Jumat, 21 Januari 2011

Ketika masjid akan di ubah menjadi pusat hiburan di Siprus Yunani


Halla Sultan Teke Atau Masjid Ummu Haram di tepian danau Larnaca
Muslim yang tinggal di wilayah Cyprus Yunani (Cyprus Selatan) mendirikan Dewan Agung Muslim Siprus atau Cypriot Supreme Council of Muslims dan meminta kembali properti disekitar masjid Hala Sultan Tekke, yang kemudian memicu kemarahan uskup Yunani.

20 orang anggota organisasi  tersebut mengambil alih properti disekitar Masjid Hala Sultan Teke yang seringkali dilaporkan akan di ubah menjadi sebuah pusat hiburan.

Menurut kantor berita berbahasa Turki Anadolu New Agency, yang mengutip pernyataan surat kabar Greek Simerini bahwa ke 20 orang tersebut membawa lambang negara emperium Turki Usmani (Otoman), bendera angkatan laut Turki Usmani dan menggunakan kapal dengan jubah Turki usmani (Kaftan)

Presiden organisasi tersebut, Imam Sakip, kepada TV Sigma menyatakan ketidaksenangannya dengan keputusan pemerintah Siprus Yunani yang memperbolehkan pembangunan pusat hiburan di lahan yang hanya berjarak 20 meter dari masjid Hala Sultan Teke. Dia bahkan menuduh pemerintah Siprus Yunani tidak menghormati tempat ibadah Muslim.

Dalam pernyataannya Imam Sakib mengatakan “saya ingin menyampaikan pesan kepada Republik Siprus (Siprus Yunani) bahwa anda harus menjadi contoh bagi negara negara eropa. Dan untuk melakukan itu yang anda perlu lakukan adalah menyerahkan seluruh kunci Masjid Hala Sultan Teke dan properti disekitarnya kepada organisasi muslim”

Organisasi tersebut juga sudah mengajukan permintaan resmi kepada kementrian dalam negeri Yunani, dan akan memulai semua prosedur yang diperlukan untuk meminta ratusan hektar lahan disekitar properti properti dimaksud untuk menjadi bagian dari Masjid Hala Sultan Teke yang berlokasi di danau garam Larnaca, Republik Siprus (Siprus Selatan atau Siprus Yunani)

Pulau Siprus terbagi dua bagian, disebelah selatan dikuasai oleh orang orang Yunani. Dan disebelah utara di kuasai oleh Muslim Siprus keturunan Turki. Siprus di selatan mayoritas beragama Kristen sedangkan di utara mayoritas beragama Islam.

Uskup Agung Marah

Menurut laporan, Uskup Agung Gereja Ortodoks Yunani Chrysostomos II bereaksi terhadap pembentukan dewan agung Muslim Siprus dan tuntutan mereka terkait dengan masjid Hala Sultan Teke. Serta tuduhan yang di alamatkan kepada dirinya tentang betapa buruknya kondisi tempat ibadah ummat islam tersebut.

Lebih lanjut Uskup Agung Chrysostomos II mengatakan bila anggota organisasi Islam datang kepadanya, dia akan menunjukkan kepada mereka betapa baiknya kondisi masjid ummat Islam di Siprus Yunani (Siprus Selatan) dan siap dipergunakan untuk beribadah setiap saat. Sementara di Siprus utara, monumen Kristen dari abad 12 hingga 14 telah dihancurkan satu demi satu.

Hala Sultan Tekke atau Masjid Ummu Haram adalah bangunan masjid yang sangat terkenal di di Larnaca, Siprus selatan. Di komplek masjid ini tempat dimakamkannya Ummu Haram, yang syahid di tahun ke 27 Hijriah. Beliau adalah saudari Ummu Sulaiman, bibi dari Anas bin Malik pembantu Rasulullah Shallallâhu ‘alaihi wa sallam, Beliau adalah istri dari sahabat yang agung yang bernama Ubadah bin ash-Shamit.

Sangat wajar bila kemudian Muslim Siprus begitu menghormati masjid ini. Dan sangat keberatan dengan keputusan pemerintah Siprus Yunani yang mengizinkan berdirinya pusat hiburan di lokasi tersebut.