Jumat, 08 Oktober 2010

Israel Tangkap Imam Masjid Nazaret

Israel terus memperlihatkan perbuatan sewenang-wenangnya terhadap rakyat Palestina. Polisi Israel, Rabu (6/10), menangkap imam Masjid Nazaret dan sejumlah warga Palestina lainnya di Tepi Barat karena dituduh terkait dengan kelompok militan.

Juru bicara kepolisian Israel, Micky Rosenfeld, mengatakan Nazem Abu Slim dan Mohammed Naarani, ditangkap dengan tuduhan terkait dan mendukung aksi terorisme. Investigasi atas kasus ini, menurutnya, sedang berjalan. ''Detail kasus ini berada di bawah di bawah perintah pengadilan,'' ujarnya kepada AFP.

Abu Slim merupakan imam Masjid Shihab al-Din di Nazaret, kota Arab terbesar di Israel. Dia dituding mendukung Islam radikal, memusuhi Yahudi Israel, Kristen, dan Islam moderat. Pada Juni lalu, polisi dan badan keamanan Israel, Shin Bet, juga menangkap tujuh orang Arab Israel dari Nazaret karena dicurigai merencanakan serangan terhadap Yahudi dan Kristen.

Para tersangka yang didakwa atas tuduhan pembunuhan, penculikan, penyerangan, dan pelanggaran kepemilikan senjata, diklaim Israel terinspirasi pidato-pidato pemimpin Alqaidah, Usamah bin Laden.
Mereka dituding kerap mendatangi Masjid Shihab al-Din yang diimami oleh Abu Slim.


Senin, 04 Oktober 2010

Palestina, Holocaust oleh Israel

Posting berikut ini diambil seluruhnya dari blog Putrahermanto.wordpress 
yang berjudul Persamaan ‘Holocaust’ dan Gaza.  bedanya kalau dulu holocaust korban nya adalah Yahudi, kini kejadian yang bahkan mungkin lebih keji terjadi pada bangsa Palestina, justru dilakukan oleh Israel yang notabene adalah yahudi. sejarah kelam masa lalu seperti nya tak memberi pelajaran kepada Israel untuk dapat menghargai harkat dan martabat manusia.


Pos pemeriksaan menjadikan manusia tidak bebas bergerak
Penangkapan
Penghancuran rumah dan gedung-gedung
Nasib anak-anak dan apa yang dilakukan anak-anak di kubu musuh
Mesin propaganda klasik, kalian akan menemukan foto hitam putih di semua buku-buku sejarah, ensiklopedi, perpustakaan dan museum-museum. Foto yang melukiskan seorang anak laki-laki Yahudi dengan tangan di atas ketika tentara Nazi menodongkan senjata ke arahnya dan keluarganya. Ini dilakukan untuk membuat kalian bersimpati dengan para korban dan mendukung keinginan mereka untuk mendapatkan keadilan dan tanah air mereka.
Israel mempraktekkan hal yang serupa