Selasa, 10 Juli 2012

Masjid Raya Darussalam Palangkaraya Direnovasi Rp 120 Miliar

Masjid Raya Darussalam Palangkaraya 
Pemprov Kalteng merencanakan merenovasi Masjid Raya Darussalam Palangkaraya. Dari Rp 120 miliar yang diproyeksikan, saat ini sudah dikucurkan Rp 20 miliar.

Dana tersebut diperuntukkan bagi penimbunan lahan masjid yang berada di kawasan Islamic Center Jalan G Obos Palangkaraya. Selanjutnya, pembangunan fisik mulai dilakukan.

"Ini sudah menjadi komitmen gubernur untuk merenovasi masjid raya," jelas Wagub Kalteng Achmad Diran, Selasa (10/7/2012).

Renovasi Masjid Darussalam ditargetkan rampung pada 2015. Namun terbatasnya dana pemerintah mengharuskan Pemprov mengalokasi penganggarannya secara bertahap melalui APBD.

Pemprov Kalteng pada 2012 mengalokasi dana bantuan rumah ibadah umat Islam sebesar Rp 35,75 miliar. Selain bagi masjid raya, bantuan juga diberikan bagi masjid dan musala di seluruh kabupaten/kota yang menyampaikan usulan pembiayaan kepada pemprov. Antara lain Rp 1 miliar bagi Masjid Muhammadiyah Darul Arqam dan perbaikan asrama haji serta embarkasi haji Rp 2 miliar.


Lihat Masjid Raya Darussalam Palangkaraya di peta yang lebih besar

Dibanding bantuan rumah ibadah bagi umat lain di Kalteng, kata Diran, jumlah ini paling besar alokasinya dalam APBD. Ini juga disesuaikan dengan jumlah proposal pembiayaan yang masuk ke pemprov dari pengurus rumah ibadah di seluruh kabupaten/kota.

"Tolong ingatkan saya. Tahun depan anggaran untuk Masjid Darussalam dinaikkan menjadi Rp 30 miliar karena pembangunannya harus sesuai jadwal dan ini juga menyangkut wibawa pemerintah," kata Diran, dalam berita di laman Tribun Kalteng.*