Rabu, 08 Agustus 2012

Masjid Iqro BPPT, Area Parkir yang Disulap Jadi Rumah Allah


Berbeda dengan masjid-masjid di perkantoran lainnya. Masjid Iqro di gedung Balai Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) bukan bangunan tersendiri yang berdiri kokoh dan megah dengan arsitektur kubah dan menara yang menjulang. Ataupun dinding bangunan dari marmer.

Masjid yang berada di lantai dua gedung BPPT, Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat ini dulunya merupakan area parkir kendaraan yang sangat luas. Karena tuntutan kebutuhan, tempat parkir ini lalu disulap menjadi masjid yang sangat nyaman dan luas.

Begitu berada di lantai dua, Anda akan langsung berada di selasar masjid Iqro. Perpaduan warna putih, hijau dan kuning membuat masjid ini terasa sejuk. Untuk masuk ke ruang salat utama, Anda harus kembali naik tangga yang landai dan lebar.


Lihat Badan Perencanaan dan Penerapan Teknologi di peta yang lebih besar

Masjid yang mulai dibangun pada tahun 1998 ini diresmikan pada 7 November 2003 oleh Menteri Negara Riset dan Teknologi sekaligus kepala BPPT ketika itu, Hatta Radjasa.

Meski bekas area parkir, masjid ini mampu menampung hingga 2000 jemaah. Setiap salat Jumat masjid Iqro dipenuhi jamaah tidak hanya dari pegawai BPPT, tapi juga pegawai di Menara Thamrin dan masyarakat umum.

"Ruangan utama plus selasar bisa mencapai sekitar 2000 orang. Bisa penuh kalau salat Jumat. Soalnya dari gedung-gedung sebelah juga salat di sini. Misalnya dari Menara Thamrin," ujar takmir Masjid Iqro, Oki kepada detikRamadan, Minggu (5/8/2012) lalu.

Di lantai selasar, terdapat tempat penitipan sandal. Sementara tempat wudhu ada di lantai ruang salat utama.

Ruang salat utama dilengkapi dengan fasilitas pendingin udara di setiap sisinya. Jadi jangan khawatir, walau atapnya rendah, ruangan salat ini sangat sejuk dan nyaman untuk beribadah.

Dinding dan tiang dalam masjid ini dihiasi ukiran kuningan yang berbentuk bunga. Sementara di bagian atapnya terdapat gypsum yang diukir lafadz Allah.

Di bulan Ramadan ini, masjid Iqro memiliki agenda buka bersama setiap hari Senin-Jumat; tausiyah setelah Zuhur setiap hari Senin, Selasa, dan Rabu, serta I'tikaf pada 14 Agustus 2012 mendatang.

"Kalau takjil setiap Senin sampai Jumat, kami menyediakan 85 takjil. Nanti ketika I'tikaf juga disediakan makan sahur," pungkas Oki.