Jumat, 15 Juli 2016

Masjid Jami' Al-Azhar Jakapermai Bekasi

BLUE MOSQUE. Masjid Jami' Al-Azhar, Masjid Kubah Biru di Jakapermai Bekasi. 

Masjid Jami' Al-Azhar Jakapermai Bekasi
Jl. Raya Kalimalang (Jl. KH. Nur Ali), Jakasampurna
Bekasi Barat, Kota Bekasi, Jawa Barat
(021) 88850941



Sajadah merah yang tebal dan empuk, lantunan bacaan ayat suci dari imam yang merdu dan mendayu, ditambah dengan suasana di dalam masjid yang adem ayem, sejuk dan tenang, merupakan keunggulan masjid satu ini. Aroma harum dari minyak wangi yang disemprotkan ke sajadah tercium kuat di dalam masjid. Atap masjid dibangun begitu tinggi memungkinkan sirkulasi udara berjalan lancar. 

Masjid Al-Azhar Jakapermai ini memiliki kemiripan dengan Sultan Salahudin Abdul Aziz di Shah Alam, Selangor, Malaysia, kubah dan Menara masjid ini terlihat dengan jelas dari ruas tol Jakarta-Cikampek di sekitar Bekasi Barat. Sedangkan mimbar nya berukuran  sangat besar dibandingkan ukuran normal mimbar mimbar masjid di tanah air, mirip dengan mimbar masjid-masjid di Timur Tengah/Turki.

MIMBAR BESAR. Didalam masjid ini ada mimbar besar dan tinggi seperti masjid masjid di Turki. Karpet merah yang tebal dan empuk dan udara yang sejuk.
Masjid ini dikelola oleh Yayasan Waqaf Al Muhajirin Jakapermai, yang juga sebagai pengelola sekolah-sekolah Islam Al-Azhar yang dibangun di area tersebut. Lahan untuk masjid ini sudah diperoleh sejak tahun 1980 beserta surat surat perizinan yang diperlukan serta dana pembangunan yang berangsur angsur terkumpul. Semula dirancang, pembangunan selesai akhir tahun 2000, dengan perkiraan biaya sekitar Rp. 3 milyar, hanya saja hingga tahun 2010 bangunan masjid belum juga terwujud, namun saat itu Yayasan telah berhasil membangun dan mengelola sekolah Taman Kanak Kanak yang kini berada disebelah masjid.

Pengurus Yayasan periode kelima (1998-2001) bertekad melanjutkan pembangunan. Kegiatan dimulai pada permulaan agustus 1998, dengan memfungsikan bangunan yang masih berbentuk kerangka beton sebagai tempat beribadah dan kegiatan lainnya. Dari sinilah kegiatan penyelesaian pembangunan masjid dimulai kembali dan terus berjalan hingga sekarang. Menurut prasasti yang ada di sana, masjid ini diresmikan pada 09 Agustus 2006 oleh Wapres RI waktu itu, Jusuf Kala.

DIBAWAH KUBAH. dengan empat pilar besar penopangnya
LAMPU GANTUNG. di pasang di area depan mihrab

---------------------

Baca Juga