tak jauh dari pasar di pusat kota nanas tersebut.

Seperti masjid agung di kota kota lainnya di Indonesia, selama bulan suci Ramadhan Masjid Agung Nurul Arafah kota Prabumulih ini juga menyediakan tajil bagi para Jemaah temasuk juga nasi kotak untuk berbuka bagi mereka yang sedang berada di masjid tersebut pada saat tiba waktu berbuka puasa. ***

Masjid Agung Nurul Arafah Kota Prabumulih

Sabtu, 22 Oktober 2016

Islamic Center Prabumulih

Masjid Islamic Center Prabumulih

Prabumilih adalah salah satu Kota di propinsi Sumatera Selatan. Sebelumnya kota Prabumulih berstatus sebagai kota Administratif di dalam wilayah kabupaten Muara Enim, sempat juga menjadi bagian dari wilayah Pembantu Bupati yang berkedudukan di Gelumbang, sampai kemudian disahkan sebagai kota mandiri, lepas dari Kabupaten Muara Enim sebagai wilayah induknya.

Islamic Center Kota Prabumulih
Jalan Lingkar, Kelurahan Gunung Ibul
Kecamatan Gunung Ibul, Kota Prabumulih
Sumatera Selatan – Indonesia



Islamic Center Prabumulih mulai dibangun pada awal tahun 2010, dan membutuhkan waktu cukup lama sampai seluruh komplek ini selesai dibangun secara keseluruhan dan difungsikan sebagaimana mestinya. sampai bulan maret 2014 pemkot prabumulih kembali mengucurkan dana sebesar Rp. 29,68 milyar untuk penyelesaian pembangunan proyek tersebut yang dimenangkan oleh PT. Cindo Abadi Perkasa (CAP) dengan tenggang waktu penyelesaian selama 10 Bulan, sedangkan pihak kontraktor memperkirakan pekerjaan akan selesai selama 6 bulan dengan 200 orang pekerja. Penyelesaian proyek pembangunan Islamic Center ini berbarengan dengan pembangunan Pasar Tradisional Moderen dan Taman Kota Prabumulih.

Komplek Islamic center ini baru diserahterimakan dari pihak kontraktor ke pemerintah kota Prabumulih pada bulan Desember 2014. Dengan demikian baru pada awal tahun 2015 mulai digunakan. Islamic centre yang terletak di Jalan Lingkar Prabumulih ini berhadap hadapan dengan SMAN 7 Kota Prabumulih. seluruh bangunan yang menggunakan konsep Islami itu sangat sejuk dipandang mata. Ornamen-ornamen timur tengah yang dipadukan pada setiap item bangunan.

Kubah dan menara Masjid Islamic Center Prabumulih diantara hijaunya pepohonan

Bangunan Masjid di Komplek Islamic Center ini merupakan salah satu mesjid terbesar dan terluas di Propinsi Sumatera Selatan. di komplek yang sama juga berkantor MUI dan Baznas kota Prabumulih setelah sebelumnya berada satu atap disamping Masjid Nur Arafah. Berpindahnya kantor MUI dan Baznas ke Islamic Center ini mengingat kantor kedua lembaga yang sudah tidak layak, selain itu, diharapkan dengan kedua lembaga itu pindah kesana dapat membantu dalam perawatan maupun pengurusan Islamic Center.

Komplek ini juga dilengkapi dengan bangunan aula yang cukup besar untuk berbagai fungsi umum dan sosial termasuk di dalamnya digunakan oleh pemerintah kota untuk acara acara resmi, seperti yang terjadi pada bulan Januari 2015 saat Walikota Prabumulih melantik para pejabat dilingkungan pemkot bersamaan dengan mutasi 800 PNS sekaligus di lingkungan pemerintahan kota tersebut.

Kubah Masjid Islamic Center Prabumulih diantara pilar pilar Gapura 

Menilik lokasi tempat dimana Islamic Center ini berdiri memang cukup unik. Entah karena kebetulan atau memang direncanakan oleh pihak Pemkot Prabumulih, lokasi tempat Islamic Center ini berdiri bersebelahan dengan komplek Makam Tua yang diyakini oleh masyarakat setempat sebagai makam sesepuh nya kota Prabumulih, Komplek makam yang dikenal dengan nama Kramat Gunung Ibul. Nama yang kini juga menjadi nama kelurahan sekaligus nama kecamatan tempat dimana Islamic Center ini berada.

Kawasan tempat Islamic Center ini berdiri memang kawasan baru yang dulunya merupakan kawasan hutan belukar, kemudian dibuka oleh pemkot dengan membangun ruas jalan lingkar, menyusul kemudian pembangunan fasilitas penunjang lainnya, sehingga kawasan makam kramat yang dulunya berada di tengah hutan-pun kini berada persis dibelakang komplek Islamic Center ini.***

Menara Masjid Islamic Center Prabumulih dari perempatan jalan lingkar karang jaya
bangunan yang masih baru dengan halaman yang belum selesai ditata
Gafura Islamic Center Prabumulih
Beberapa papan nama lembaga yang berkantor di komplek Islamic center
Pintu gerbang yang terkunci di hari libur


Minggu, 16 Oktober 2016

Masjid Assa’adah Polda Sumsel


Masjid Assa'adah Polda Sumsel 

Masjid Assa’adah merupakan masjid yang berada di lingkungan Markas Kepolisian Daerah (Polda) Sumatera Selatan di pusat kota Palembang. Polda Sumsel sebelumnya dikenal dengan nama Polda Sumbagsel karena memang wilayah kerjanya meliputi provinsi provinsi yang berada di bagian selatan pulau Sumatera yakni Provinsi Sumatera Selatan, Jambi, Bengkulu, Lampung dan Bangka Belitung (Babel). Itu sebabnya di prasasti peresmian masjid ini masih disebut dengan nama “Polda Sumbagsel”.

Alamat Masjid Assaadah Polda Sumsel
Komplek Mapolda Sumsel
Jl. Jendral Sudirman, KM 3.5 Kelurahan Pahlawan
Kecamatan Kemuning, Kota Palembang 30128
Sumatera Selatan



Riwayat pembangunan masjid ini direkam dengan jelas dalam prasasti yang dipasang di tembok selatan masjid yang berbunyi :

“Masjid Assa’adah dibangun secara gotong royong oleh warga Polda Sumbagsel dan Masyarakat Palembang atas prakarsa May. Jend. Pol. Drs. Sidarto D.SH. Peletakan batu pertama tgl 15-10-1987 oleh Kapolri Jend. Pol. Drs. Moch. Sanusi. Diresmikan pada tgl 9 september 1988 oleh Kapolda Sumbagsel Drs, M.H. Ritonga, Brigadir Jendral Polisi.”

Beranda Sisi Selatan

Prasasti kedua mencatat tentang pembangunan Menara Masjid Assa’adah, disebutkan bahwa Menara Masjid Assa’adah dibangun secara bergotong royong oleh warga Polda dan masyarakat Sumbagsel, diprakarsai dan diresmikan pada tanggal 27 Januari 1993 oleh Kapolda Sumbagsel Drs.H. Rukman.S, Mayor Jendral Polisi.

Masjid Assa’adah dibangun dengan arsitektur khas Indonesia berupa bangunan masjid dengan berdenah segi empat beratap limas bersusun tiga. Di puncak atapnya kini dilengkapi dengan sebentuk kubah bawang berukuran sedang dengan corak warna biru dan kuning terang. Atap masjid seluruhnya dicata warna hijau. Meski beratap tumpeng, namun tidak ada tiang penopang struktur atap di dalam masjid.

Di dalam masjid Assa'adah sesaat setelah sholat Jum'at

Tiga sisi bangunan dilengkapi dengan teras. di teras sisi timur teradapat beduk berukuran cukup besar yang merupakan persembahan dari Sat Brimobda Polda Sumbagsel tanggal 12 April 1988. Padma yang merupakan lambang kesatuan Sat Brimob jelas terukir di beduk tersebut.

Selain kantor Sekretariat di masjid ini juga menjadi kantor bagi LPPTKA – BKPRMI atau Lembaga Pembinaan dan Pengembangan TK Al-Qur’an – Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia, dan Sekretariat Irmas Assa’adah Mapolda Sumsel.

Himbauan Sholat Tepat Waktu dari Kapolda Sumsel

Himbauan sholat berjama'ah dari Pak Kapolda yang juga Profesor 

Ada hal yang cukup menarik di Lingkungan Polda Sumsel, tidak saja masjid nya yang selalu ramai Jemaah setiap waktu sholat, tapi ternyata dibalik itu ada satu himbauan dari Kapolda Sumsel Irjen Pol. Prof. Dr. Iza Fadri, kepada seluruh jajarannya untuk selalu menunaikan sholat wajib berjamaah. Himbauan tersebut berisi dua poin yakni :

  1. Menghentikan seluruh aktifitas ketika adzan telah berkumandang
  2. Untuk kemudian segera melaksanakan sholat berjamaah di masjid dan mushola terdekat.

Semoga langkah yang diambil pak Profesor ini diikuti oleh para jenderal lainnya di tanah air demi meningkatkan ketaqwaan jajarannya pada ahirnya menciptakan aparat yang bersih dan Profesional. dan semoga jajaran Polda Sumsel senantiasa istiqomah. Aamiin. ***

Foto Foto Masjid Assa'adah

Teras Utara Masjid Assa'adah, di sebelah kiri adalah ruang kantor sekretariat pengelola masjid dan dibagian bawahnya adalah prasasti peresmian masjid.
Beduk Persembahan Sat Brimob Polda Sumbagsel
Beduk Persembahan Sat Brimob Polda Sumbagsel
prasasti peresmian masjid
Prasasti Peresmian menara
Menara Masjid Assa'adah
Masjid Assa'adah
BONUS, pemandangan langit diatas Mapolda Sumsel
-------------------------

Sabtu, 15 Oktober 2016

Masjid Istiqlal Bandar Jaya

Istiqlal secara harfiah berarti merdeka. Demikian nama masjid yang kini berdiri megah di tengah tengah kota kecil Bandarjaya di kabupaten Lampung Tengah.

Bukan hanya Jakarta yang memiliki masjid Istiqlal, Sebuah desa di Kabupaten Lampung Tengah pun memiliki masjid dengan nama yang sama. Masjid Istiqlal Bandar Jaya Namanya. Bandar Jaya adalah Kota Kecil Kecamatan Terbanggi Besar, Kabupaten Lampung Tengah,provinsi Lampung.

Bandar Jaya dilintasi oleh Jalan Raya Lintas Sumatera. Secara administratif, Bandar Jaya terbagi atas 2 kelurahan, yakni Bandar Jaya Barat dan Bandar Jaya Timur. Bandar Jaya Barat terletak di sebelah barat Jalan Raya Lintas Sumatera dan Bandar Jaya Timur terletak di sebelah timur Jalan lintas Sumatera.

Lokasi Masjid Istiqlal Bandarjaya
Jalan lintas timur sumatera, Desa Bandar Jaya
Kecamatan Terbanggi Besar, Kabupaten Lampung Tengah
Provinsi Lampung 34163


street view


Masjid ini menjadi pusat peribadatan di Bandar Jaya sekaligus sebagai tempat singgah para musafir, juga merupakan masjid termegah di Kabupaten Lampung Tengah. Di Bandar Jaya terdapat dua pusat perbelanjaan, yaitu Plaza Bandar Jaya dan Chandra Superstore Bandar Jaya yang lokasinya berseberangan dengan masjid ini.

Masjid Istiqlal Bandar Jaya merupakan salah satu simbol dari desa bandar jaya. Sebelum berdiri seperti sekarang ini, masjid Istiqlal merupakan renovasi dari masjid Istiqlal yang terdahulu, yang berlokasi di belakang masjid yang sekarang. ***

Bangunan lama Masjid Istiqlal Bandar Jaya, masih terawat sampai hari ini dan difungsikan sebagai tempat belajar mengajar keislaman.
kubah masjid Istiqlal Bandar Jaya diantara pepohonan.
Dari sudut yang lain.
MERIAH. selama bulan Romadhon, disekitar masjid Istiqlal Bandar Jaya yang juga berseberangan dengan pusat perbelanjaan di kota itu meriah dengan aneka warna gerai produk yang digelar disana.

-----------------

Baca Juga Masjid Masjid Lampung Tengah Lainnya


Minggu, 09 Oktober 2016

Masjid Taqwa Terbanggi Besar

Masjid Bustanul Ulum diantara pohon singkong yang menghijau

Masjid Taqwa ini berada di komplek Sekolah Islam Bustanul Ulum Terbanggi Besar di Kecamatan Terbanggi Besar Kabupaten Lampung Tengah, merupakan salah satu masjid yang berada di jalur lintas timur pulau Sumatera. Di dalam komplek ini terdapat Sekolah Islam mulai dari TK hingga SMK, berbasis sekolah Islam Terpadu.

Jalan Lintas Timur Sumatra No.15
Jalan Lintas Timur KM 76 Desa Terbanggi Besar,
Kecamatan Terbanggi Besar, Kab. Lampung Tengah
Provinsi Lampung
Koordinat : -4.835959, 105.225691



Sampai dengan musim mudik lebaran tahun 2016/1437H masjid ini belum selesai 100% dan masih membutuhkan dana setidaknya RP. 400 juta sebagaimana terpampang di sebuah spanduk di depan masjid ini yang mengajak siapapun untuk mengisi tabungan akhirat dengan membantu pembangunan masjid ini. Anda berminat ?. ***

Butuh dana Rp. 400 juta lagi (medio Romadhon 1437H)
Siswa siswi sekolah Islam Bustanul Ulum sedang melaksanakan kegiatan rutin sholat dhuha di halaman sekolah (foto dari bustanululumlamteng)
Jalan disebelah kiri foto adalah akses menuju ke komplek sekolah Islam Bustanul Ulum Terbanggi Besar

-----------------

Baca Juga Masjid Masjid Lampung Tengah Lainnya


Sabtu, 08 Oktober 2016

Masjid Al-Hidayah Banjar Agung Tulang Bawang

#Masjid Masjid di Jalan Lintas Sumatera

Masjid Al-Hidayah Banjar Agung, Kabupaten Tulang Bawang, Provinsi Lampung

Alamat Masjid Al-Hidayah

Jl. Lintas Timur Sumatera, Desa Banjar Agung, Kecamatan Banjar Agung
Kabupaten Tulang Bawang, Propinsi Lampung
koordinat : -4.327926, 105.224376



Tentang Banjar Agung

Banjar Agung adalah nama desa sekaligus kecamatan di Kabupaten Tulang Bawang – propinsi Lampung, berjarak 24 km dari kota Kabupaten, Banjar Agung terletak di Jalur Lintas Timur Sumatera dari kota Bandar lampung menuju Palembang. Memasuki Banjar Agung di Kabupaten Tulang Bawang.

Nuansa Pulau Dewata Bali cukup terasa kental dengan banyaknya bangunan vihara vihara kecil di pekarangan rumah rumah penduduk yang beragama Hindu yang dulunya merupakan transmigran dari pulau Bali. Suasana jalanan nya juga diperindah dengan aneka janur yang dibentuk aneka rupa. Banjar Agung, Tulang Bawang Merupakan Pusat dagang teramai di Tulang Bawang dengan pasarnya yg dikenal dengan nama Pasar Unit 2 Tulang Bawang.

Nuansa Pulau Dewata di Desa Banjar Agung Kabupaten Tulang Bawang Provinsi Lampung

Tentang Masjid Al-Hidayah 

Arsitektur Masjid dua lantai ini memang cukup unik dan menarik, mirip dengan bangunan bangunan kuno di India. Kubah berbahan metal ukuran besar di puncak nya, di perindah dengan empat menara kecil langsing di ke empat sudut atap.

Menara seperti itu dalam ukuran besar merupakan ciri khas bangunan masjid dan Istana dari dinasti Mughal – India. Area di bawah kubahnya itu digunakan oleh muazin untuk mengumandangkan azan. Sedangkan bila di bangunan istana kerajaan area tersebut merupakan tempat keluarga istana bersantai menikmati pemandangan dari ketinggian.

Megah dan Unik

Bangunan masjid ini dibangun berlantai dua dengan tangga akses di bagian dalam sebelah kiri. Ruang sholat utama di lantai dasar yang dipakai untuk pelaksanaan sholat rawatib. lantai dua haya dipakai untuk sholat Jum’at, hari raya dan peringatan hari besar Islam. ruangan utamanya disekat dibagian tengah ruangan untuk memisahkan ruangan Jemaah pria dengan Jemaah wanita.

Ruangannya yang besar membuat suasana didalam ruangan terasa sejuk meski tanpa penyejuk udara dan kipas angin. Singgah ke masjid ini dalam perjalanan mudik 2016 dalam suasana siang yang hening nyaman untuk melepas penat sejenak hingga waktu sholat Zuhur tiba. ***

Interior Lantai Satu, lukisan langit di flapon masjid sepertinya sedang menjadi trend di interior berbagai masjid yang baru dibangun saat ini.
Papan pengumuman disamping tangga akses ke lantai dua
Jawl Sholat
Interior Lantai dua
Void di lantai dua
Tangga Akses dari dan ke lantai dua

---------------------

Baca Juga Masjid Masjid di Tulang Bawang Lainnya

Minggu, 02 Oktober 2016

Masjid Al-Amanah Kodim 0421 Lamsel

Beranda Masjid Al-Amanah

Selama musim mudik lebaran 2016, Kodim 0421 Lampung Selatan menyediakan posko mudik di depan Markas mereka di Kalianda, tidak seberapa jauh dari Masjid Agung Kalianda. Posko yang tidak terlalu ramai disinggahi para pemudik, namun justru itu yang menarik untuk kami hampiri.

Petugas jaga nya cukup ramah meski berseragam loreng tentara, karena memang tentara dan di markas tentara toh. mengingat posko mudiknya berada di sisi jalan raya, maka pemudik yang berniat untuk istirahat disana diarahkan menuju ke Masjid Al-Amanah di dalam komplek Markas Komando Distrik Militer 0421 Lampung Selatan ini.

Masjid Al-Amanah
Komplek Markas Komando Distrik Militer 0421 Lampung Selatan
Jl. Trans Sumatera Km. 45, Kalianda, Kabupaten Lampung Selatan
Provinsi Lampung



Disamping masjid ada pendopo dan lapangan upacara yang luas. seperti maskas tentara dimanapun, Makodim 0421 inipun terlihat asri, bersih dan tertata apik. beberapa anggota tentara terlihat sedang sibuk merapikan rerumputan di sekitar lapangan upacara yang letaknya bersebelahan dengan masjid ini.

Berdasarkan plakat yang dipasang disamping pintu masuk masjid, disebutkan bahwa Masjid Al-Amanah Kodim 0421 ini diresmikan oleh Komandan Kodim 0421 Lampsel, Letkol Infantri Efran Gunawan,  pada tanggal 17 Agustus 2014.***

MASJID BERSAYAP. Langit Kalianda yang cerah dengan semburat awan putih di bulan Syawal 1437 memberikan efek seolah olah ada dua sayap bagi atap masjid Al-Amanah di Komplek Kodim 0421 Lampung Selatan ini.
Masjid Al-Amanah 
Masjid Al-Amanah 
Masjid Al-Amanah 
Menara Masjid Al-Amanah 
Beranda
Pintu Utama
Interior

----------------

Baca Juga Masjid Di Lampung Selatan Lainnya