Sabtu, 08 Desember 2012

Masjid Jami' Baitul Mu'min Sukarukun (under construction)

Berdiri megah di simpang tiga Buni Ayu Desa Sukarukun, inilah masjid Jami' Baitul Mu'min. (lihat foto di Panoramio)

Fitur utama bangunan masjid di kecamatan Sukatani yang satu ini sangat unik. Bentuknya mengingatkan pada bangunan bangunan masjid di masa kejayaan dinasti Islam Mughal di anak benua India, namun dengan corak warna yang sama sekali berbeda.  Paduan warna warna cerah yang digunakan pada kubah masjid ini membuatnya begitu menarik pandangan mata.

Masjid Jami’ Baitul Mu’min, begitu namanya. Pembangunan masjidnya sendiri sebenarnya masih berlangsung dan masih membutuhkan banyak dana untuk menyelesaikannya. Proses peletakan batu pertama proyek perluasannya telah dilaksanakan pada hari Senin tanggal 12 Juli 2010 yang lalu, namun hingga kini kendala dana masih menghambat penyelesaian pembangunannya.

Masjid Jami’ Baitul Mu’min
Jl. Raya Simpang Tiga Buni Ayu RT.01/01
Desa Sukarukun 17630, Kecamatan Sukatani
Kabupaten Bekasi 17637
Jawa Barat - Indonesia.
Koordinat : 6°13'1.37"S 107° 9'33.31"E





Tak terlalu sulit menemukan masjid ini. bila anda tahu komplek perumahan sukaraya di Jalan raya Sukatani, sekitar 80 meter menjelang gerbang perumahan tersebut dari arah Pilar, ada simpang jalan disebelah kiri. Jalan tersebut adalah ruas jalan menuju ke Tambelang. Masuk ke jalan tersebut, melewati jembatan dan tak jauh dari sana anda akan bertemu dengan Masjid ini disebelah kanan jalan tepat di tusuk sate (simpang tiga Buni Ayu).

Pencanangan pembangunan masjid Jami Baitul Mu’min ini dilaksanakan bersamaan dengan peringatan Maulid Nabi Muhammad Saw 1431, H. bertepatan dengan tanggal 12 Juli 2010 yang lalu . Acara yang memang telah rutin diselenggarakan tersebut menjadi sedikit berbeda kala itu karena dibarengi dengan pencanangan renovasi masjid dan pembentukan panitia pembangunannya. Disebutkan oleh panita bahwa pembangunan masjid ini membutuhkan dana sekitar 1 Milyar Rupiah.

Peletakan batu pertama pembangunan masjid Jami' Baitul Mu'min telah dilaksanakan pada tanggal 20 Juli 2010 yang lalu. (lihat foto di Panoramio)

Rencananya bangunan masjid ini akan dibangun dua lantai berukuran 12x15meter. Perluasan dan renovasi masjid ini dilaksanakan untuk menampung jemaah yang semakin membludak, karena memang masjid ini telah menjadi sarana ibadah bagi warga setempat termasuk warga perumahan yang berada di Desa Sukarukun dan bagi para karyawan yang berada dekat dengan masjid ini.

Satu komplek dengan masjid ini telah berdiri Yayasan Pendidikan Islam Al-Mu'min (YAPIM) SMP Islam Al-Mu'min. Yayasan yang juga mengurus Masjid Jami’ Baitul Mu’min ini diketuai oleh Ust. Kardi Leo. Tahun 2012 ini merupakan tahun ke delapan bagi SMP Islam Al-Mu’min dengan fasilitas 8 ruang kelas dan mendidik setidaknya 129 siswa, di didik oleh 18 guru , dengan extra kulikuler PMR dan Kepramukaan.***

Dana jalanan. Meski sudah dihimbau oleh MUI agar ummat tidak meminda sumbangan pembangunan masjid di jalanan, namun sepertinya sejauh ini metoda penggalangan dana satu ini masih merupakan cara paling efektif untuk menggalang dana. (lihat foto di panoramio)
masjid dan sekolah. bangunan diseblah kanan foto itu adalah gedung sekolah SMP Islam Al-Mu'min yang dikelola oleh yayasan yang sama dengan yayasan yang mengelola masjid ini. (lihat foto di panoramio)
Masjid Jami' Baitul Mu'min dari arah pertigaan Buni Ayu. (lihat foto di panoramio)

Update Februari 2017

Setelah hampir lima tahun berlalu
Setelah hampir lima tahun berlalu

----------------

Baca Juga :