Senin, 16 Juli 2012

Masjid Pertama di Propinsi P.E.I Kanada Diresmikan


Masjid Dar-As-Salam dibangun seperti kebanyakan  bangunan setempat, tidak seperti bangunan masjid yang kita kenal dengan kubah besar dan menara

Muslim di kota Charlottetown, Propinsi P.E.I (Prices Edward Island), Kanada kini dapat tersenyum bahagia setelah sekian tahun lama nya mengimpikan memiliki sebuah masjid, ahirnya impian itu kini menjadi nyata dengan diresmikannya Masjid Dar As-Salam di kota Charlottetown, propinsi P.E.I. Kanada, yang menjadi masjid pertama di pulau yang merupakan propinsi terkecil di Kanada tersebut.

Kota Charlottetown merupakan Ibukota dari Propinsi Prince Edward Island (P.E.I) yang merupakan propinsi terkecil di Canada. Pulau Prince Edward terhubung langsung dengan daratan besar Kanada melalui sebuah jembatan laut sepanjang 13 kilometer bernama Jembatan Konfederasi (Confederation Bridge / Pont De La Confederation).

Peta lokasi Kota Chaelottetown di propinsi Price Edward Island, Canada
Masjid Dar As Salam diresmikan hari Sabtu pekan lalu (14/Juli/2012) dihadiri oleh seluruh muslim di propinsi pulau tersebut. Masjid Dar As Salam P.E.I ini berada di 15 MacAleer DriveKota Charlottetown, Propinsi Prince Endward Island, Kanada.

Merujuk kepada google earth / google map, lokasi masjid ini berada di ujung barat daya Bandara Charlottetown, dan hanya terpaut sekiat 200 meter dari Gereja Good News Baptist Church-Fundamental, atau sekitar 100-an meter dari gerbang Bandara Charlottetown.

Muslim Society of Prince Edward Island/ Masjid Dar-As-Salam
15 Macaleer Dr, Charlottetown, PE C1E 2A1
Find them in facebook


Pembangunan masjid ini diselenggarakan oleh Komunitas Muslim setempat dengan dana swadaya jemaah, proses pembangunannya telah dimulai sejak empat tahun lalu. Sebelum masjid ini dibangun komunitas muslim disana yang jumlahnya memang sangat sedikit menyelenggarakan ibadah sholat berjamaah dengan menumpang di aula gereja. Di hari minggu gereja dipakai oleh umat Kristen dan tiba di hari Jum’at digunakan oleh muslim disana untuk menunaikan ibadah sholat fardhu Jum’at.

Kini setelah masjid Dar As Salam resmi dibuka komunitas muslim disana dapat dengan leluasa menjalan aktivitas komunal mereka termasuk sholat berjamaah, aktivitas sosial dan budaya termasuk pendidikan bagi putra putri mereka, di masjid yang baru berdiri tersebut.


Pada saat peresmian masjid seluruh anggota komunitas berkumpul disana dengan membawa anggota keluarga mereka. Upacara peresmian ditandai dengan pemotongan kue oleh presiden komunitas muslim P.E.I, Najam Chishti. Dalam sambutannya beliau mengatakan bahwa pembangunan masjid tersebut tidak akan terwujud tanpa kerjasama dari seluruh komponen masyarakat P.E.I.

Organisasi muslim setempat bernama The Muslim Society of P.E.I dibentuk tahun 1990 untuk menyatukan komunitas muslim disana. Upaya pembangunan masjid digulirkan dengan penggalangan dana dari seluruh jemaah. Komunitas kecil muslim di P.E.I ini kebanyakan berasal dari Timur Tengah termasuk Mesir….

Masjid Dar-As-Salam Charlottetown, P.E.I, Kanada, saat dalam proses penyelesaian ahir. sama sekali tidak mirip dengan bangunan masjid, lebih mirip dengan bangunan lain di kawasan tempatnya berdiri.
Pada saat rencana pembangunan masjid pertama kali digulirkan, panitia pembangunan hanya mengantongi dana kurang dari $100 ribu, rasanya tidak mungkin dapat dilakukan untuk mengumpulkan dana hingga setengah juta dolar hanya dalam waktu enam bulan. Namun berkat kerja keras dari panitia penggalangan dana yang diketua oleh Dr. Suleiman Sefau, sukses menangguk dana dari berbagai kalangan.

Metoda penggalangan dana dilakukan dengan mengirimkan ratusan surat, menelepon semua pihak yang dianggap dapat membantu termasuk kolega, sahabat dan saudar, malam penggalangan dana, bazaar makanan, permintaan dana dari individu ke individu lainnya sampai ahirnya berhasil mendapatkan dana yang dibutuhkan.

Interior Masjid Dar-As-Salam :: meski bangunannya tidak mirip masjid, namun arah masjid Dar-As-Salam ini tepat mengarah ke Kiblat. sehingga tidak perlu memiringkan sajadah di dalam ruangannya
Masjid Dar As Salam tidak saja menyelenggarakan kegiatan ibadah rutin, tapi juga berfungsi sebagai Islamic Center dengan menyelenggarakan program pendidikan Sunday School (Sekolah Minggu untuk anak anak –mirip dengan program Gereja), halaqoh, belajar membaca Al-Qur’an serta ta’lim bagi jemaah muslim dan muslimah. Masjid ini juga terbuka bagi non muslim dalam suasana yang  bersahabat guna menciptakan iklim yang baik bagi dialog lintas kepercayaan, perdamaian dan saling pengertian.

Acara peresmian tersebut turut dihadiri Walikota Charlottetown, Mayor Clifford Lee yang hadir dalam acara open house di masjid tersebut. Beliau sempat berujar  bahwa masjid tersebut merupakan satu contoh pengakuan akan pentingnya para imigran di P.E.I dan bagaimana masjid tersebut menjadi contoh sempurna bagi sebuah tempat dimana semua orang dari komunita masyarakat dapat datang dan berkumpul disana.

Jembatan Konfederasi (Confederation Bridge / Pont De La Confederation) yang menghubungkan Price Edward island dengan daratan utama Kanada. Besar ya dan panjang nya mencapai 13 kilometer, maklumlah karena memang jembatan lintas laut.
Komunitas kecil muslim di P.E.I yang sebagian besar adalah imigran telah menjadi bagian integral dari pulau tersebut, mereka secara aktif terlibat dalam semua aktivitas sosial kemasyarakatan termasuk dalam berbagai aktivitas penggalangan dana bagi pembangunan rumah sakit, Bank makanan, hingga penggalangan dana untuk palang merah Kanada.

Selamat untuk saudara saudara muslim di P.E.I

Sumber

nationsencyclopedia.com  - prince Edward island