Sabtu, 30 Juli 2011

Istiqlal Siapkan 3.000 Makanan Takjil Setiap Hari

Terapkan Dua Gelombang Tarawih

JAKARTA - Selama Ramadan, masjid Istiqlal menjadi jujukan ribuan umat muslim. Baik yang ingin menenuaikan ibadah, atau hanya sekedar berwisata. Khusus selama Ramadan yang diperkirakan jatuh awal pekan depan, pengurus masjid Istiqlal menyiapkan tiga ribu makanan untuk takjil setiap harinya. Selain itu, juga menerapkan dua sistem salat tarawih.

Ketua Badan Pelaksana Pengelola (BPP) Masjid Istiqlal Mubarok menjelaskan, anggaran untuk pengadaan 3.000 makanan selama Ramadan itu diperkirakan mencapai Rp 630 juta. Setiap porsi makanan yang disuguhkan sebagai takjil tersebut senilai Rp 7.000.

Mubarok menjelaskan, pihaknya terbuka terhadap seluruh orang yang bakal ikut menikmati makanan takjil tersebut. Pihak masjid Istiqlal tidak akan mempertanyakan agama para pengunjung. "Meskipun non muslim juga boleh. Kami juga tidak akan bertanya, apakah berpuasa atau tidak," tegas Mubarok, Jumat (29/7).

Program lainnya adalah, masjid Istiqlal bakal menyiapkan santunan kepada seribu anak-anak yatim piatu. Besaran santunan tersebut sejumlah Rp 250 ribu per anak. Total, santunan ini sejumlah Rp 250 juta.

Ketua Bidang Takmir BPP Masjid Istiqlal Adnan Harahap menuturkan selain urusan ibadah sosial, urusan ibadah rutin juga diperbaiki. Tahun ini, masjid Istiqlal mengakomodir dua versi jumlah rakaat salat tarawih. Selama ini, salat sunnah yang hanya dilakukan selama Ramadan ini dilakukan sebanyak 20 rakaat dan delapan rakaat. "Untuk itu, salat tarawih kami bagi dua gelombang," jelas dia. Jamaah kedua gelombang ini memulai tarawih bersama-sama.

Gelombang pertama, salat tarawih dikerjakan dengan delapan rakaat ditambah tiga rakaat salat witir. "Selama gelombang pertama salat witir, jamaah tarawih gelombang kedua istirahat dulu," kata dia.

Setelah gelombang pertama selesai, salat tarawih dilanjutnya untuk gelombang kedua. Peserta salat tarawih gelombang kedua ini melanjutkan hingga 20 rakaat dan disusul tiga rakaat salat witir. Dengan cara ini, masjid Istiqlal ingin menunjukkan sebagai masjid milik semua umat muslim.

Saat ditanya kapan mulai melaksanakan salat tarawih? Adnan mengatakan masih menunggu keputusan sidang isbat yang dilakukan Kementerian Agama (Kemenag). Rencananya, sidang isbat ini bakal digelar Minggu petang. Pada sidang tersebut, akan diputuskan apakah 1 Ramadan bakal jatuh pada Senin 1 Agustus 2011. (wan)         

Source : jppn.com