Minggu, 06 Mei 2012

Masjid Besar Syiarul islam, Lemah Abang

Gapura Masjid Besar Syiarul Islam, Lemah abang, Desa Simpangan, Cikarang Utara.


Masjid Besar Syiarul Islam berada hanya beberapa meter dari stasiun Lemah Abang ke arah Jababeka. lokasinya berseberangan dengan komplek pemakaman yang sudah tertutup untuk umum. Berdekatan dengan masjid ini diseberang jalannya berjejer berurutan dari arah stasiun Lemah Abang adalah Sekolah Dasar Negeri Simpangan 01, Komplek Madrasah Aliyah dan Sekolah Menengah Pertama Negeri 02 Cikarang Utara.

Lokasi dan Alamat Masjid Besar Syiarul Islam

Masjid Besar Syiarul Islam
Jalan Raya Lemah Abang, Desa Simpangan
Kecamatan Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi
Jawa Barat – Indonesia





Akses ke masjid ini cukup mudah baik dengan kendaraan pribadi (lihat peta) ataupun dengan kendaraan umum. Angkot (angkutan kota) tersedia hingga sekitar pukul 9~10 malam. Dari Lippo Cikarang & Jababeka naik Angkot bernomor K33 (Lippo – Lemah Abang) yang menuju ke Lemah abang, masjid Syiarul Islam berada di sisi kiri jalan raya tak lama setelah melewati RS. Annisa dan gerbang perumahan Graha Cikarang.

Stasiun Lemah Abang menjadi satu satunya tempat di Cikarang yang masih mengabadikan nama Lemah Abang hingga kini, kecamatan Lemah Abang telah lama dihapus setelah wilayahnya dipecah pecah menjadi beberapa kecamatan yang kini semuanya menggunakan nama Cikarang, bukan Lemah Abang.

Tampak depan Masjid Besar Syiarul Islam, Lemah abang, Desa Simpangan, Cikarang Utara.

Bisa jadi hal tersebut mengikuti branding yang dipakai oleh dua kawasan industri besar yang beroperasi di wilayah kecamatan Lemah Abang (saat itu) yang justru menggunakan nama Cikarang bukan Lemah Abang walaupun notabene beroperasi di wilayah kecamatan Lemah Abang.

Yakni Kota Jababeka yang sebelumnya memakai nama ”Cikarang Industrial Estate” untuk kawasan industrinya dan nama “Kota Hijau Cikarang Baru” untuk kawasan hunian yang dikembangkannya, serta Lippo City yang lalu mengganti namanya menjadi “Lippo CIkarang”, mengikuti himbauan pemerintah (kala itu) agar nama nama korporasi tidak menggunakan kata kata berbahasa asing.

Masjid Besar Syiarul Islam, Lemah abang, Desa Simpangan, Cikarang Utara.

Apapun itu, yang pasti kini, bila disebut nama Lemah Abang, orang Cikarang langsung merujuk kepada nama Stasiun Kecil yang semakin sepi dan di seberangnya berdiri bangunan pasar tradisional dengan nama yang sama. Stasiun kecil ini sempat coba diramaikan kembali dengan mengaftikan rute KA Eksekutif jurusan Lemah Abang – Jakarta dan sebaliknya, namun sepertinya rute itu kurang diminati.

Ekterior Masjid Jami’ Syiarul Islam

Tampilan luar Masjid Jami’ Syiarul Islam ini cukup unik dengan kubah besar yang menutupi bagian serambinya. Paduan sebatang pilar dan kubah besar dan kisi kisi-nya itu menampilkan bentuk yang cukup unik, seperti sebuah kapal luar angkasa. Namun kubah yang letaknya cukup tinggi ini mengakibatkan tempias di serambi pada saat hujan deras.

Masjid Besar Syiarul Islam, Lemah abang, Desa Simpangan, Cikarang Utara.

Kubah serambi ini justru yang menjadi vocal point masjid Jami’ Syiarul Islam, tampak dari kejauhan dan sangat menonjol. Tangga masjid ini dibangun untuk bisa di akses dari dalam maupun dari luar masjid. Tangga akses dari luar diletakkan disisi kiri dan kanan serambi. Sedangkan di bawah tangga dimanfaatkan sebagai area penitipan alas kaki.

Keseluruhan dinding lantai dasar masjid ini di pasang jendela jendela kaca berukuran besar kecuali sisi mihrab. Sementara dinding lantai dua dibiarkan terbua dengan lengkungan lengkungan berpagar besi tahan karat setinggi lebih kurang 80cm memberikan sirkulasi udara yang leluasa. Pintu akses disediakan di sisi kiri dan kanan. Dan pintu utama tentu saja berada di serambi depan di bawah kubah utamanya.

Interior Masjid Jami’ Syiarul Islam

Masjid Besar Syiarul Islam, Lemah abang, Desa Simpangan, Cikarang Utara..

Masuk ke masjid ini akan anda temui suasana berbeda dengan masjid masjid lain, tidak ada rambu rambu “dilarang tidur di dalam masjid” seperti biasa kita jumpai di masjid masjid. Bakda zuhur justru ada beberapa jemaah yang beristirahat tiduran di masjid ini dengan tenang.

Ruang dalam masjid Besar Syiaul Islam di bagi dalam 3 lorong yang dipisahkan oleh jejeran 6 pasang pilar penyanggah lantai dua masjid. Kesemuapilar penyanggah itu tidak dilengkapi lengkungan. Sisi paling depan di dekat mihrab di sediakan void (ruang terbuka) antara lantai dasar dan lantai dua. Di area itu digantungkan lampu hias yang dibungkus dengan jarring jarring, mungkin untuk mencegah debu.

Mihrab Masjid Besar Syiarul Islam, Lemah abang, Desa Simpangan, Cikarang Utara.

Mihrab masjid dihias dengan kayu berukir flora merambat dan sulur sulur, sangat menarik. Mimbar untuk khatib berkhutbah di masjid ini juga dibuat dari kayu jati berukir flora merambat. dibagian atas mimbar dihias dgn kalimat tauhid. Mimbar diletakkan di dalam mihrab. Seluruh tembok dalam pada sisi mihrab dilapis dgn marmer warna gelap untuk menghadirkan ke khusu’an bagi jemaah.

Untuk mereduksi panasnya cuaca Cikarang interior lantai dasa Masjid dilengkapi 10 unit kipas angin dipasang di langit langit lantai dasar bagi kenyamanan jemaah. Sedangkan karpet masjid ini dipilih karpet panjang tanpa fola gambar sajadah pada motifnya. Sajadah seperti ini jauh lebih efektif dalam mengatur kerapihan jemaah karena jemaah tidak berpatokan pada pola sajadah dalam mengatur kerapatan shap.

Pengurus Masjid Besar Syiarul Islam

Ketua DKM Syiarul Islam saat ini dipegang oleh Drs. H. Ubaidillah H. MPd. Sedangkan bendahara dipercayakan kepada H Ceceng Hidayat / H Ujang Thamrin. Ikhtisar keuangan Masjid Besar Syiarul Islam di bulan Agustus 2011 lalu cukup sehat. Dengan Saldo sebesar Rp. 13.827.859. total pengeluaran sebesar Rp. 4.994.000 dan pemasukan Rp. 18.821.000. pemasukan dari kencleng sholat Jum’at nya saja mencapai Rp. 3.989.000.

Sejarah Masjid Besar Syiarul Islam 

Menurut penuturan para tetua di Lemah Abang, Masjid Besar Syiarul Islam pertama kali dibangun tahun 1915 oleh Raden latif dan Raden Kahfi yang berasal dari Sukaraja Cileungsi Kabupaten Bogor. pada saat pertama kali dibangun masih berupa bangunan masjid sederhana dengan dinding bambu, seiring dengan perkembangan zaman masjid tersebut terus diperbaiki dan dibangun sampai ke bentuknya saat ini. 

Diseberang masjid ini terdapat komplek pemakaman yang pada masa awalnya merupakan Taman Makam Pahlawan sebelum kemudian Jenazah para syuhada yang dimakamkan disana dipindahkan ke Taman Makam di Kota Bekasi bersamaan juga dengan pemindahan beberapa makam pahlawan tak dikenal dari sekitar lahan yang kemudian dijadikan Stasiun Cikarang (kini telah menjadi SGC Mall). Beberapa makam pejuang kemerdekaan masih ada di Komplek pemakaman di depan Masjid Syiarul Islam ini lengkap dengan satu monumen kecil dengan lambang bintang lima. 

beberapa jemaah istirhat di Masjid Besar Syiarul Islam, Lemah abang, Desa Simpangan, Cikarang Utara. 
lampu gantung Masjid Besar Syiarul Islam, Lemah abang, Desa Simpangan, Cikarang Utara.
Kubah Serambi Masjid Besar Syiarul Islam, Lemah abang, Desa Simpangan, Cikarang Utara.
lantai dua Masjid Besar Syiarul Islam, ke arah mihrab 
Lantai dua Masjid Besar Syiarul Islam
SDN Simpangan 01 dari lantai dua Masjid Besar Syiarul Islam 

Catatan :

Untuk Menghormati dan melestarikan sejarah Lemah Abang di Kabupaten Bekasi, judul artikel ini kami ganti dari sebelumnya berjudul Masjid Besar Syiarul Islam, Simpangan, Cikarang Utara, menjadi Masjid Besar Syiarul Islam Lemah Abang. (update terahir : 2 Nopember 2016)


--------------------------------

Baca juga Artikel Masjid Masjid Cikarang Utara Lain nya